Sterling jatuh seiring pedagang pangkas posisi sebelum voting Brexit dan rapat BoE
Monday, 18 June 2018 17:06 WIB | CURRENCIES |poundSterling,Poundsterling

Pound jatuh pada hari Senin menyusul penguatan dolar, dengan pedagang enggan untuk membeli sterling menjelang pertemuan kebijakan Bank of England minggu ini dan satu lagi konfrontasi parlemen yang diharapkan atas rencana Brexit pemerintah.

Dengan sengketa perdagangan yang meningkat antara Amerika Serikat dan China menjaga pasar mata uang yang lebih luas mengambil sikap berhati-hati, dan sedikit rilis data ekonomi utama Inggris yang dijadwalkan untuk beberapa hari ke depan, para analis mengatakan pound diperkirakan akan tetap berada dalam kisaran sempit sebelum pertemuan bank sentral Kamis mendatang.

Upaya oleh Perdana Menteri Theresa May meyakinkan partainya untuk mendukung rencana Brexitnya akan terus membebani pound. Rencananya menghadapi penolakan oleh majelis tinggi parlemen pada hari Senin, yang mana membuat panggung untuk taruhan tinggi dan berpotensi mendestabilisasi konfrontasi dengan anggota parlemen pemberontak di akhir pekan.

Sterling turun 0,3 persen ke level $ 1,3234 versus dolar, tidak jauh dari posisi terendah tujuh bulan di level $ 1,3205 yang disentuh akhir bulan lalu.

Pound juga jatuh terhadap euro, kehilangan 0,2 persen ke level 87,56 pence. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar Tergelincir pada Ketidakpastian Perdagangan seiring Euro Naik
Friday, 24 May 2019 23:26 WIB

\Dolar AS tergelincir pada hari Jumat seiring para pedagang mengkaji dampak dari head-see perdagangan melihat pada greenback yang lebih kuat. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 97,593 pada pukul 10:14 Pagi waktu timur AS (1...

Pound Menuju Rekor Penurunan Beruntun vs Euro; Pernyataan Mei Ditunggu
Friday, 24 May 2019 16:14 WIB

Pound Inggris berada di jalur untuk mengambil rekor penurunan beruntun terhadap euro pada hari Jumat karena Perdana Menteri Inggris Theresa May tampaknya akan mengumumkan tanggal keberangkatannya setelah dua tahun mencoba untuk mendorong melalui kesepakatan Brexit. Meskipun tidak ada kejelasan tent...

Dolar stabil pasca turun dari tertinggi 2 tahun, tertekan rendahnya imbal hasil AS
Friday, 24 May 2019 09:12 WIB

Dolar bertahan stabil pada Jumat ini, setelah turun dari level tertinggi dua tahun pada imbal hasil AS yang lebih rendah di sesi sebelumnya ditengah kekhawatiran bahwa perang perdagangan dengan China akan merugikan ekonomi AS lebih dari yang diperkirakan sebelumnya. Greenback tidak tertolong oleh m...

Dolar AS Bertahan di level Tertinggi terhadap Data Tenaga Kerja Yang Kuat, Risalah The Fed
Thursday, 23 May 2019 23:29 WIB

Dolar AS mendekati level tertinggi 1 bulan pada Kamis seiring penurunan tak terduga dalam jumlah orang yang mengajukan untuk bantuan pengangguran pekan lalu membantu mempertahankan momentum. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, naik 0,1% menjad...

May Dipaksa Keluar, Pound Melemah
Thursday, 23 May 2019 15:22 WIB

Dolar menguat di seluruh perdagangan awal di Eropa Rabu, karena keluarnya Perdana Menteri Inggris Theresa May yang diperkirakan segera terjadi karena ketidakjelasan Brexit menekan pound dan membuat kemunduran yang buruk untuk pemilihan parlemen Eropa yang dimulai hari ini. Pada pukul 03:00 pagi ET ...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham HK Mengakhiri Pekan Dengan Catatan Positif (Review)
Saturday, 25 May 2019 03:23 WIB Saham ditutup pada hari Jumat dengan sedikit penguatan, mengakhiri pekan yang sulit tetapi investor tetap gelisah karena meningkatnya ketegangan antara China-AS. Indeks Hang Seng naik sebesar 0,32 persen, atau 86,80 poin, ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.