Sterling turun seiring pemungutan suara Brexit Inggris diragukan
Tuesday, 27 November 2018 23:27 WIB | CURRENCIES |poundSterling,Poundsterling

Sterling merosot terhadap dolar dan euro pada Selasa menyusul keraguan tumbuh tentang apakah Perdana Menteri Inggris Theresa May bisa mendapatkan persetujuan Brexit melalui parlemen yang terbelah.

May memulai tur ke Britania Raya untuk menggalang dukungan untuk kesepakatan perceraian Brexit-nya dengan Uni Eropa tetapi deputinya mengatakan bahwa parlemen mungkin akan menolaknya jika diminta untuk memilihnya sekarang.

Upaya May untuk memenangkan kritik di partai Konservatif dan oposisinya guna mendapatkan persetujuannya dilihat oleh investor sebagai semakin mengkhawatirkan.

Terhadap dolar, mata uang Inggris turun lebih dari setengah persen ke level $ 1,2730, level terendah dalam hampir dua minggu. Itu juga turun sepertiga persen terhadap euro yang lemah ke level 88,87 pence.

Penurunan Sterling diperparah oleh komentar dari Presiden AS Donald Trump bahwa kesepakatan Brexit dapat menghambat hubungan perdagangan dengan Amerika Serikat.

Pound pada hari Selasa menembus level support kunci di sekitar $ 1,2770, berhasil bertahan di atas dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. (sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Euro stabil pasca pemungutan suara Uni Eropa menunjukkan partai-partai pro-Eropa berpegang pada mayoritas
Monday, 27 May 2019 08:07 WIB

Euro hampir tidak bergerak dalam perdagangan Senin pagi pasca partai-partai pro-Eropa berpegang pada dua pertiga kursi dalam pemilihan parlemen Uni Eropa, membatasi keuntungan lawan-lawan nasionalis. Mata uang umum sedikit berubah pada $ 1,1210 di perdagangan Asia dan turun dari terendah 2 tahun me...

Dolar Tergelincir pada Ketidakpastian Perdagangan seiring Euro Naik
Friday, 24 May 2019 23:26 WIB

\Dolar AS tergelincir pada hari Jumat seiring para pedagang mengkaji dampak dari head-see perdagangan melihat pada greenback yang lebih kuat. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 97,593 pada pukul 10:14 Pagi waktu timur AS (1...

Pound Menuju Rekor Penurunan Beruntun vs Euro; Pernyataan Mei Ditunggu
Friday, 24 May 2019 16:14 WIB

Pound Inggris berada di jalur untuk mengambil rekor penurunan beruntun terhadap euro pada hari Jumat karena Perdana Menteri Inggris Theresa May tampaknya akan mengumumkan tanggal keberangkatannya setelah dua tahun mencoba untuk mendorong melalui kesepakatan Brexit. Meskipun tidak ada kejelasan tent...

Dolar stabil pasca turun dari tertinggi 2 tahun, tertekan rendahnya imbal hasil AS
Friday, 24 May 2019 09:12 WIB

Dolar bertahan stabil pada Jumat ini, setelah turun dari level tertinggi dua tahun pada imbal hasil AS yang lebih rendah di sesi sebelumnya ditengah kekhawatiran bahwa perang perdagangan dengan China akan merugikan ekonomi AS lebih dari yang diperkirakan sebelumnya. Greenback tidak tertolong oleh m...

Dolar AS Bertahan di level Tertinggi terhadap Data Tenaga Kerja Yang Kuat, Risalah The Fed
Thursday, 23 May 2019 23:29 WIB

Dolar AS mendekati level tertinggi 1 bulan pada Kamis seiring penurunan tak terduga dalam jumlah orang yang mengajukan untuk bantuan pengangguran pekan lalu membantu mempertahankan momentum. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, naik 0,1% menjad...

ANOTHER NEWS
Harga minyak naik di tengah pemangkasan pasokan OPEC, kekhawatiran perdagangan membebani
Monday, 27 May 2019 08:20 WIB Harga minyak naik pada Senin seiring pemangkasan pasokan yang sedang berlangsung yang dipimpin oleh klub produsen OPEC menjaga pasar relatif ketat, tetapi Brent tetap di bawah $ 70 per barel di tengah kekhawatiran atas gejolak perdagangan yang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.