GBP/USD Menargetkan 1,2900 Menjelang Laporan Pendapatan Inggris Selasa
Tuesday, 13 November 2018 13:49 WIB | CURRENCIES |GBP/USD

GBP/USD diperdagangkan ke 1,2875 setelah diperdagangkan di 1,2900 awal hari ini, tetapi kekhawatiran baru Brexit melihat Pound tertatih-tatih di pasar secara lebih luas, dengan harapan sebelumnya untuk kesepakatan di menit-menit terakhir yang muncul minggu ini sekali lagi semakin tergesah-gesah.

Aksi Selasa pagi melihat GBP melambung karena Dolar AS berhenti secara luas, tetapi kelanjutan gerakan bull tampak tidak mungkin kecuali angka pendapatan Inggris hari ini dapat mengalihkan perhatian investor dari kurangnya momentum kemajuan proses Brexit.

Pada pukul 09:30 GMT (16:30 WIB) hari ini ada Penghasilan Rata-rata kuartalan terbaru untuk Inggris, dengan Penghasilan ditambah bonus untuk kuartal tahunan hingga bulan September diharapkan akan tercatat di 3,0%, lebih sehat daripada kuartal sebelumnya 2,7%, sementara Penghasilan Rata-rata tidak termasuk bonus diharapkan akan tetap stabil di 3,1%.

Di sisi Brexit, harapan untuk kerangka kesepakatan Brexit yang bisa diterapkan untuk bisa diterapkan di KTT Brexit Uni Eropa bulan ini, dan Perdana Menteri Inggris Theresa May dipaksa untuk membatalkan sidang kabinet darurat mengenai Brexit di tengah reaksi dari dalam parlemennya sendiri, harapan memudar untuk setiap kemajuan yang akan diumumkan sebelum pertemuan bulan Desember, dan ekspektasi untuk skenario Brexit yang lunak terus menurun, dan membawa nilai tukar Pound bersamanya. (knc)

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Safe Haven Yen Lebih Rendah seiring Ketegangan Perdagangan Mereda
Monday, 23 September 2019 15:19 WIB

Safe haven yen melayang lebih rendah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Senin seiring selera risiko meningkat setelah dua hari pembicaraan perdagangan antara AS dan China di Washington, yang digambarkan produktif. Dolar mendorong lebih tinggi terhadap yen, naik 0,1% menjadi 107,72 pada puku...

Dolar AS Mendatar; Kehadiran Pejabat Fed, Brexit Dalam Fokus
Monday, 23 September 2019 13:14 WIB

Dolar AS sedikit berubah pada hari Senin di Asia. Investor akan melihat ke depan untuk kehadiran sejumlah pembuat kebijakan Federal Reserve minggu ini, sementara perkembangan Brexit juga tetap dalam sorotan. Indeks dolar AS yang melacak greenback terhadap sekelompok mata uang lainnya tergelincir 0,...

Dolar menyerah pasca kenaikan suku bunga Fed, sterling ke tertinggi 2 bulan
Friday, 20 September 2019 15:18 WIB

Dolar melayang lebih rendah pada Jumat ini setelah bank-bank sentral di Swiss dan Inggris menahan diri untuk mengikuti Federal Reserve dalam pemangkasan suku bunga, dan selera risiko berkurang karena adanya sentimen mengenai pembicaraan perdagangan AS-China. Sterling menyentuh level tertinggi dua b...

Dolar menahan penurunan pasca-Fed, sterling naik terkait harapan kesepakatan Brexit
Friday, 20 September 2019 08:24 WIB

Dolar menahan kerugian terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Jumat, karena bank sentral di Swiss dan Inggris menahan diri untuk tidak mengikuti Federal Reserve dalam memangkas suku bunga, sementara selera risiko berkurang karena kehati-hatian terhadap pembicaraan perdagangan AS-China. S...

Pasca BOJ Menahan Suku Bunganya, Yen Naik terhadap Dolar
Thursday, 19 September 2019 15:17 WIB

Yen naik dari level terendah tujuh minggu terhadap dolar AS pada hari Kamis setelah Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneternya, setelah keputusan semalam Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga. Dolar turun 0,44% menjadi 107,95 yen pada pukul 02:32 pagi waktu timur AS (6:32 GMT) setelah ...

ANOTHER NEWS
Harga Minyak Merosot Di Tengah Laporan Tentang Saudi Mempercepat Pemulihan
Monday, 23 September 2019 18:08 WIB Harga minyak turun karena para pedagang menimbang laporan yang saling bertentangan tentang apakah Arab Saudi akan berhasil memulihkan produksinya yang hilang pada akhir bulan ini, sementara kekhawatiran atas permintaan kembali menyusul data Eropa...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.