Resiko Politik Kirim Euro ke Level Terendah 16 Bulan
Monday, 12 November 2018 15:49 WIB | CURRENCIES | Euro

Euro merosot ke level terlemahnya dalam lebih dari 16 bulan menyusul investor mengambil pandangan suram dari risiko politik yang ada di Eropa.

Mata uang bersama itu jatuh untuk hari keempat seiring para pedagang bergulat dengan berita bahwa tekanan semakin meningkat pada Perdana Menteri Inggris Theresa May untuk meninggalkan proposal perceraian Brexit atau menghadapi kekalahan di parlemen. Sementara itu, Komisi Eropa tampak siap untuk meningkatkan pertarungan anggarannya dengan Italia, dengan para pejabat di Brussels siap untuk memulai proses pendisiplinan.

Euro telah merosot lebih dari 6 persen tahun ini terhadap dolar seiring kombinasi dari risiko politik dan kebijakan moneter akomodatif Bank Sentral Eropa melemahkan selera untuk mata uang bersama. Pedagang takut bahwa rentatan data ekonomi yang lemah dapat memaksa Dewan Pengatur untuk menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi pada pertemuan bulan Desember.

Euro turun 0,8 persen ke level $ 1,1246, posisi terlemah sejak Juni 2017.

Di Italia, Wakil Perdana Menteri Matteo Salvini mengatakan pada hari Minggu bahwa pemerintahannya dapat menghentikan keputusan anggaran Uni Eropa dan kebijakan lainnya jika mitra blok terus menunjukkan ketidakhormatan kepada rekan senegaranya. (sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Dolar Jatuh ke Posisi Terendahnya yang Baru Terhadap Euro & Yen
Tuesday, 25 June 2019 17:26 WIB

Dolar AS jatuh ke level terendahnya tiga bulan terhadap euro dan turun ke level terlemahnya terhadap yen Jepang sejak awal Januari karena prospek pelonggaran moneter oleh Federal Reserve menekan permintaan untuk mata uang AS. Euro mencapai level tertingginya tiga bulan di $ 1,1412, setelah naik 2,0...

Dolar AS Turun; Yen Menguat karena Permintaan Safe-Haven
Tuesday, 25 June 2019 12:51 WIB

Dolar AS turun pada hari Selasa di Asia sementara yen Jepang naik karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menarik permintaan safe-haven. Indeks dolar AS yang menelusuri greenback terhadap sekumpulan mata uang lainnya turun 0,1% menjadi 95,428 pada 1:35 pagi waktu timur AS (05:35 GMT). Pasan...

Dolar terbebani prospek The Fed; Swiss Franc, emas bersinar terkait geopolitik
Tuesday, 25 June 2019 08:36 WIB

Dolar pada hari Selasa tetap terbelenggu oleh prospek pelonggaran moneter oleh Federal Reserve sementara safe-haven Swiss franc dan emas tertopang oleh ketegangan antara Washington dan Teheran. Euro menyentuh level tertinggi tiga bulan di $1,14065 di awal perdagangan Asia. Dolar telah naik 2,0% dar...

Dolar AS Melemah seiring Data Manufaktur Dallas Mengecewakan
Monday, 24 June 2019 23:18 WIB

Dolar AS mendekati posisi terendah 3 bulan pada Senin pasca data regional yang mengecewakan dan meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 95,59 pada pukul 10:45 pagi waktu timur AS (14:4...

Dolar Berjuang Setelah Mengalami Penurunan Mingguan Terbesarnya Dalam 4 Bulan Terakhir
Monday, 24 June 2019 15:42 WIB

Dolar berjuang pada Senin ini setelah mempertahankan penurunan mingguan terbesarnya dalam empat bulan terakhir pada pekan lalu karena para pedagang tetap berhati-hati tentang prospek pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan China pada pertemuan puncak G20 minggu ini. Greenback berada di u...

ANOTHER NEWS
AS: Kepercayaan Konsumen Memburuk Di Juni, USD Bergerak Lebih Rendah
Tuesday, 25 June 2019 21:20 WIB Survei Keyakinan Konsumen bulanan yang diterbitkan oleh Conference Board hari ini mengungkapkan kepercayaan konsumen melemah pada bulan Juni dengan Indeks kepercayaan turun ke 121,5 di bulan Juni dari 131,3 di bulan Mei. Data lain dari AS...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.