USD/JPY Pertahankan Kenaikan Dekat Level Puncak Sepekan, Di Atas Pertengahan 109
Monday, 4 June 2018 14:21 WIB | CURRENCIES |USD/JPY,

Pasangan USD/JPY naik lebih tinggi pada awal pekan perdagangan baru dan menyentuh tertinggi satu minggu selama sesi Asia, meskipun tidak memiliki tindak lanjut yang kuat.

Pasangan ini mengkonsolidasikan penguatan kuat Jumat yang dipimpin oleh data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan - laporan ketenagakerjaan bulanan dan IMP manufaktur ISM yang optimis, yang meningkatkan kepercayaan investor terhadap ekonomi AS dan meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga lainnya oleh the Fed pada pertemuan yang akan datang pada 13 Juni.

Ekspektasi pasar jelas terlihat dari tindak lanjut kenaikan yield obligasi Treasury AS dan tetap mendukung nada sedikit positif di sekitar pasangan ini.

Ditambah dengan peningkatan selera risiko, seperti yang digambarkan oleh kenaikan kecil di bursa ekuitas, terlihat membebani daya tarik safe haven Yen Jepang dan telah membantu pasangan ini untuk mempertahankan kenaikan harian sederhananya.

Namun, kembalinya kekhawatiran perang dagang global, di tengah ekspektasi tindakan pembalasan atas tarif/bea impor baja dan aluminium AS terbaru, mendorong beberapa aksi jual Dolar AS dan terus membatasi kenaikan lebih lanjut.

Dengan tidak adanya rilis ekonomi utama penggerak pasar, berita/perkembangan perdagangan akan mendorong sentimen di sekitar buck dan memengaruhi momentum USD/JPY hari ini.

Prospek teknis

Omkar Godbole, Analis dan Editor di FXStreet menulis, "pasangan ini mungkin akhirnya menciptakan pola head-and-shoulders dengan support neckline 108,15 jika pasangan ini gagal untuk menembus MA 200-hari dalam satu atau dua hari ke depan."

"Penutupan harian di bawah 108,15 akan mengkonfirmasi penembusan head-and-shoulders (perubahan tren bullish-ke-bearish) dan akan membuka kemungkinan ke 104,90 - target menurut metode ketinggian yang diukur)," tambahnya lebih lanjut.

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS

Dolar Pertahankan Gain seiring Pemulihan Aset Risiko Menahan Penurunan Imbal Hasil
Wednesday, 27 March 2019 07:59 WIB

Dolar mempertahankan kenaikan pada hari Rabu karena pemulihan selera aset risiko investor menahan penurunan dalam imbal hasil obligasi AS, yang jatuh ke posisi terendah 15-bulan minggu ini. Indeks dolar versus sekeranjang enam mata uang utama stabil di 96,765 setelah naik hampir 0,2 persen semalam....

Pound Inggris Menguat Setelah Parlemen Mengambil Alih Proses Brexit
Tuesday, 26 March 2019 23:37 WIB

Pound Inggris pada hari Selasa menguat terhadap rival utamanya saat Parlemen Inggris mengambil kendali atas proses Brexit pada Senin malam, memberikan tekanan baru kepada Perdana Menteri Theresa May yang diperangi. Dalam hasil lain yang cukup dekat, 329 anggota Parlemen memilih mendukung apa yang d...

Euro stabil seiring survei mengisyaratkan pemulihan ekonomi
Tuesday, 26 March 2019 18:58 WIB

Euro stabil pada hari Selasa setelah survei ekonomi menunjukkan tanda-tanda tentatif dari pemulihan ekonomi zona euro tetapi tanda-tanda peringatan dari pasar obligasi terus membuat investor bingung. Euro bertahan sekitar $ 1,13 dan analis mengatakan survei kepercayaan bisnis Jerman yang lebih kuat...

Sterling Terdorong Lebih Tinggi Pasca Anggota Parlemen Kontrol Brexit
Tuesday, 26 March 2019 15:22 WIB

Sterling kembali menjadi pusat perhatian utama pada Selasa pagi di Eropa setelah anggota parlemen Inggris memberikan suara pada Senin malam untuk mengambil kendali proses Brexit dari pemerintah Perdana Menteri Theresa May. Pada pukul 05:00 pagi waktu timur AS (09:00 GMT), Cable (foreign exchange) b...

Dolar Melambung vs Yen seiring Kekhawatiran Ekonomi Mereda, Saga Brexit Menguji Pound
Tuesday, 26 March 2019 08:34 WIB

Dolar rebound terhadap yen pada hari Selasa karena imbal hasil Treasury menarik kembali dari posisi terendah 15-bulan pasca ketenangan kembali ke pasar keuangan yang dicekam oleh kekhawatiran penurunan tajam dalam ekonomi global. Pound terjebak ke kisaran sempit dengan anggota parlemen Inggris dija...

ANOTHER NEWS
Indeks Nikkei Turun terkait Pasar Terbebani Ex-Dividend Perusahaan
Wednesday, 27 March 2019 10:11 WIB Indeks Nikkei Jepang turun pada hari Rabu pagi karena ex-dividen perusahaan membuat pasar perdagangan tertekan, sementara stabilitas dalam imbal hasil A.S. mendukung penurunan. Perusahaan-perusahaan yang tahun-tahun bisnisnya berakhir pada Maret...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.