Dolar AS masih di bawah tekanan seiring kekhawatiran pembalikan kurva yield AS
Wednesday, 5 December 2018 09:16 WIB | CURRENCIES |DOLLARDolar AS

Dolar tetap di bawah tekanan pada hari Rabu setelah pasar obligasi AS mengirim tanda-tanda mengkhawatirkan tentang pertumbuhan ekonomi semalam, menambah kekhawatiran bahwa Federal Reserve dapat menunda siklus kenaikan suku bunga.

Investor tetap gelisah atas inversi kurva imbal hasil antara Treasury notes AS tiga tahun dan lima tahun dan antara catatan dua tahun dan lima tahun.

Terhadap sekeranjang enam pesaing utama, dolar naik tipis menjadi 97,020. Itu 0,7 persen di bawah  level puncak 17-bulan di 97,693 yang disentuh pada 12 November.

Terhadap yen, dolar menguat 0,1 persen ke level ¥ 112,91, mencakar kembali beberapa penurunan sesi sebelumnya, ketika membukukan penurunan satu hari terbesar sejak 20 Juli.

Euro melemah ke level $ 1,1335 setelah tergelincir 0,1 persen selama sesi sebelumnya.

Dolar Australia merosot terhadap greenback pada pertumbuhan ekonomi kuartalan yang lebih rendah dari perkiraan, membalikkan kenaikan awal setelah Kementrian Perdagangan China mengatakan China dan Amerika Serikat akan secara proaktif mendorong perundingan perdagangan dalam 90 hari mendatang.

Dolar Australia merosot 0,4 persen ke level $ 0,7310 setelah Australia melaporkan pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga yang positif namun lebih rendah dari perkiraan. (sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar Aussie Turun seiring Pelabuhan Dalian China Melarang Impor Batubara Australia
Thursday, 21 February 2019 13:34 WIB

Dolar Australia turun pada hari Kamis setelah bea cukai di pelabuhan Dalian utara China melarang impor batubara dari pemasok utama Australia. Aussie turun 0,85 persen pada $ 0,7102. Mata uang ini sudah berada dibawah setelah perkiraan penurunan suku bunga dari bank utama Australia sebelumnya pada h...

Dolar Stabil Setelah Risalah Fed, Isu Perdagangan Kembali Jadi Fokus
Thursday, 21 February 2019 08:19 WIB

Dolar mempertahankan kenaikan pada hari Kamis setelah risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve menghidupkan kembali harapan untuk kemungkinan kenaikan suku bunga AS tahun ini sementara investor mengalihkan fokus mereka kembali ke masalah perdagangan untuk menunggu petunjuk baru. Greenback na...

Dolar stabil, jelang risalah The Fed
Wednesday, 20 February 2019 19:54 WIB

Dolar AS sedikit berubah pada Rabu ini, menjelang rilis risalah pertemuan Federal Reserve Januari, yang dapat menyimpan lebih banyak kejutan dovish untuk pasar. Sementara itu, para pelaku pasar menyaksikan perkembangan dalam hubungan perdagangan AS-China. Indeks Dolar AS  terakhir sedikit ber...

Dolar Melemah jelang Risalah The Fed; Sterling naik pada harapan Brexit
Wednesday, 20 February 2019 16:18 WIB

Dolar melemah terhadap euro dan pound Inggris pada awal perdagangan di Eropa Rabu ini karena penurunan imbal hasil Treasury AS yang mengurangi daya tarik di tengah ekspektasi berita dovish tentang suku bunga dari Federal Reserve. Pada pukul 03.20 Pagi waktu Timur AS (08.20 GMT), indeks dolar yang m...

Dolar merosot terhadap imbal hasil AS yang melemah, pertemuan The Fed jadi fokus utama
Wednesday, 20 February 2019 08:29 WIB

Dolar merosot terhadap mata uang lain pada Rabu ini di tengah turunnya imbal hasil AS dan seiring kekhawatiran investor  menjelang pertemuan penting  Federal Reserve. Mata uang A.S  juga telah terbebani karena permintaan safe-haven untuk dolar telah menurun dengan harapan putaran neg...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo Berakhir Naik Ditengah Harapan Perdagangan AS-Cina
Thursday, 21 February 2019 13:38 WIB Saham Tokyo manghapus kerugian sebelumnya untuk mengakhiri sesi Kamis ini dengan sedikit lebih tinggi, berkat harapan yang kembali terhadap pembicaraan perdagangan AS-Cina. Indeks acuan Nikkei 225 bertambah 0,15 persen atau 32,74 poin ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.