Sterling jatuh terhadap rebound dolar dan pernyataan Menteri Inggris
Monday, 6 August 2018 15:46 WIB | CURRENCIES |poundSterling,Poundsterling

Pound pada hari Senin jatuh ke titik terendah dalam hampir tiga pekan, menyerah pada dolar yang lebih kuat dan komentar oleh para pejabat yang menyarankan Inggris bisa jatuh keluar dari Uni Eropa tahun depan tanpa mengamankan kesepakatan perdagangan.

Dengan kurang dari delapan bulan sampai Inggris berhenti dari Uni Eropa, pemerintah belum menyetujui perjanjian pemisahan dengan Brussels dan telah meningkatkan perencanaan untuk kemungkinan meninggalkan blok tanpa kesepakatan resmi.

Itu telah membuat investor merasa semakin gelisah terhadap prospek mata uang meskipun tanda-tanda ekonomi membaik dan Bank of England menaikkan suku bunga pekan lalu untuk kedua kalinya dalam lebih dari satu dekade.

Menteri perdagangan Inggris Liam Fox, pendukung Brexit terkemuka di kabinet Perdana Menteri Theresa May, mengatakan selama akhir pekan kemungkinan Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa menyetujui kesepakatan berdiri di 60-40.

Sterling pada Senin ini turun menjadi $ 1,2970, terendah sejak 19 Juli, turun 0,2 persen pada hari itu. Ini juga jatuh 0,2 persen terhadap euro menjadi 89,15 pence dan merupakan penurunan terbesar terhadap greenback di antara mata uang utama dalam perdagangan London awal. Posisi short pound bersih spekulan meluncur ke level tertinggi dalam 10 bulan, menurut perhitungan Reuters.

Jika Inggris gagal untuk menyetujui ketentuan pemisahan dengan Uni Eropa dan pergi tanpa perjanjian transisi, Inggris akan kembali ke perdagangan berdasarkan peraturan Organisasi Perdagangan Dunia. (arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Sterling Naik di tengah Spekulasi Melunaknya Sikap Inggris terhadap Brexit
Friday, 13 September 2019 23:45 WIB

Pound naik pada hari Jumat terkait laporan surat kabar bahwa pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan beberapa jenis perbedaan peraturan antara Irlandia Utara dengan Inggris dalam upaya untuk mengamankan kesepakatan Brexit. Menurut The Times, DUP Irlandia Utara akan bersedia menerima beberapa per...

Dolar Lanjutkan Pelemahan Pada Harapan Berlarutnya Perang Dagang
Friday, 13 September 2019 15:25 WIB

Dolar melanjutkan pelemahan pada awal perdagangan di Eropa, Jumat, karena mata uang berimbal hasil lebih tinggi menguat dengan harapan perjajian penghentian sementara untuk perang perdagangan AS-China. Presiden Donald Trump mengecilkan laporan Bloomberg bahwa pemerintahannya sedang bersiap untuk me...

Optimisme perdagangan menekan yen tetapi tetap hati-hati jelang Fed dan BOJ
Friday, 13 September 2019 08:38 WIB

Yen tersemat di dekat level terendah enam minggu versus dolar karena tanda-tanda Amerika Serikat dan China memperkecil perbedaan mereka atas perdagangan menjelang pembicaraan utama yang menurunkan permintaan untuk aset safe haven. Euro bertahan stabil terhadap dolar di Asia pasca menguat pada hari ...

Sterling melayang di dekat tertinggi baru-baru ini seiring investor menimbang hasil Brexit
Thursday, 12 September 2019 23:34 WIB

Sterling bertahan pada hari Kamis di dekat tertinggi enam minggu yang dicapai pada awal minggu karena investor mempertimbangkan peluang Inggris untuk mengamankan kesepakatan dengan Uni Eropa menjelang keberangkatannya dari blok pada 31 Oktober. Dengan Parlemen Inggris yang menghentikan sejenak sete...

Meredanya perang dagang picu reli risiko, Euro berhenti jelang ECB
Thursday, 12 September 2019 15:47 WIB

Euro melayang di dekat $ 1,10 pada hari Kamis karena para pelaku pasar menunggu skala stimulus baru yang diharapkan dari Bank Sentral Eropa, sementara yuan Tiongkok dan dolar Australia didukung oleh tanda-tanda lebih lanjut dari meredanya perang dagang AS-Tiongkok. Yen Jepang jatuh ke level terenda...

ANOTHER NEWS
Saham HK Akhiri Pekan Dengan Gain Tajam (Review)
Saturday, 14 September 2019 03:26 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri Jumat ini dengan sukses karena pelaku pasar menyambut  meredanya serangkaian gejolak perdagangan China-AS sementara juga berspekulasi pada pemangkasan suku bunga lain oleh Federal Reserve pekan depan. Indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.