Kekhawatiran Perang Dagang Mereda, Dolar AS Tertekan
Friday, 2 November 2018 16:35 WIB | CURRENCIES | Indeks Dolar EuroDolar ASPoundsterling

Dolar kembali meredam gain mingguan pada Jumat, karena berita bahwa Presiden AS Donald Trump telah berbicara dengan Presiden China Xi Jinping untuk meningkatkan minat investor untuk aset berisiko serta pedagang yang menunggu rilisan data pekerjaan di sesi ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,17% menjadi 96,11 pada 4:59 pagi waktu timur AS (8:59 GMT).

Dolar menguat terhadap yen Jepang, dengan USD / JPY naik 0,15% ke 112,88. Dolar Kanada sedikit lebih tinggi, dengan USD / CAD turun 0,25% menjadi 1,3054.

Euro terdorong lebih tinggi oleh dolar yang lebih rendah, dengan EUR / USD naik 0,22% menjadi 1,1432. Euro telah di bawah tekanan sepanjang pekan oleh ketidakpastian politik di Jerman serta gejolak yang berkelanjutan antara Roma dan Brussels atas anggaran Italia.

Sterling lebih tinggi dengan GBP / USD naik tipis 0,09% ke 1,3025 karena berita kemungkinan kesepakatan Brexit secepatnya pada 21 November yang meningkatkan sentimen.

Di tempat lain dolar Australia lebih tinggi, dengan AUD / USD gain 0,40% menjadi 0,7235 dan NZD / USD meningkat 0,12% menjadi 0,6663.(yds)

Investing.com

RELATED NEWS

GBP/USD Pertahankan Kenaikannya Di Atas Pertengahan 1,25, Sedikit Bergerak Pasca IHK Inggris
Wednesday, 19 June 2019 16:14 WIB

Pasangan GBP/USD mempertahankan nada yang agak positif sepanjang awal sesi Eropa pada hari Rabu dan mengalami reaksi yang agak diam terhadap data makro Inggris terbaru. Pasangan ini membangun rebound pada akhir sesi sebelumnya dari level psikologis utama 1,2500, atau terendah baru multi-bulanan, da...

Yen Raih Kenaikan Tipis Saat Fokus Bergeser ke Keputusan The Fed
Wednesday, 19 June 2019 14:24 WIB

Yen menguat terhadap semua rekan Grup-of-10 karena optimisme tentang pembicaraan perdagangan AS-China memberi jalan untuk berhati-hati menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve. USD / JPY turun 0,1% menjadi 108,35 untuk menuju penurunan hari ketiga. Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit berubah;...

Dolar di Dekat Level Tertingginya 2 Minggu Jelang Keputusan The Fed ; Suport dari ECB
Wednesday, 19 June 2019 09:12 WIB

Dolar bertahan di dekat level tertingginya dua minggu pada hari Rabu menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve yang diawasi ketat di kemudian hari, didukung oleh Bank Sentral Eropa yang secara mengejutkan bernada dovish dan data ekonomi zona euro yang bearish. Indeks dolar versus sekelompok ena...

Euro Turun, Dolar Naik Seiring Tekanan Trump Pada Fed Untuk Pangkas Suku Bunga
Tuesday, 18 June 2019 23:11 WIB

Euro melemah terhadap dolar AS pada hari Selasa, karena Presiden AS Donald Trump terus memberikan tekanan pada Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga dengan mengkritik Bank Sentral Eropa. EUR / USD tergelincir 0,3% menjadi 1,1185 pada 11:04 pagi waktu timur AS (15:04 GMT), sedangkan indeks dol...

Tidak ada kesepakatan Brexit mengirim pound ke level terendah 5-bulan vs euro
Tuesday, 18 June 2019 15:45 WIB

Tanda-tanda bahwa arch-Brexiteer Boris Johnson mungkin selangkah lebih dekat untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya mengirim pound jatuh ke level terendah lima bulan versus euro pada hari Selasa karena investor khawatir tentang risiko keluar dengan susah payah dari Uni Eropa. Pound meroso...

ANOTHER NEWS
Saham AS Dibuka Sedikit Lebih Tinggi Seiring Investor Menunggu Keputusan Fed
Wednesday, 19 June 2019 20:43 WIB Saham A.S. melihat awal yang sedikit lebih tinggi pada hari Rabu menjelang hasil dari pertemuan Federal Reserve yang diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah tetapi berpotensi memberi sinyal bahwa pembuat kebijakan bergerak menuju...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.