Sterling sedikit berubah seiring investor tunggu keputusan kebijakan BOE
Monday, 30 July 2018 15:53 WIB | CURRENCIES |poundSterling,Poundsterling

Pound menguat pada hari Senin namun kenaikan moderatnya mencerminkan kekhawatiran di kalangan investor tentang prospek mata uang tersebut menjelang kenaikan suku bunga Bank of England yang diantisipasi secara luas minggu ini.

Bank of England (BoE) tampaknya akan melewati tonggak krisis pasca-keuangan pada hari Kamis dengan akhirnya menaikkan suku bunga ke atas tingkat darurat mereka yang ditetapkan lebih dari sembilan tahun yang lalu.

Dalam keadaan normal, pengetatan moneter mungkin memperkuat pound secara signifikan, tetapi dengan resiko Brexit yang berpotensi berantakan, BoE mungkin terlihat berhati-hati tentang langkah langkah selanjutnya dari program stimulus itu, kata analis.

Sterling telah jatuh selama tiga minggu berturut-turut terhadap dolar. Sterling turun meski pasar melihat pada peluang 86 persen untuk peningkatan 25 basis poin suku bunga pada pertemuan kebijakan BOE hari Kamis.

Pound pada hari Senin menguat ke level $ 1,3139 dan pada 08:15 GMT bergerak 0,2 persen lebih tinggi. Terhadap euro, mata uang itu diperdagangkan secara luas datar di level 88,88 pence.

Dengan hanya lebih dari delapan bulan tersisa sampai Inggris meninggalkan Uni Eropa, ada sedikit kejelasan tentang bagaimana perdagangan akan mengalir, seiring Perdana Menteri Theresa Mei mencoba untuk mencapai kesepakatan dengan blok tersebut. (sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar AS menguat terhadap Huawei, Bantuan Perdagangan
Tuesday, 21 May 2019 23:31 WIB

Dolar AS menguat pada Selasa, mencapai 3-minggu tertinggi  seiring ketegangan investor mereda pasca AS menghapus beberapa pembatasan pada raksasa teknologi China Huawei. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, menguat 0,2% menjadi 97,922 pada...

Dolar Yang Lebih Kuat dan Kekhawatiran Brexit Mendorong Sterling Di Bawah $ 1,27
Tuesday, 21 May 2019 16:45 WIB

Sterling jatuh di bawah $ 1,27 untuk pertama kalinya sejak pertengahan Januari, tertekan oleh penguatan dolar dan harapan bahwa Perdana Menteri Theresa May akan gagal membujuk rekan kabinet untuk mendukung versi amandemen dari perjanjian penarikan Brexit-nya. Ketidakpastian Brexit telah tumbuh dala...

EUR/USD Terus Turun Mendekati 1,1150 Menjelang ECB dan Data
Tuesday, 21 May 2019 13:59 WIB

Sentimen di sekitar mata uang Eropa tetap tenang di paruh kedua bulan ini, EUR/USD sekarang membalik kenaikan hari Senin dan fokus kembali pada wilayah 1,1150. EUR/USD melihat ke perdagangan dan ECB Spot ini bergerak di ujung bawah kisaran baru-baru ini setelah aksi jual tajam pekan lalu, sementar...

Dolar bertahan di dekat level dua setengah pekan tertingginya
Tuesday, 21 May 2019 08:33 WIB

Dolar bertahan di dekat tertinggi 2-1/2-pekan pada Selasa, didukung oleh imbal hasil AS yang lebih tinggi serta gejolak perang perdagangan antara Amerika Serikat dan China sehingga mendorong selera untuk safe-haven greenback. Indeks dolar berada di level 97,947 terhadap sekumpulan enam mata uang ut...

Sterling Berangsur Naik Dari Terendah setelah Penurunan Mingguan Terbesar Tahun Ini
Monday, 20 May 2019 23:22 WIB

Sterling beringsut menjauh dari level terendah sejak Januari pada Senin ini ketika perdana menteri Inggris melakukan upaya terakhir untuk mendapatkan kesepakatan Brexit melalui parlemen sebelum dia meninggalkan kantor, meskipun skeptisisme dari oposisi Partai Buruh membatasi kenaikan. Setelah gagal...

ANOTHER NEWS
Mencari Dukungan Brexit, Mei Menawarkan Vote pada Referendum Baru
Wednesday, 22 May 2019 00:03 WIB Dalam sebuah konsesi besar, Perdana Menteri Inggris Theresa May pada hari Selasa menawarkan kepada anggota parlemen kesempatan untuk memberikan suara apakah akan mengadakan referendum baru mengenai keanggotaan negara di Uni Eropa - tetapi hanya...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.