USD/JPY Turun Dari Tertinggi, Masih Nyaman Di Atas 113,00
Monday, 5 November 2018 16:01 WIB | CURRENCIES |Dolar YenUSD/JPY,

Pasangan USD/JPY tetap stabil pada awal pekan perdagangan baru dan tetap dalam tidak jauh dari puncak tiga minggu Rabu lalu.

Pasangan ini akan terus melanjutkan kenaikan kuat Jumat, didukung oleh laporan pekerjaan bulanan AS yang lebih kuat dari yang diantisipasi dan dibatasi oleh aksi harga Dolar AS yang tenang, kali ini didukung oleh nada sedikit lebih lemah di sekitar imbal hasil obligasi Treasury AS.

Selain itu, nada berhati-hati yang berlaku di sekitar pasar ekuitas global lebih lanjut mendukung daya tarik safe haven Yen Jepang dan berkolaborasi dalam membatasi pasangan ini di dekat zona pasokan 113,35-40.

Meskipun kombinasi faktor negatif, pasangan ini telah berhasil bertahan di atas 113,00 dan agak mengambil isyarat dari komentar Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda, menegaskan kembali untuk tetap pada kebijakan moneter saat ini mencapai target harga 2%.

Sementara itu, investor sekarang tampak enggan untuk menempatkan taruhan agresif di tengah kebingungan seputar kesepakatan perdagangan AS-China dan ketidakpastian atas hasil pemilihan jangka menengah AS.

Oleh karena itu, akan bijaksana untuk menunggu pembelian lebih lanjut yang kuat sebelum pedagang mulai memposisikan momentum positif jangka pendek tambahan. Sementara itu, data ekonomi AS hari ini, menyoroti rilis IMP Non-manufaktur ISM akan dilihat untuk beberapa peluang perdagangan jangka pendek.

Prospek teknis

Omkar Godbole, Analis dan Editor di FXStreet menulis, œpasangan ini melanjutkan reli dari terendah 26 Oktober 113,38 pada hari Jumat dan bisa segera naik ke level tertinggi baru-baru ini di 114,55. Prospek sesuai grafik bulanan juga bullish. Maka, tampaknya aman untuk mengatakan bahwa untuk USD/JPY, jalur resistensi terkecil ada di sisi yang lebih tinggi.

œPengaturan teknis/fundamental yang bullish akan didukung jika Partai Republik teratas di kedua majelis. Di sisi lain, USD/JPY dapat membatalkan pengaturan bullish jangka pendek dengan pergerakan di bawah 112,56 (terendah Jumat) jika hasil pemilu mayoritas Demokrat di kedua majelis, tambahnya lebih lanjut.

FXtsreet

RELATED NEWS

Dolar mendekati level tertinggi dua tahun
Friday, 17 May 2019 23:18 WIB

Dolar AS mendekati level tertinggi dua tahun pada Jumat ini karena Gedung Putih menunda tarif otomatis, sementara ketegangan perdagangan dengan China meningkatkan permintaan untuk aset safe-haven di tengah aksi jual ekuitas. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam...

Pound Tertekan Ketika Johnson Menghidupkan Kembali Kekhawatiran Brexit
Friday, 17 May 2019 16:07 WIB

Pound Inggris melayang di atas level terendah empat bulan pada awal Jumat di Eropa, karena kekhawatiran tentang Brexit kembali menghantui mata uang setelah sebulan relatif tenang. Pada pukul 03:00 pagi ET (07:00 GMT), sterling berada di level $ 1,2786, dan telah jatuh ke level 1,1432 terhadap euro,...

Dolar Didukung oleh Data AS Yang Kuat, Imbal Hasil Treasury Lebih Tinggi
Friday, 17 May 2019 07:46 WIB

Dolar melayang di dekat tertingginya dua minggu terhadap rekan-rekan mata uang lainnya pada hari Jumat, didukung oleh data ekonomi AS yang kuat dan lonjakan imbal hasil Treasury. Indeks dolar versus kelompok enam mata uang utama berada di 97.832 setelah mencapai 97.882 pada Kamis, tertingginya seja...

Theresa May Bisa Mengundurkan Diri Pada Juni, Sterling Terkoreksi
Thursday, 16 May 2019 23:20 WIB

Sterling melemah pada Kamis ini pasca laporan bahwa Perdana Menteri Inggris Theresa May akan mengundurkan diri selama musim panas terlepas dari apakah perjanjian penarikan Brexitnya lolos atau tidak. Cable turun 0,4%, dengan GBP/USD pada 1,2790 pada 10:16 pagi waktu timur AS (14:16 GMT). Parlemen d...

USD/JPY Tetap Di Bawah Tekanan
Thursday, 16 May 2019 16:23 WIB

Dalam pandangan Axel Rudolph, analis di Commerzbank, USD/JPY masih di bawah tekanan setelah pembalikan minggu penting baru-baru ini dari 112,44 tren menurun 2015-2019. "Pasangan ini telah mencapai retracement 38,2% di 109,23 dan kita mungkin melihat beberapa konsolidasi jangka pendek di antara leve...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong, Shanghai Mengakhiri Pekan yang Sulit di Level Rendah (review)
Saturday, 18 May 2019 03:11 WIB Saham-saham Hong Kong merosot pada hari Jumat, melampaui pekan yang panas terik lainnya, karena investor khawatir tentang meningkatnya ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat. Indeks Hang Seng turun 1,16 persen, atau 328,61 poin,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.