Dolar AS bergerak ke level 6 bulan tertinggi versus euro
Tuesday, 29 May 2018 19:20 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Yen EuroDolar ASSwissFrancPoundsterling

Dolar memperlihatkan ototnya terhadap euro pada hari Selasa, seiring gejolak politik di Italia dan Spanyol mengirim mata uang bersama menyelam ke posisi terendah multi-bulan.

Indeks Dollar AS, yang mengukur unit AS terhadap setengah lusin mata uang, naik 0,7% menjadi 94,796, dan Indeks Dolar WSJ, yang mengukur kinerja uang terhadap 16 saingan, meningkat 0,3% menjadi 87,61.

Euro jatuh ke level $ 1,1547, dan menyentuh level terendah intraday di level $ 1,1510, pergerakan yang mendorong mata uang bersama ini berada di bawah $ 1,16 untuk pertama kalinya sejak 9 November, menurut data FactSet. Euro diperdagangkan di level $ 1,1625 pada akhir Senin di New York, dan telah turun lebih dari 4% bulan ini.

Tetapi terhadap yen Jepang, dolar jatuh ke level ¥ 108,84 dari ¥ 109,42 pada akhir Senin. Franc Swiss turun terhadap greenback, dengan dolar dibeli di level 0,9968 dibandingkan 0,9936.

Pound Inggris berada di level $ 1,3245, melemah dari level $ 1,3312.

Politik benua Eropa menjadi pusat perhatian di pasar keuangan Selasa, dengan investor di AS dan Inggris kembali ke pasar setelah hari libur publik pada hari Senin. (sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Pound di Terendahnya 5-setengah Bulan Rendah Terkait Johnson, Aussie Lemah
Tuesday, 18 June 2019 08:23 WIB

Pound Inggris pada Selasa mendekam di dekat level terendah tahun ini di tengah kekhawatiran yang meningkat terkait Boris Johnson, calon terdepan untuk menggantikan Perdana Menteri Inggris Theresa May, dapat menempatkan Inggris di jalur menuju Brexit yang tidak ditakuti. Dolar Australia juga berada ...

Dolar AS Turun seiring merosotnya aktivitas Manufaktur New York
Monday, 17 June 2019 23:16 WIB

Dolar AS turun pada hari Senin setelah aktivitas manufaktur di wilayah New York jatuh ke level terendah dua setengah tahun pada Juni, sementara mata uang lainnya tetap bertahan dari serangkaian pertemuan bank sentral. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata u...

Dolar Mencapai Dua Minggu Tertinggi Seiring Investor Bersiap untuk Rapat The Fed
Monday, 17 June 2019 15:40 WIB

Dolar AS naik ke level dua minggu tertinggi pada hari Senin setelah data ekonomi yang kuat pekan lalu membuat investor menilai kembali apakah Federal Reserve akan terdengar dovish seperti yang diharapkan pada pertemuan kebijakan moneter minggu ini. Pasar mata uang yang lebih luas sepi, karena para ...

USD/JPY: Tokyo Dibuka Menyambut Risiko Di Tengah Perdagangan Yang Sepi
Monday, 17 June 2019 07:52 WIB

USD/JPY diperdagangkan sedikit positif ke 108,60 pada saat pasar Tokyo buka pada hari Senin. Meskipun kurangnya perkembangan baru mengenai pergolakan perdagangan AS-China dan tidak adanya data utama yang membatasi pergerakan pasar pada awal minggu ini, mundurnya Dolar AS (USD) menyenangkan penjual ...

Sterling berada di jalur untuk penurunan minggu keenam terhadap euro
Friday, 14 June 2019 15:44 WIB

Pound Inggris melemah lagi pada Jumat seiring investor memangkas posisi mereka pasca Brexiteer Boris Johnson bergerak semakin dekat untuk menjadi perdana menteri berikutnya, menempatkan sterling di jalur untuk penurunan 6-minggu beruntun terhadap euro. Sterling telah jatuh dalam beberapa pekan tera...

ANOTHER NEWS
Investor Menantikan Pertemuan The Fed, Nikkei Turun Pada Sesi Break
Tuesday, 18 June 2019 10:31 WIB Nikkei Jepang bergerak lebih rendah dalam perdagangan berombak pada hari Selasa, tetapi sebagian besar investor tetap berhati-hati menjelang keputusan kebijakan bank sentral AS di akhir pekan ini. Rata-rata saham Nikkei turun 0,3% menjadi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.