Dolar AS melemah pada yield AS yang lebih rendah
Thursday, 11 October 2018 15:31 WIB | CURRENCIES |DOLLARDolar AS

Dolar melemah pada hari Kamis setelah penurunan semalam dalam imbal hasil Treasury AS, meskipun pergerakan di pasar valuta asing jauh lebih terkendali daripada penurunan global dalam saham.

Risk appetite secara luas tetap kuat dalam mata uang, dengan Aussie dan kiwi rally setengah persen masing-masing terhadap greenback.

Terhadap sekeranjang pesaingnya, dolar turun seperempat persen menjadi 95,17. Indeks ini telah jatuh 1 persen dalam dua sesi perdagangan terakhir dan bertahan di level terendah sejak awal Oktober.

Data inflasi AS untuk bulan September akan dirilis hari ini dengan ekspektasi pasar sebesar 0,2 persen pada basis bulanan.

Imbal hasil pada obligasi Treasury AS 10-tahun bergerak enam basis poin lebih rendah menjadi 3,16 persen meskipun indeks serupa di pasar mata uang seperti yen Jepang dan franc Swiss secara umum stabil.

Euro bergerak seperlima persen lebih tinggi ke level $ 1,1541 seiring melemahnya dolar secara luas, meskipun spread yield yang melebar antara Italia dan safe-haven obligasi Jerman membatasi kenaikan. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar Menguat Setelah Lemahnya Data, Negoisasi Perdagangan AS-China menjadi Fokus
Friday, 15 February 2019 23:21 WIB

Dolar AS sedikit lebih tinggi pada Jumat pagi, stabil setelah laporan yang menunjukkan data harga impor melemah untuk bulan ketiga berturut-turut di Januari, tanda terbaru dari tekanan inflasi yang lemah. Indeks dolar, yang mengukur mata uang terhadap sekeranjang enam rival, naik 0,2 persen, pulih ...

Euro Turun untuk Minggu ke-2 Seiring Bertahannya Dolar di Dekat Level Tertingginya
Friday, 15 February 2019 17:38 WIB

Euro menuju kerugian minggu kedua, tidak dapat mengambil keuntungan dari data AS yang lemah, karena pedagang jangka pendek bersedia memudarkan reli di tengah kekhawatiran baru atas negosiasi perdagangan AS-China. Indeks Bloomberg Dollar Spot lebih tinggi pada minggu kedua, pertama kalinya sejak Nov...

Dolar Kembali Terdorong Lebih Tinggi Pada Melesunya Pertumbuhan Global
Friday, 15 February 2019 15:42 WIB

Dolar naik tipis terhadap mata uang utama Eropa Jumat pagi di Eropa setelah data inflasi China yang lemah semalam sehingga memperkuat kekhawatiran mengenai pertumbuhan global. Pada 03:00 pagi waktu timur AS (08.00 GMT), kontrak berjangka indeks dolar yang menelusuri greenback terhadap sekumpulan ma...

Aussie Jatuh Bersama Kiwi seiring Optimisme Atas Perdagangan Pudar
Friday, 15 February 2019 09:50 WIB

Dolar Australia dan Selandia Baru tergelincir menyusul sentimen risiko yang melemah setelah kekhawatiran atas negosiasi perdagangan AS-Sino kembali muncul. Yen menguat terhadap greenback untuk hari kedua. Aussie dan kiwi memangkas kenaikan mingguan mereka seiring pembicaraan perdagangan antara dua ...

Dolar AS lebih rendah versus yen setelah penjualan ritel AS yang lemah
Friday, 15 February 2019 08:10 WIB

Dolar melemah terhadap yen pada hari Jumat seiring data penjualan ritel AS yang suram memperkuat ekspektasi suku bunga Federal Reserve tidak akan naik tahun ini, sementara fokus investor bergeser ke pembicaraan perdagangan antara Washington dan Beijing. Penjualan ritel mencatatkan penurunan terbesa...

ANOTHER NEWS
Saham HK Jatuh pada Ketidakpastian Pembicaraan Perdagangan (Review)
Saturday, 16 February 2019 04:19 WIB Saham Hong Kong jatuh pada Jumat di tengah ketidakpastian hasil pembicaraan perdagangan AS-China di Beijing, menyusul hasil negatif Wall Street pada penjualan ritel AS yang lemah. Indeks Hang Seng kehilangan 1,87%, atau 531,21 poin, menjadi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.