Dolar AS menguat, abaikan dovish Fed seiring KTT G-20 dimulai
Saturday, 1 December 2018 04:17 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Yen EuroDolar ASAussiepoundPoundsterling

Dolar AS menguat pada hari Jumat, pulih dari hari-hari yang ditandai oleh pelemehan menyusul komentar dovish dari Federal Reserve, dengan pedagang mata uang mempersiapkan diri untuk akhir pekan berpotensi menggerakan pasar seiring dimulainya dari KTT G-20 di Buenos Aires.

Indeks Dollar AS Dollar naik 0,5% ke level 97.262, mendapatkan kenaikan sederhana sebesar 0,4% pada minggu ini. Untuk bulan ini, indeks menguat 0,1%.

Pertemuan yang sangat diantisipasi antara Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada hari Sabtu dapat membantu menyelesaikan perselisihan perdagangan AS-Cina. Arab Saudi dan Rusia juga diperkirakan akan berbicara tentang harga minyak.

Dolar Australia lebih lemah, berada di level $ 0,7302, turun 0,1%, pada hari Jumat, mencerminkan sentimen risiko-hati-hati di pasar mata uang menjelang akhir pekan.

Euro terakhir bertengger di level $ 1,1311, dibandingkan dengan $ 1,1394 pada Kamis malam. Untuk bulan ini, mata uang bersama tersebut naik 0,4%.

Pound Inggris juga melemah, berada di level $ 1,2743, turun 0,4%, seiring Brexit yang terus bergemuruh. Sterling turun 0,2% di bulan November.

Versus yen Jepang dolar sedikit lebih kuat di level ¥ 113,59. Pasangan dolar-yen telah naik 0,6% sejak awal bulan. (sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Dolar AS Turun seiring merosotnya aktivitas Manufaktur New York
Monday, 17 June 2019 23:16 WIB

Dolar AS turun pada hari Senin setelah aktivitas manufaktur di wilayah New York jatuh ke level terendah dua setengah tahun pada Juni, sementara mata uang lainnya tetap bertahan dari serangkaian pertemuan bank sentral. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata u...

Dolar Mencapai Dua Minggu Tertinggi Seiring Investor Bersiap untuk Rapat The Fed
Monday, 17 June 2019 15:40 WIB

Dolar AS naik ke level dua minggu tertinggi pada hari Senin setelah data ekonomi yang kuat pekan lalu membuat investor menilai kembali apakah Federal Reserve akan terdengar dovish seperti yang diharapkan pada pertemuan kebijakan moneter minggu ini. Pasar mata uang yang lebih luas sepi, karena para ...

USD/JPY: Tokyo Dibuka Menyambut Risiko Di Tengah Perdagangan Yang Sepi
Monday, 17 June 2019 07:52 WIB

USD/JPY diperdagangkan sedikit positif ke 108,60 pada saat pasar Tokyo buka pada hari Senin. Meskipun kurangnya perkembangan baru mengenai pergolakan perdagangan AS-China dan tidak adanya data utama yang membatasi pergerakan pasar pada awal minggu ini, mundurnya Dolar AS (USD) menyenangkan penjual ...

Sterling berada di jalur untuk penurunan minggu keenam terhadap euro
Friday, 14 June 2019 15:44 WIB

Pound Inggris melemah lagi pada Jumat seiring investor memangkas posisi mereka pasca Brexiteer Boris Johnson bergerak semakin dekat untuk menjadi perdana menteri berikutnya, menempatkan sterling di jalur untuk penurunan 6-minggu beruntun terhadap euro. Sterling telah jatuh dalam beberapa pekan tera...

Dolar Menuju Kenaikan Mingguan Menjelang Pertemuan The Fed
Friday, 14 June 2019 08:39 WIB

Dolar tetap stabil di awal Asia pada hari Jumat, dan ditetapkan untuk menunjukkan kenaikan mingguan seiring fokus investor beralih ke pertemuan Federal Reserve minggu depan sebagai isyarat kemungkinan pemotongan suku bunga sehubungan dengan meningkatnya risiko perdagangan dan pertumbuhan global. In...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Ditutup Naik setelah Penundaan RUU Ekstradisi (review)
Tuesday, 18 June 2019 03:49 WIB Saham-saham Hong Kong ditutup menguat pada Senin ini karena investor menyambut keputusan pemerintah kota untuk menunda rencana undang-undang ekstradisi yang kontroversial. Indeks Hang Seng naik 0,45 persen, atau 122,00 poin, ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.