Dolar kembali pangkas gain, tetapi tetap dekati 16 bulan tertinggi
Wednesday, 14 November 2018 00:36 WIB | CURRENCIES | Indeks Dolar EuroPoundsterling

Dolar melemah pada hari Selasa, tetapi masih tetap mendekati level tertinggi 16 bulan dalam mengantisipasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,29% menjadi 97,10 pada 10:54 pagi waktu timur AS (15:54 GMT), tetapi tetap mendekati tinggi hari Senin di 97,52.

Greenback terus mendorong lebih tinggi di tengah harapan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku pada bulan Desember dan seterusnya, karena ekonomi AS mendapatkan kekuatan.

Dolar datar terhadap yen Jepang, dengan USD / JPY di 113,83. Dolar Kanada lebih tinggi, dengan USD / CAD jatuh 0,02% menjadi 1,3244.

Sterling meningkat, meski khawatir Inggris dapat meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan. GBP / USD menguat 0,79% menjadi 1,2951. Sementara itu, euro sedikit lebih tinggi, tetapi tertahan kembali oleh serangkaian berita antara Brussels dan Roma atas anggaran Italia.

Komisi Eropa menolak anggaran 2019 di Italia karena melanggar peraturan fiskal Uni Eropa.

EUR / USD meningkat 0,48% menjadi 1,1272.

Di tempat lain, NZD / USD naik 0,67% menjadi 0,6755, sementara AUD / USD naik 0,49% ke level 0,7207.(yds)

Investing.com

RELATED NEWS

Sterling berada di jalur untuk penurunan minggu keenam terhadap euro
Friday, 14 June 2019 15:44 WIB

Pound Inggris melemah lagi pada Jumat seiring investor memangkas posisi mereka pasca Brexiteer Boris Johnson bergerak semakin dekat untuk menjadi perdana menteri berikutnya, menempatkan sterling di jalur untuk penurunan 6-minggu beruntun terhadap euro. Sterling telah jatuh dalam beberapa pekan tera...

Dolar Menuju Kenaikan Mingguan Menjelang Pertemuan The Fed
Friday, 14 June 2019 08:39 WIB

Dolar tetap stabil di awal Asia pada hari Jumat, dan ditetapkan untuk menunjukkan kenaikan mingguan seiring fokus investor beralih ke pertemuan Federal Reserve minggu depan sebagai isyarat kemungkinan pemotongan suku bunga sehubungan dengan meningkatnya risiko perdagangan dan pertumbuhan global. In...

Yen menguat seiring memudarnya sentimen, data pekerjaan melukai Dolar Aussie
Thursday, 13 June 2019 15:14 WIB

Yen menguat pada hari Kamis karena memudarnya harapan terhadap kesepakatan perdagangan AS-China pada pertemuan G20 bulan ini dan protes jalanan besar-besaran di Hong Kong mendorong investor beralih ke aset safe-haven. Yen mendekati tertinggi satu minggu terhadap dolar, naik 0,2% menjadi 108,295. T...

AUD/USD Sentuh Terendah Dua Minggu Setelah Rilis Data Pekerjaan Australia
Thursday, 13 June 2019 09:19 WIB

AUD/USD merosot ke 0,6914, level terendah sejak 31 Mei, setelah data resmi dirilis pada 01:30 GMT (08:30 WIB) menunjukkan tingkat pengangguran Australia tetap stabil di 5,2% pada Mei. Pasar mengharapkan tingkat pengangguran turun menjadi 5,1%. Lebih lanjut, data menunjukkan ekonomi menambahkan 42,3...

Dolar Rebound dari 11 Minggu Terendah Seiring Euro, Mata Uang Komoditas Melemah
Thursday, 13 June 2019 08:17 WIB

Dolar mempertahankan kenaikannya pada Kamis pagi setelah rebound dari posisi terendah 11-minggu, karena mata uang seperti euro, pound, dan mata uang komoditas merosot terkait masalah mereka sendiri. Indeks dolar versus sekelompok enam mata uang utama stabil di level 96,957 setelah naik lebih dari 0...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan kerugian lain (Review)
Saturday, 15 June 2019 04:00 WIB Saham-saham Hong Kong jatuh pada Jumat, mengakhiri pekan yang penuh gejolak yang melihat aksi jual tajam dipicu oleh protes keras di kota, sementara investor juga terkejut dengan ketidakpastian perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng melemah 0,65...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.