Reli dolar AS melemah pada lonjakan euro; Inflasi Jerman dalam fokus
Thursday, 28 June 2018 18:10 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Yen EuroDolar ASAussie

Dolar berbalik lebih rendah pada hari Kamis, menyerahkan kenaikan awalnya seiring kenaikan inflasi di beberapa wilayah Jerman mendorong beberapa pedagang untuk membeli euro, meskipun aliran re-balancing selama setengah tahun menahan penurunan tajam.

Dengan kekhawatiran tentang perdagangan yang mendominasi sentimen pasar global, mendorong pasar saham dan aset berisiko lainnya ke dalam zona merah, mata uang safe haven yang dirasakan termasuk yen Jepang dan franc Swiss terdukung dengan baik.

Meskipun yen menunjukkan beberapa pelemahan semalam, mata uang ini tetap kuat di bawah level tertinggi 2018nya di atas level 111 yen per dolar, yang disentuh bulan lalu. Franc Swiss, barometer risiko lain, juga tetap kuat di bawah level 1,16 per euro, tingkat yang dianggap terlalu kuat untuk kenyamanan bank sentral.

Terhadap sekeranjang mata uang, dolar beringsut menjauh dari posisi tertinggi satu tahun di dekat level 95,53 yang disentuh minggu lalu dan diperdagangkan di wilayah negatif pada hari ini di level 95,24.

Terhadap euro, dolar melemah setelah data menunjukkan inflasi di beberapa wilayah Jerman bertahan ini di atas tingkat target yang ditetapkan oleh Bank Sentral Eropa.

Mata uang tunggal diperdagangkan 0,2 persen lebih tinggi di level $ 1,1572 per dolar. Terhadap sterling, euro menyentuh level tertinggi dua bulan di level 88,40 pence.

Dolar Australia memantul sederhana setelah tergelincir pada hari sebelumnya pada ketegangan perdagangan AS-Cina. Aussie naik 0,2 persen ke level $ 0,7356 setelah menyentuh level dasar 1-1 / 2 tahun di level $ 0,7323 pada hari Rabu.

Mata uang tetap berada dalam perdagangan rangebound seiring sinyal yang variatif pada sengketa perdagangan antara Washington dan mitra dagangnya menjaga sentimen. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Pasca BOJ Menahan Suku Bunganya, Yen Naik terhadap Dolar
Thursday, 19 September 2019 15:17 WIB

Yen naik dari level terendah tujuh minggu terhadap dolar AS pada hari Kamis setelah Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneternya, setelah keputusan semalam Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga. Dolar turun 0,44% menjadi 107,95 yen pada pukul 02:32 pagi waktu timur AS (6:32 GMT) setelah ...

Dolar rally di tengah kehati-hatian terhadap prospek penurunan suku bunga Fed
Thursday, 19 September 2019 08:22 WIB

Dolar menguat pada hari Kamis setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, seperti yang diharapkan, tetapi ketuanya mengisyaratkan batasan yang lebih tinggi untuk penurunan suku bunga di masa depan. Greenback menyentuh level tertinggi tujuh minggu di 108,47 terhadap yen Je...

Sterling sedikit melemah dari tertinggi 6-minggu, BoE dalam fokus
Wednesday, 18 September 2019 15:51 WIB

Sterling sedikit melemah pada hari Rabu pasca naik ke tertingginya enam minggu di tengah harapan untuk kesepakatan akhir Brexit, sementara investor mengalihkan perhatian mereka pada pertemuan Bank of England pada hari Kamis. Pound turun 0,2% dalam perdagangan awal Eropa menjadi $ 1,2476, tetapi men...

Dolar menahan kenaikan seiring goncangan terhadap minyak mereda, fokus tertuju Fed
Wednesday, 18 September 2019 08:16 WIB

Dolar diperdagangkan mendekati level tertinggi tujuh minggu terhadap yen karena pasar minyak pulih dari guncangan terhadap penurunan pasokan, tetapi fokus utama tertuju pertemuan Federal Reserve AS nanti pada hari Rabu yang secara luas diperkirakan akan memberikan penurunan suku bunga. Mata uang ut...

Dolar Lebih Tinggi Jelang ZEW Jerman, Pertemuan The Fed
Tuesday, 17 September 2019 15:20 WIB

Dolar sebagian besar lebih tinggi pada awal perdagangan di Eropa Selasa, karena kekhawatiran lonjakan berkelanjutan dalam harga minyak serta konflik di Teluk Persia melemahkan aset berisiko menjelang pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve AS. Euro berada di $1,1012, dengan pasar mengawasi ind...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Berakhir Dengan Penurunan Baru (Review)
Friday, 20 September 2019 03:36 WIB Saham Hong Kong jatuh untuk hari keempat secara beruntun pada Kamis setelah Federal Reserve memangkas suku bunganya tetapi para pelaku pasar memperkirakan kemungkinan pengurangan lebih banyak tahun ini. Indeks Hang Seng merosot 1,07 persen, atau...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.