USD/JPY Memantul Dari Terendah Mingguan, Masih Merah Di Bawah Pertengahan 109,00
Friday, 8 June 2018 21:15 WIB | CURRENCIES |USD/JPY,

USD/JPY memperpanjang penurunannya dari SMA 200 hari yang sangat penting dan posisi terendah mingguan yang diperbarui dalam satu jam terakhir, meskipun cepat pulih beberapa pips sesudahnya.

Dengan latar belakang kekhawatiran yang berkembang dari perang perdagangan global penuh, investor berbalik berhati-hati menjelang KTT G-7 dan meningkatkan daya tarik safe haven Jepang Yen.

Keresahan pasar terlihat dari gejolak perdagangan global yang menghindari risiko dan mengikuti imbal hasil obligasi Treasury AS, yang terus memberikan tekanan ke bawah pada mata uang utama untuk sesi kedua berturut-turut.

Dengan sebagian besar pedagang mengabaikan data makro Jepang yang suram hari ini, kenaikan dalam permintaan Dolar AS juga tidak banyak memberi support dan menghentikan penurunan pasangan ke area support horizontal 109,20.

Tekanan jual sekarang tampaknya telah mereda sedikit di tengah rebound moderat di pasar ekuitas Eropa, dengan pasangan rebound sekitar 25-pips dari posisi terendah hingga saat ini diperdagangkan tepat di bawah pertengahan 109,00.

Dengan tidak adanya rilis data ekonomi utama, berita yang masuk dari pertemuan kunci G7 akan mempengaruhi sentimen risiko pasar yang lebih luas dan akhirnya memberikan dorongan baru pada hari perdagangan terakhir dalam seminggu. (knc)

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Pound Pulih Dari Tekanan Brexit; Rubel di Tertingginya 7 Bulan
Friday, 22 March 2019 17:04 WIB

Pound Inggris pulih dalam perdagangan awal di Eropa pada hari Jumat dari tekanan pada hari Kamis setelah Uni Eropa setuju untuk memperpanjangan hanya sebatas minimal batas waktu Brexit. Pada pukul 04:00 ET (0800 GMT), pasangan GBP / USD berada di 1,3144, setelah turun sebentar di bawah 1,31 pada ha...

Dolar AS melemah, Pengembangan Perdagangan China-AS dalam Sorotan
Friday, 22 March 2019 14:12 WIB

Dolar AS melamah pada hari Jumat di Asia karena para pedagang mencerna berita terbaru tentang perkembangan perdagangan Brexit dan China-AS. Indeks dolar AS yang menelusuri greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya turun 0,2% menjadi 95,803 pada pukul 12:45 siang waktu timur AS (04:45 GMT). ...

Sterling naik pada perpanjangan tenggat waktu Brexit, Dolar menahan kenaikan
Friday, 22 March 2019 08:29 WIB

Dolar sebagian besar menahan kenaikan sesi sebelumnya di awal perdagangan Asia pada hari Jumat, sementara sterling naik tipis di tengah berita bahwa Inggris dapat meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan Brexit pada tanggal yang sedikit lebih lambat. Terhadap sekumpulan rival mata uang utama, dolar...

Dolar Stabil Pasca Pernyataan Dovish The Fed; Kekhawatiran Brexit Tekan Sterling
Thursday, 21 March 2019 16:07 WIB

Dolar stabil Kamis pagi pasca penurunan tajam karena Federal Reserve membuat kebijakan untuk tidak menaikkan suku bunga lagi tahun ini - sebuah ayunan yang dapat menandakan akhir dari seluruh siklus pengetatan kebijakan. "Kekhawatiran The Fed terhadap jalur inflasi masa depan jelas lebih kuat dari ...

Dolar sedikit menguat; Fed Menunjukkan Tidak Ada Kenaikan Suku Bunga di 2019
Thursday, 21 March 2019 14:27 WIB

Dolar sedikit menguat pada hari Kamis di Asia, setelah jatuh pada hari sebelumnya, karena Federal Reserve AS mengejutkan pasar dengan mengumumkan tidak akan ada lagi kenaikan suku bunga pada 2019. The Fed menandai perlambatan pertumbuhan global dan domestik karena meninggalkan suku bunga acuan dala...

ANOTHER NEWS
Badan Meteorologi AS Hapus "Florence" dan "Michael" Sebagai Nama Badai
Friday, 22 March 2019 18:05 WIB Badai Florence dan Michael, yang menimbulkan kehancuran parah dan kematian di Amerika tahun lalu, tidak akan digunakan lagi sebagai nama badai. The National Oceanic & Atmospheric Administration pada Rabu (20/3) mengatakan untuk musim badai...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.