Yen, franc Swiss naik terkait ketidakpastian politik AS dan pertumbuhan global
Monday, 24 December 2018 13:23 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Yen EuroDolar ASAussiepoundSwissFranc

Yen Jepang dan franc Swiss menguat pada hari Senin, berkat pembelian safe-haven seiring sentimen di pasar keuangan tetap rapuh di tengah meningkatnya kekhawatiran atas ketidakstabilan politik di Amerika Serikat dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Volume perdagangan menipis dengan sebagian besar pasar global akan ditutup untuk Natal, sementara Bursa Jepang tutup pada hari Senin untuk hari libur.

Nyaris tidak ada selera di antara investor untuk mengambil risiko, dengan prospek pertumbuhan global yang memburuk membuat saham terperosok untuk kinerja kuartalan terburuk sejak 2008.

Hal itu menarik minat tawaran untuk haven seperti yen dan franc Swiss, yang dianggap sebagai taruhan yang aman selama masa tekanan ekonomi dan politik. Mata uang tersebut masing-masing menguat sekitar 0,1 persen terhadap dolar di perdagangan Asia.

Indeks dolar, yang mengukur dolar versus enam mata uang utama, kehilangan 0,2 persen ke level 96,76.

Yen menguat 0,2 persen, berpindah tangan di level 111,03. Ketakutan yang meningkat atas perlambatan pertumbuhan global menguntungkan mata uang Jepang minggu lalu; yen naik 2 persen versus dolar AS, dan terhadap dolar Australia, yen melonjak 4 persen.

Euro menguat 0,2 persen dan terakhir berada di level $ 1,1389 terhadap dolar.

Di tempat lain, sterling naik 0,3 persen ke level $ 1,2675.

Dolar Australia, yang sering dianggap sebagai barometer selera risiko global, berpindah tangan di level $ 0,7060, naik 0,4 persen versus rekan AS-nya setelah meluncur turun lebih dari 2 persen minggu lalu. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar menyerah pasca kenaikan suku bunga Fed, sterling ke tertinggi 2 bulan
Friday, 20 September 2019 15:18 WIB

Dolar melayang lebih rendah pada Jumat ini setelah bank-bank sentral di Swiss dan Inggris menahan diri untuk mengikuti Federal Reserve dalam pemangkasan suku bunga, dan selera risiko berkurang karena adanya sentimen mengenai pembicaraan perdagangan AS-China. Sterling menyentuh level tertinggi dua b...

Dolar menahan penurunan pasca-Fed, sterling naik terkait harapan kesepakatan Brexit
Friday, 20 September 2019 08:24 WIB

Dolar menahan kerugian terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Jumat, karena bank sentral di Swiss dan Inggris menahan diri untuk tidak mengikuti Federal Reserve dalam memangkas suku bunga, sementara selera risiko berkurang karena kehati-hatian terhadap pembicaraan perdagangan AS-China. S...

Pasca BOJ Menahan Suku Bunganya, Yen Naik terhadap Dolar
Thursday, 19 September 2019 15:17 WIB

Yen naik dari level terendah tujuh minggu terhadap dolar AS pada hari Kamis setelah Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneternya, setelah keputusan semalam Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga. Dolar turun 0,44% menjadi 107,95 yen pada pukul 02:32 pagi waktu timur AS (6:32 GMT) setelah ...

Dolar rally di tengah kehati-hatian terhadap prospek penurunan suku bunga Fed
Thursday, 19 September 2019 08:22 WIB

Dolar menguat pada hari Kamis setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, seperti yang diharapkan, tetapi ketuanya mengisyaratkan batasan yang lebih tinggi untuk penurunan suku bunga di masa depan. Greenback menyentuh level tertinggi tujuh minggu di 108,47 terhadap yen Je...

Sterling sedikit melemah dari tertinggi 6-minggu, BoE dalam fokus
Wednesday, 18 September 2019 15:51 WIB

Sterling sedikit melemah pada hari Rabu pasca naik ke tertingginya enam minggu di tengah harapan untuk kesepakatan akhir Brexit, sementara investor mengalihkan perhatian mereka pada pertemuan Bank of England pada hari Kamis. Pound turun 0,2% dalam perdagangan awal Eropa menjadi $ 1,2476, tetapi men...

ANOTHER NEWS
Saham HK Ditutup Turun pada Jumat ini (Review)
Saturday, 21 September 2019 03:33 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan dengan penurunan di Jumat ini karena para pelaku pasar resah atas dampak dari protes terhadap ekonomi di kota tersebut. Indeks Hang Seng tergelincir 0,13 persen, atau 33,28 poin, menjadi 26,435,67. Indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.