Euro melamah karena spekulasi safe haven pada krisis Turki
Monday, 13 August 2018 10:53 WIB | CURRENCIES | Indeks Dolar Yen Euro

Euro berada dalam posisi defensif pada hari Senin setelah menyentuh terendah 13 bulan terhadap dolar karena para investor menawarkan aset safe haven seperti dolar AS dan yen di tengah kekhawatiran Eropa terhadap krisis yang melanda Turki.

Setelah menyentuh rekor terendah 7,24 terhadap dolar pada Senin pagi, lira Turki menemukan beberapa dukungan setelah Menteri Keuangan Berat Albayrak mengatakan pemerintah telah menyusun rencana aksi ekonomi untuk meredam kekhawatiran investor.

Pada hari Senin, euro turun serendah $ 1,1368, jatuh ke level terendah terhadap dolar sejak Juli tahun lalu. Terakhir diperdagangkan turun 0,27 persen pada $ 1,13775 pada 02,13 GMT.

Mata uang umum juga tergelincir terhadap safe haven franc Swiss dan yen.

Euro sempat jatuh ke level terendah satu tahun dari 1,1302 franc terhadap Swiss franc. Ini diperdagangkan pada 1,1304 franc pada 02,10 GMT, turun hampir setengah persen dari akhir pekan lalu.

Euro melemah hampir satu persen terhadap yen Jepang, diperdagangkan pada 125,34 yen per euro pada 02.10 GMT, mendekati level terendah 10 pekan di level 125,26.

Lira terakhir diperdagangkan pada 6,99 terhadap dolar pada 02.11 GMT, setelah anjlok ke rekor rendah 7,24 di awal perdagangan pada hari Senin.

Yen menguat sekitar 0,7% terhadap dolar ke level tertinggi enam pekan di level 110,15 yen karena investor terus menawar aset safe-haven.

Dolar Australia turun 0,3% pada $ 0,72700, mendekati terendah 19-bulan $ 0,72505 yang dicapai di awal sesi.(yds)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar stabil pasca menguatnya spekulasi penurunan suku bunga Fed
Friday, 19 July 2019 15:16 WIB

Dolar AS sedikit pulih di awal perdagangan hari Jumat, pasca turun tajam setelah komentar dovish dari pembuat kebijakan utama mendukung ekspektasi penurunan suku bunga agresif bulan ini. Pada konferensi bank sentral pada hari Kamis, Presiden Fed New York John Williams berpendapat untuk langkah-lang...

Dolar Di Bawah Tekanan Setelah Fed Memicu Spekulasi Pada Pemangkasan Suku Bunga Besar
Friday, 19 July 2019 08:43 WIB

Dolar berada pada posisi defensif pada hari Jumat setelah pejabat Federal Reserve mendukung ekspektasi penurunan suku bunga agresif bulan ini untuk mengatasi tekanan harga yang melemah. Pada konferensi bank sentral hari Kamis, Presiden Fed New York John Williams mengemukakan langkah-langkah pencega...

Sterling pulih dari posisi terendah, dibantu oleh penjualan ritel yang kuat
Thursday, 18 July 2019 16:30 WIB

Pound Inggris naik pada hari Kamis setelah angka penjualan ritel yang lebih kuat dari perkiraan dan karena pedagang bertaruh terhadap mata uang mengambil beberapa keuntungan setelah terjun minggu ini, yang datang di tengah kekhawatiran baru tentang ancaman Brexit tanpa kesepakatan. Penjualan ritel ...

Dolar tergelincir ditengah melemahnya imbal hasil AS
Thursday, 18 July 2019 15:21 WIB

Dolar AS sedikit lebih rendah terhadap para pesaingnya pada hari Kamis pasca hasil Treasury AS yang rendah dibalik data perumahan AS yang lemah menurunkan permintaan karena investor memusatkan perhatian mereka pada pertemuan Fed minggu depan. Sementara ekspektasi penurunan suku bunga 25 basis poin ...

AUD/JPY Melonjak 20 Pip Setelah Rilis Data Ketenagakerjaan Australia
Thursday, 18 July 2019 09:05 WIB

Meskipun penurunan Perubahan Ketenagakerjaan yang disesuaikan secara musiman, pasangan AUD/JPY meningkatkan tawaran beli ke 75,64 selama awal Kamis. Biro Statistik Australia merilis data pekerjaan bulan Juni di mana Tingkat Pengangguran dan Tingkat Partisipasi tetap tidak berubah masing-masing di 5...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong menutup pekan ini dengan lebih tinggi (Review)
Saturday, 20 July 2019 03:31 WIB Saham Hong Kong mengakhiri minggu ini dengan nada positif pada hari Jumat, melonjak lebih dari satu persen di tengah harapan untuk penurunan suku bunga yang tajam oleh Federal Reserve akhir bulan ini. Indeks Hang Seng bertambah 1,07 persen, atau...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.