USD/JPY Senyap Di Tokyo Setelah Kebangkitan Dolar
Wednesday, 8 August 2018 08:34 WIB | CURRENCIES |Dolar ASDolarYenUSD/JPY,

DXY reli kembali ke tertinggi kisaran hari: 94,9940-95,3680. Pergerakan tersebut didukung oleh yield treasury 10thn AS yang naik dari 2,94% ke 2,97% sementara yield 2thn naik dari 2,65% ke 2,67% - The Fed fund futures yield menilai hampir dua kenaikan lagi di 2018 yang mendukung dolar pada divergensi bank sentral.

China membalas AS secara lisan kemarin melalui laporan surat kabar 'China™s People™s Daily' di mana berita itu menyatakan bahwa negara tidak akan menyerah pada œpemerasan perdagangan. Setelah sudah mengancam untuk mengenakan tarif pada $60 miliar barang-barang Amerika sebagai balas dendam terhadap proposal dari pemerintahan Trump untuk memaksakan pungutan baru pada produk-produk China.

Investor telah menjadi kebal terhadap balas-membalas ancaman verbal antara dua ekonomi terbesar dunia - sebagai gantinya, menyusul risk-on sesi Asia dan Eropa Wall Street mengirim Dow Jones Industrial Average DJIA, lebih tinggi untuk sesi ketiga, di mana indeks menambahkan 126,73 poin, atau naik 0,5%, ke 25.628,91. Bahkan, VIX turun ke level-level terendah 2018 di 10,97. Selanjutnya, USD/JPY naik dari 111 dan berbalik kembali ke 111,47 tertinggi NY sebelum ditutup di 111,37 di NY.

Sumber : FXstreet

RELATED NEWS

GBP/USD Pertahankan Kenaikannya Di Atas Pertengahan 1,25, Sedikit Bergerak Pasca IHK Inggris
Wednesday, 19 June 2019 16:14 WIB

Pasangan GBP/USD mempertahankan nada yang agak positif sepanjang awal sesi Eropa pada hari Rabu dan mengalami reaksi yang agak diam terhadap data makro Inggris terbaru. Pasangan ini membangun rebound pada akhir sesi sebelumnya dari level psikologis utama 1,2500, atau terendah baru multi-bulanan, da...

Yen Raih Kenaikan Tipis Saat Fokus Bergeser ke Keputusan The Fed
Wednesday, 19 June 2019 14:24 WIB

Yen menguat terhadap semua rekan Grup-of-10 karena optimisme tentang pembicaraan perdagangan AS-China memberi jalan untuk berhati-hati menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve. USD / JPY turun 0,1% menjadi 108,35 untuk menuju penurunan hari ketiga. Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit berubah;...

Dolar di Dekat Level Tertingginya 2 Minggu Jelang Keputusan The Fed ; Suport dari ECB
Wednesday, 19 June 2019 09:12 WIB

Dolar bertahan di dekat level tertingginya dua minggu pada hari Rabu menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve yang diawasi ketat di kemudian hari, didukung oleh Bank Sentral Eropa yang secara mengejutkan bernada dovish dan data ekonomi zona euro yang bearish. Indeks dolar versus sekelompok ena...

Euro Turun, Dolar Naik Seiring Tekanan Trump Pada Fed Untuk Pangkas Suku Bunga
Tuesday, 18 June 2019 23:11 WIB

Euro melemah terhadap dolar AS pada hari Selasa, karena Presiden AS Donald Trump terus memberikan tekanan pada Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga dengan mengkritik Bank Sentral Eropa. EUR / USD tergelincir 0,3% menjadi 1,1185 pada 11:04 pagi waktu timur AS (15:04 GMT), sedangkan indeks dol...

Tidak ada kesepakatan Brexit mengirim pound ke level terendah 5-bulan vs euro
Tuesday, 18 June 2019 15:45 WIB

Tanda-tanda bahwa arch-Brexiteer Boris Johnson mungkin selangkah lebih dekat untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya mengirim pound jatuh ke level terendah lima bulan versus euro pada hari Selasa karena investor khawatir tentang risiko keluar dengan susah payah dari Uni Eropa. Pound meroso...

ANOTHER NEWS
Saham Berjangka AS Datar Menjelang Keputusan Suku Bunga Fed
Wednesday, 19 June 2019 18:24 WIB Bursa Berjangka AS datar pada hari Rabu jelang keputusan kebijakan Federal Reserve dan proyeksi ekonomi di kemudian hari. Sementara tidak ada nya penurunan suku bunga seperti yang diharapkan, investor akan fokus pada perubahan bahasa dalam...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.