Dolar AS melemah versus yen pada kekhawatiran pertumbuhan
Thursday, 6 December 2018 08:14 WIB | CURRENCIES |DOLLARDolar AS

Dolar melemah terhadap "safe-haven" yen pada hari Kamis di tengah lonjakan dalam penghindaran risiko, seiring ekuitas melanjutkan penurunan pada kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia.

Mata uang AS merosot 0,2 persen ke level 112,98 yen, mengembalikan sebagian dari kenaikan moderat yang dirasakan semalam.

Pasar ekuitas global telah terguncang dan dolar jatuh minggu ini setelah inversi di bagian kurva imbal hasil Treasury AS memicu kekhawatiran pasar tentang pertumbuhan ekonomi.

Selisih antara imbal hasil Treasury dua tahun dan lima tahun terbalik minggu ini dan spread dua tahun / 10 tahun berada di tingkat paling datar dalam lebih dari satu dekade di tengah penurunan tajam dalam tingkat jangka panjang.

Kurva datar dipandang sebagai indikator ekonomi yang melambat, dengan imbal hasil hangka panjang yang lebih rendah menunjukkan bahwa pasar melihat perlambatan ekonomi di depan.

Hasil Treasury 10-tahun jatuh ke level terendah tiga bulan ke 2,885 persen pada hari Selasa dan terakhir berdiri di 2,920 persen.

Pembuat kebijakan Fed akan berkumpul pada pertemuan 18-19 Desember, di mana bank sentral secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga. Fokusnya adalah pada berapa banyak kenaikan suku bunga Fed untuk 2019.

Euro sedikit berubah di level $ 1,1346 setelah tergelincir dari level tertinggi minggu ini di $ 1,1419 yang dijejaki pada hari Selasa.

Dolar Australia turun 0,2 persen ke level $ 0,7256.

Pound merosot lebih rendah ke level $ 1,2719. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Sterling Naik di tengah Spekulasi Melunaknya Sikap Inggris terhadap Brexit
Friday, 13 September 2019 23:45 WIB

Pound naik pada hari Jumat terkait laporan surat kabar bahwa pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan beberapa jenis perbedaan peraturan antara Irlandia Utara dengan Inggris dalam upaya untuk mengamankan kesepakatan Brexit. Menurut The Times, DUP Irlandia Utara akan bersedia menerima beberapa per...

Dolar Lanjutkan Pelemahan Pada Harapan Berlarutnya Perang Dagang
Friday, 13 September 2019 15:25 WIB

Dolar melanjutkan pelemahan pada awal perdagangan di Eropa, Jumat, karena mata uang berimbal hasil lebih tinggi menguat dengan harapan perjajian penghentian sementara untuk perang perdagangan AS-China. Presiden Donald Trump mengecilkan laporan Bloomberg bahwa pemerintahannya sedang bersiap untuk me...

Optimisme perdagangan menekan yen tetapi tetap hati-hati jelang Fed dan BOJ
Friday, 13 September 2019 08:38 WIB

Yen tersemat di dekat level terendah enam minggu versus dolar karena tanda-tanda Amerika Serikat dan China memperkecil perbedaan mereka atas perdagangan menjelang pembicaraan utama yang menurunkan permintaan untuk aset safe haven. Euro bertahan stabil terhadap dolar di Asia pasca menguat pada hari ...

Sterling melayang di dekat tertinggi baru-baru ini seiring investor menimbang hasil Brexit
Thursday, 12 September 2019 23:34 WIB

Sterling bertahan pada hari Kamis di dekat tertinggi enam minggu yang dicapai pada awal minggu karena investor mempertimbangkan peluang Inggris untuk mengamankan kesepakatan dengan Uni Eropa menjelang keberangkatannya dari blok pada 31 Oktober. Dengan Parlemen Inggris yang menghentikan sejenak sete...

Meredanya perang dagang picu reli risiko, Euro berhenti jelang ECB
Thursday, 12 September 2019 15:47 WIB

Euro melayang di dekat $ 1,10 pada hari Kamis karena para pelaku pasar menunggu skala stimulus baru yang diharapkan dari Bank Sentral Eropa, sementara yuan Tiongkok dan dolar Australia didukung oleh tanda-tanda lebih lanjut dari meredanya perang dagang AS-Tiongkok. Yen Jepang jatuh ke level terenda...

ANOTHER NEWS
Saham HK Akhiri Pekan Dengan Gain Tajam (Review)
Saturday, 14 September 2019 03:26 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri Jumat ini dengan sukses karena pelaku pasar menyambut  meredanya serangkaian gejolak perdagangan China-AS sementara juga berspekulasi pada pemangkasan suku bunga lain oleh Federal Reserve pekan depan. Indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.