Indeks dolar dekati dua pekan tertinggi pada kuatnya tawaran safe haven
Tuesday, 23 October 2018 09:58 WIB | CURRENCIES | Indeks Dolar Yen Euro

Dolar menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa, yang menahan mata uang sebagai safe haven yang lebih disukai karena ketidakpastian atas negosiasi Brexit serta anggaran belanja bebas Italia yang membuat investor menjauh dari euro dan sterling.

Sterling diperdagangkan datar di $ 1,2965 pada hari Selasa, setelah kehilangan 0,83% dari nilainya pada hari Senin, penurunan tertajam dalam hal persentase sejak 21 September. Pound telah melemah 2,2% versus greenback dalam tujuh sesi perdagangan terakhir.

Euro ditransaksikan pada level $ 1,1460 pada hari Selasa, diperdagangkan sedikit lebih rendah terhadap greenback.

Yen telah melemah terhadap dolar di empat dari lima sesi perdagangan terakhir. Ini diperdagangkan pada 112,71 terhadap dolar pada hari Selasa, sedikit di bawah rendah 8 hari di 112,88 yang dicapai pada hari Senin.

Indeks dolar versus enam mata uang utama, diperdagangkan pada 96,02 pada hari Selasa, naik sedikit. Resistance berikutnya untuk indeks berada pada puncaknya baru-baru ini di 96,15, yang dicapai pada 9 Oktober.

Dolar Australia kehilangan 0,18% terhadap greenback pada hari Selasa, ditransaksikan pada 0,7065. Ini turun 0,57% pada Senin.(yds)

Reuters

RELATED NEWS

Euro Turun, Dolar Naik Seiring Tekanan Trump Pada Fed Untuk Pangkas Suku Bunga
Tuesday, 18 June 2019 23:11 WIB

Euro melemah terhadap dolar AS pada hari Selasa, karena Presiden AS Donald Trump terus memberikan tekanan pada Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga dengan mengkritik Bank Sentral Eropa. EUR / USD tergelincir 0,3% menjadi 1,1185 pada 11:04 pagi waktu timur AS (15:04 GMT), sedangkan indeks dol...

Tidak ada kesepakatan Brexit mengirim pound ke level terendah 5-bulan vs euro
Tuesday, 18 June 2019 15:45 WIB

Tanda-tanda bahwa arch-Brexiteer Boris Johnson mungkin selangkah lebih dekat untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya mengirim pound jatuh ke level terendah lima bulan versus euro pada hari Selasa karena investor khawatir tentang risiko keluar dengan susah payah dari Uni Eropa. Pound meroso...

Risalah RBA Mensinyalir Pelonggaran Lebih Lanjut, Aussie Melemah
Tuesday, 18 June 2019 12:54 WIB

Dolar Australia melemah ke level terendahnya lima bulan setelah risalah dari pertemuan kebijakan terbaru bank sentral menunjukkan kemungkinan akan menurunkan suku bunga lagi. AUD / USD turun untuk hari kelima, kehilangan sebanyak 0,3% menjadi 0,6833 "Para anggota sepakat bahwa hal tersebut lebih m...

Pound di Terendahnya 5-setengah Bulan Rendah Terkait Johnson, Aussie Lemah
Tuesday, 18 June 2019 08:23 WIB

Pound Inggris pada Selasa mendekam di dekat level terendah tahun ini di tengah kekhawatiran yang meningkat terkait Boris Johnson, calon terdepan untuk menggantikan Perdana Menteri Inggris Theresa May, dapat menempatkan Inggris di jalur menuju Brexit yang tidak ditakuti. Dolar Australia juga berada ...

Dolar AS Turun seiring merosotnya aktivitas Manufaktur New York
Monday, 17 June 2019 23:16 WIB

Dolar AS turun pada hari Senin setelah aktivitas manufaktur di wilayah New York jatuh ke level terendah dua setengah tahun pada Juni, sementara mata uang lainnya tetap bertahan dari serangkaian pertemuan bank sentral. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata u...

ANOTHER NEWS
Minyak AS menandai penyelesaian tertinggi dalam lebih dari sepekan
Wednesday, 19 June 2019 01:53 WIB Minyak berjangka AS mencatat reli pada Selasa karena cuitan dari Presiden Donald Trump mengisyaratkan kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China, sehingga menekan kekhawatiran pasar tentang potensi perlambatan permintaan energi. Berita tersbut...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.