Dolar Australia, Selandia Baru naik pada dolar AS, masih turun terhadap yen
Friday, 4 January 2019 10:29 WIB | CURRENCIES | YenAUD/USD,AussieDolar

Dolar Australia dan Selandia Baru merayakan kembali kenaikan yang luar biasa terhadap dolar AS pada Jumat ini, karena data ekonomi suram memicu spekulasi perubahan pada suku bunga AS.

Aussie naik kembali pada level $ 0,7016, setelah 24 jam liar melihatnya runtuh hampir tiga sen penuh menjadi $ 0,6715 hanya untuk mengambil lebih tinggi dari pembukaan.

Dolar kiwi naik kembali ke $ 0,6694, yang telah turun $ 0,6591 pada satu tahap pada hari Kamis ketika "flash crash" yang telah mengirimnya turun diikuti dan Aussie.

Keduanya masih mengalami penurunan terhadap yen yang telah melonjak pada hari Kamis di tengah-tengah menuju safe havens.

Aussie terakhir di level 75,37 yen, yang naik di sekitar 72,26 tetapi masih turun 3% untuk pekan ini.

Rebound pada dolar AS datang karena menunjukkan perlambatan kejutan dalam aktivitas manufaktur di tengah melesunya pesanan baru serta kekhawatiran mengenai tarif.

Investor bereaksi dengan menentukan harga dalam kemungkinan nyata bahwa Federal Reserve mungkin harus berbalik arah dan memangkas suku bunga, meskipun masih memproyeksikan dua kenaikan lagi tahun ini.(yds)

Reuters

RELATED NEWS

Pound Tergelincir Setelah Data Penjualan Ritel Inggris Lemah Dari yang Diharapkan
Friday, 17 January 2020 17:01 WIB

Pound Inggris turun pada hari Jumat setelah data menunjukkan penjualan ritel Inggris turun 0,6% pada bulan Desember dibandingkan bulan sebelumnya, menambah gambaran ekonomi yang lemah yang mungkin membutuhkan pemotongan suku bunga untuk merangsang pertumbuhan. Dalam tiga bulan hingga Desember 2019,...

Dolar Menguat Seiring Data AS Yang Lebih Baik, Sentuh Tertingginya 8-Bulan vs Yen
Friday, 17 January 2020 08:31 WIB

Dolar menguat pada hari Jumat karena data ekonomi AS menyarankan ekonomi terbesar di dunia mempertahankan laju pertumbuhan moderat pada akhir 2019, mencapai puncak tertingginya delapan bulan terhadap safe-haven yen. Penjualan ritel AS meningkat untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan Desember ...

Dolar Stabil; Fokus Tertuju pada ECB
Thursday, 16 January 2020 16:29 WIB

Dolar AS sebagian besar tidak berubah dalam perdagangan Eropa pada Kamis pagi, karena perdagangan yang tenang berlaku setelah penandatanganan kesepakatan perdagangan Sino-AS. Pada pukul 03:25 ET (08:25 GMT), euro diperdagangkan pada $ 1,1155, naik 0,1%, sedangkan sterling berada di $ 1,3046, naik 0...

Dolar Melemah Seiring Optimisme Perjanjian Dagang China-AS Mengangkat Mata Uang Asia
Thursday, 16 January 2020 08:52 WIB

Dolar memberikan sedikit dasar bagi mata uang Asia yang berisiko pada hari Kamis, karena investor berharap kesepakatan perdagangan Sino-AS dapat membawa hubungan yang lebih hangat antara dua ekonomi terbesar dunia dan membantu untuk menghidupkan kembali pertumbuhan global. Beijing dan Washington me...

Pound Tergelincir Setelah Data Inflasi yang Lemah Mendorong BOE
Wednesday, 15 January 2020 17:54 WIB

Pound tergelincir setelah data inflasi yang lemah mendorong permintaan terhadap pembuat kebijakan Bank of England Michael Saunders untuk menstimulus agar meningkatkan ekonomi Inggris. Sterling jatuh terhadap semua rekan-rekannya dan imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun turun ke level terendah d...

ANOTHER NEWS
Catat kenaikan mingguan terbaik sejak Agustus, S&P 500 dan Dow ditutup pada rekor baru
Saturday, 18 January 2020 04:19 WIB Saham AS ditutup pada tertinggi sepanjang masa pada Jumat, catat rekor ketiga beruntun untuk Dow dan S&P 500, seiring investor menyambut data ekonomi bullish dan berlanjutnya gelombang optimisme perdagangan. Saham Dow Jones Industrial Average...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.