Dolar Lebih Tinggi Dalam Perdagangan yang Berhati-hati, Euro Tergelincir
Monday, 29 October 2018 16:15 WIB | CURRENCIES | Indeks Dolar EuroDolar ASPoundsterling

Dolar sedikit lebih tinggi terhadap sekumpulan mata uang utama lainnya pada Senin, bertahan di dekat level tertinggi 10-pekan pada Jumat karena investor di seluruh dunia tetap berhati-hati, sementara euro merosot menyusul pemilu pada akhir pekan di Jerman.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama lainnya, naik tipis 0,14% menjadi 96,26 pada 04:37 pagi waktu timur AS (08:37 AM GMT), yang tidak jauh dari level tertinggi 10-pekannya di level 96,62 yang ditetapkan pada Jumat.

Permintaan untuk dolar terus ditopang setelah data pada hari Jumat yang menunjukkan bahwa ekonomi AS melambat kurang dari yang diharapkan pada kuartal ketiga.

Sentimen pasar masih rapuh di tengah kekhawatiran atas serangkaian gejolak ekonomi dan geopolitik.

Euro menyentuh lebih rendah, dengan EUR / USD turun 0,1% menjadi 1,1390 menyusul menurunnya suara pemerintah koalisi Kanselir Jerman Angela Merkel dalam pemilihan regional pada hari Minggu.

Dolar stabil terhadap yen, dengan USD / JPY ditransaksikan pada level 111,96.

Pound melemah terhadap greenback, dengan GBP / USD turun 0,13% di 1,2812 karena investor menunggu pernyataan anggaran musim gugur dari British Chancellor Philip Hammond.

Sterling datar terhadap euro, dengan EUR / GBP di level 0,8888.(yds)

Investing.com

RELATED NEWS

GBP/USD Koreksi Kembali Dari Tertinggi 5 Minggu
Wednesday, 26 June 2019 08:27 WIB

Sementara kekhawatiran baru Brexit tanpa kesepakatan dan pidato Fed yang kurang dovish menyeret pasangan GBP/USD kembali dari tertinggi sebulan, Cable sedikit berubah di dekat 1,2690 pada awal Rabu. Prospek Perdana Menteri Inggris (PM), Boris Johnson, melalui BBC ketika dia menegaskan kembali berja...

Spekulasi pada pemotongan suku bunga AS membuat dolar bertahan
Tuesday, 25 June 2019 23:16 WIB

Dolar tergelincir terhadap sebagian besar mata uang utama pada Selasa, mencapai level terendah 3 bulan terhadap euro, seiring ekspektasi penurunan beberapa suku bunga AS oleh Federal Reserve telah mendorong penjualan mata uang A.S. Ketegangan yang meningkat antara Iran dan Amerika Serikat memicu pe...

Dolar Jatuh ke Posisi Terendahnya yang Baru Terhadap Euro & Yen
Tuesday, 25 June 2019 17:26 WIB

Dolar AS jatuh ke level terendahnya tiga bulan terhadap euro dan turun ke level terlemahnya terhadap yen Jepang sejak awal Januari karena prospek pelonggaran moneter oleh Federal Reserve menekan permintaan untuk mata uang AS. Euro mencapai level tertingginya tiga bulan di $ 1,1412, setelah naik 2,0...

Dolar AS Turun; Yen Menguat karena Permintaan Safe-Haven
Tuesday, 25 June 2019 12:51 WIB

Dolar AS turun pada hari Selasa di Asia sementara yen Jepang naik karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menarik permintaan safe-haven. Indeks dolar AS yang menelusuri greenback terhadap sekumpulan mata uang lainnya turun 0,1% menjadi 95,428 pada 1:35 pagi waktu timur AS (05:35 GMT). Pasan...

Dolar terbebani prospek The Fed; Swiss Franc, emas bersinar terkait geopolitik
Tuesday, 25 June 2019 08:36 WIB

Dolar pada hari Selasa tetap terbelenggu oleh prospek pelonggaran moneter oleh Federal Reserve sementara safe-haven Swiss franc dan emas tertopang oleh ketegangan antara Washington dan Teheran. Euro menyentuh level tertinggi tiga bulan di $1,14065 di awal perdagangan Asia. Dolar telah naik 2,0% dar...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham Hong Kong Berakhir Lebih Tinggi, Melawan Tren Regional
Wednesday, 26 June 2019 15:37 WIB Bursa saham Hong Kong ditutup dengan sedikit kenaikan pada hari Rabu, melawan tren regional, karena para pedagang fokus pada pertemuan mendatang antara Donald Trump dan Xi Jinping. Indeks Hang Seng naik tipis 0,13 persen, atau 36,00 poin, ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.