Komentar Trump kirim dolar AS ke mode defensive versus yen dan euro
Friday, 20 July 2018 08:23 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Yen EuroDolar AS

Dolar berada dalam mode bertahan terhadap yen dan euro pada Jumat pagi setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kekhawatiran tentang kekuatan mata uang itu dan kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada hari Kamis bahwa dolar yang kuat menempatkan Amerika Serikat pada posisi yang kurang menguntungkan, menambahkan bahwa yuan China "turun seperti batu."

Mata uang yang kuat cenderung membuat ekspor negara menjadi lebih mahal.

Trump juga menunjukkan ketidaksenangan pada pengetatan moneter The Fed, mengatakan bahwa dia khawatir tentang dampak potensial pada ekonomi AS dan daya saing Amerika.

Gedung Putih kemudian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa presiden menghormati independensi bank sentral AS dan tidak mengganggu keputusan kebijakannya.

Terhadap yen Jepang, dolar memperoleh kembali beberapa penurunannya setelah jatuh ke level serendah 112,05 yen dari posisi tertinggi enam bulan di level 113,18 yen pada hari Kamis. Itu turun 0,1 persen pada ke level 112,38 yen pada awal Jumat.

Euro berada 0,1 persen lebih kuat di level $ 1,16545 pasca komentar Trump setelah tergelincir ke level terendah dalam hampir tiga minggu ke level $ 1,5750 pada hari Kamis.

Indeks dolar versus sekeranjang enam mata uang utama sedikit lebih rendah pada hari Jumat di 95,123, tepat di atas ambang batas psikologis-signifikan 95.

Indeks itu telah jatuh dari posisi tertinggi satu tahun di level 95,652 menjadi 94,333 menyusul pernyataan Trump sebelum merenggut kembali beberapa penurunannya. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar AS Melemah seiring Data Manufaktur Dallas Mengecewakan
Monday, 24 June 2019 23:18 WIB

Dolar AS mendekati posisi terendah 3 bulan pada Senin pasca data regional yang mengecewakan dan meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 95,59 pada pukul 10:45 pagi waktu timur AS (14:4...

Dolar Berjuang Setelah Mengalami Penurunan Mingguan Terbesarnya Dalam 4 Bulan Terakhir
Monday, 24 June 2019 15:42 WIB

Dolar berjuang pada Senin ini setelah mempertahankan penurunan mingguan terbesarnya dalam empat bulan terakhir pada pekan lalu karena para pedagang tetap berhati-hati tentang prospek pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan China pada pertemuan puncak G20 minggu ini. Greenback berada di u...

Euro naik ke tertinggi tiga bulan karena prospek pelonggaran Fed membebani dolar
Monday, 24 June 2019 10:25 WIB

Euro naik ke level tertinggi tiga bulan terhadap dolar pada hari Senin, karena spekulasi bearish pada mata uang AS tetap solid pada prospek penurunan suku bunga jangka pendek oleh Federal Reserve. Euro melanjutkan reli pekan lalu, naik 1,4%, dan naik sekitar 0,15% menjadi $ 1,1386 di perdagangan As...

USD/JPY Berada Di Bawah Tekanan Dan Di Terendah 5 Bulan
Monday, 24 June 2019 08:24 WIB

Dalam kisaran yang ketat untuk memulai minggu ini, USD/JPY datar di sekitar 107,30 di pasar Tokyo, naik dari 107,05 dari hari Jumat tetapi di bawah tertinggi 107,75. Yen telah meningkatkan tawaran beli safe haven dan arus keluar dari greenback setelah beralih ke bias pelonggaran baru di Federal Rese...

Dolar AS Tergelincir Pasca Data PMI Lemah; Gejolak Timur Tengah
Friday, 21 June 2019 23:22 WIB

Dolar AS tetap dekat posisi terendah tiga bulan pada Jumat karena meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS serta data PMI yang lebih lemah dari perkiraan mengirim dolar turun. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 96,047 pad...

ANOTHER NEWS
Facebook akan Dukung Regulasi untuk Atasi Permasalahan Internet
Monday, 24 June 2019 23:36 WIB Seorang Eksekutif Senior Facebook mengemukakan situs media sosial itu mendukung peraturan untuk mengatasi beberapa masalah internet. Nick Clegg, mantan pemimpin Partai Demokrat Liberal Inggris yang saat ini memimpin urusan global untuk Facebook,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.