Euro tergelincir pada risiko politik Italia dan kenaikan imbal hasil obligasi AS
Thursday, 17 May 2018 15:28 WIB | CURRENCIES | Euro

Euro melayang di dekat posisi terendah lima bulan pada hari Kamis seiring para investor cemas tentang tuntutan partai-partai kerakyatan Italia dan seiring kenaikan baru dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mendukung permintaan untuk dolar.

Euro bergerak mendekati level $ 1,18, berada di level $ 1,1795 dan turun 0,1 persen pada hari ini, sedikit di atas level 1,7863 yang merupakan level rendah pada 2018 yang disentuh pada hari Rabu.

Euro telah merosot lebih dari 1,24 pada bulan April setelah reli kuat dolar di mana investor telah bertaruh bahwa suku bunga AS akan perlu naik lebih lanjut untuk mengekang inflasi sementara bank sentral lainnya menunda pengetatan.

Itu telah memaksa investor dengan posisi besar terhadap dolar, yang telah diprediksi akan jatuh pada 2018, untuk berburu-buru menutup posisi mereka sehingga mendorong greenback lebih tinggi.

Beberapa analis mengatakan pasar masih senang dengan kemungkinan kenaikan dolar.

Indeks dolar berada di posisi 93,373 di bawah tinggi level tertinggi 2018.

Imbal hasil Treasury AS melanjutkan reli baru-baru ini dengan imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun menyentuh 3,12 persen, tingkat tertinggi sejak 2011.

Dolar naik 0,2% ke level 110,575 yen, tertinggi sejak Januari.

Dolar Australia bertambah 0,2 persen ke level $ 0,7529 setelah naik 0,6 persen semalam, didukung oleh kenaikan harga komoditas seperti tembaga. Mata uang terkait komoditas lainnya seperti dolar Kanada juga naik. (sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar flat jelang pertemuan Fed; fokus pada outlook
Wednesday, 26 September 2018 15:36 WIB

Dolar flat pada hari Rabu sebelum kenaikan suku bunga Federal Reserve yang diharapkan oleh investor yang masih terganggu oleh perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Mata uang AS tergelincir terhadap yen Jepang, dolar Australia, dan dolar Selandia Baru. Indeks dolar, yang mengukur mata uan...

Dolar AS berada pada kisaran ketat jelang keputusan FOMC
Wednesday, 26 September 2018 09:14 WIB

Dolar sebagian besar terjebak pada kisaran ketat hari Rabu seiring investor menunggu isyarat kebijakan dari Federal Reserve, yang secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga di kemudian hari, dan seiring sengketa perdagangan Sino-AS mengurangi permintaan untuk aset berisiko. Investor juga me...

Euro bergejolak meski ada komentar inflasi Draghi
Tuesday, 25 September 2018 16:32 WIB

Euro berjuang pada Selasa ini meskipun komentar Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengenai inflasi "relatif kuat" di sesi sebelumnya, sementara dolar berhenti sebelum pertemuan kebijakan Federal Reserve AS. Euro menyentuh tertinggi 3-1/2 bulan pada hari Senin setelah Draghi menyatakan keyaki...

Yen Sentuh Level Dua Bulan Terendah pada Divergensi Kebijakan
Tuesday, 25 September 2018 10:50 WIB

Yen turun ke level terendah dua bulan terhadap dolar seiring kenaikan suku bunga Federal Reserve yang membayangi minggu ini kontras dengan keengganan Bank of Japan untuk mengurangi stimulus. Mata uang Jepang menuju hari keempat penurunan, sementara Indeks Spot Dollar Bloomberg naik lebih tinggi ber...

Dolar AS menguat vs yen jelang Fed; isu perdagangan kurangi risk appetite
Tuesday, 25 September 2018 09:16 WIB

Dolar sebagian besar stabil terhadap mata uang utama lainnya hari Selasa seiring investor menunggu petunjuk kebijakan dari Federal Reserve AS, yang secara luas diperkirakan akan menaikkan suku minggu ini, dengan pasar keuangan cemas atas sengketa perdagangan Sino-AS yang kembali memanas. Pasar di s...

ANOTHER NEWS
Indeks berjangka AS naik jelang keputusan suku bunga The Fed
Wednesday, 26 September 2018 16:17 WIB Indeks saham AS berjangka mencatat sedikit kenaikan jelang pembukaan hari Rabu. Sekitar jam 4:45 pagi waktu timur amerika, indeks berjangka Dow naik 43 poin, ini menunjukkan pembukaan positif dari 45,79 poin. Kontrak pada S & P 500 menunjukkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.