Yen naik pada pesona safe-haven di tengah kekhawatiran pertumbuhan China
Thursday, 3 January 2019 23:20 WIB | CURRENCIES | Yen

Yen menguat terhadap dolar dan euro pada hari Kamis seiring investor mencari rasa aman di mata uang Jepang setelah peringatan pendapatan mengejutkan dari Apple Inc memperburuk kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi China dan global.

Dolar bergerak 1,37 persen lebih rendah terhadap yen ke level 107,38 yen, sementara euro turun 0,86 persen terhadap yen.

Yen telah melonjak lebih dari 5 persen dalam lima minggu di tengah memuncaknya kekhawatiran atas arah ekonomi global.

Yen secara tradisional menjadi mata uang utama di saat adanya ketegangan karena para pedagang percaya legiun investor Jepang yang memegang uang di luar negeri akan bergegas kembali ke Jepang ketika pasar sedang berubah.

Sebelumnya di sesi ini, yen naik ke level 4,4 persen terhadap dolar setelah serbuan pesanan otomatis memicu langkah besar di pasar Asia yang diperdagangkan tipis.

Dolar Australia, yang peruntungannya sangat bergantung pada ekonomi Cina yang menjadi tujuan pengiriman Australia atas sebagian besar komoditasnya, jatuh ke level terendah dalam satu dasawarsa sebelum pulih untuk diperdagangkan sedikit berubah pada hari ini.

Sterling kehilangan 0,11 persen terhadap greenback seiring kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi global dan khususnya China mendorong investor untuk menghindari mata uang yang dianggap berisiko. (Sdm)

Sumber: Reuters

 

RELATED NEWS

EUR/USD Turun Ke Terendah Dekat 1,1060, Fokus Bergeser Ke FOMC
Wednesday, 20 November 2019 16:04 WIB

Mata uang tunggal sekarang berada di bawah pembaruan tekanan sisi bawah dan menyeret EUR/USD ke terendah baru 2-hari di wilayah 1,1060. EUR/USD melemah karena kekhawatiran perdagangan, mengamati FOMC Pasangan ini menyela gerakan positif 4-hari berturut-turutnya pada hari Rabu dalam menanggapi kena...

Dolar dan yen mendapat dukungan seiring kehati-hatian terkait sinyal perdagangan
Wednesday, 20 November 2019 08:36 WIB

Dolar dan yen safe haven mendapat dukungan pada hari Rabu seiring kurangnya kejelasan pembicaraan perdagangan AS-China membuat investor berhati-hati menjelang rilis risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS. Pergerakan yang sedikit karena pedagang lesu mengkaji pesan yang beragam...

Sterling Pertahankan Gain seiring Pedagang Tetap Berharap untuk Kemenangan Tory
Tuesday, 19 November 2019 23:29 WIB

Sterling diperdagangkan datar pada hari Selasa setelah jajak pendapat baru yang memperkuat harapan Partai Konservatif akan memenangkan mayoritas parlemen dalam pemilihan Inggris bulan depan. Perdana Menteri Boris Johnson Tories telah melonjak untuk memimpin 18 poin atas oposisi Partai Buruh, menuru...

Kekhawatiran kesepakatan dagang mereda, Dolar stabil pasca penurunan 3 harinya
Tuesday, 19 November 2019 16:04 WIB

Dolar stabil terhadap mayoritas mata uang lainnya pada Selasa setelah mengalami penurunan beruntun selama tiga hari karena investor menunggu rilis risalah pertemuan bank sentral AS pada akhir Oktober ketika para pembuat kebijakan telah memangkas suku bunga. Terhadap sekumpulan mata uang saingannya,...

Dolar tahan kerugian seiring harapan untuk kesepakatan perdagangan memudar
Tuesday, 19 November 2019 08:08 WIB

Dolar menahan kerugian terhadap mata uang utama pada Selasa seiring surutnya harapan untuk kesepakatan perdagangan awal antara Amerika Serikat dan Cina mengurangi permintaan untuk greenback. Ada harapan yang tinggi bahwa Amerika Serikat dan China akan menandatangani apa yang disebut sebagai kesepak...

ANOTHER NEWS
Saham AS menuju penurunan ditengah meningkatnya kekhawatiran seputar perdagangan
Wednesday, 20 November 2019 19:39 WIB Indeks saham berjangka AS melemah pada hari Rabu karena kekhawatiran atas hubungan perdagangan AS dan China mengurangi sentimen di sekitar reli yang ditetapkan. Sekitar pukul 7:10 pagi waktu timur AS, berjangka Dow Jones Industrial Average...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.