Euro belum terpengaruh Italia, dolar AS dekati lima bulan tertinggi
Wednesday, 16 May 2018 15:39 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Yen EuroDolar ASAussiepound

Euro mengabaikan laporan bahwa kemungkinan pemerintah Italia di masa depan akan meminta pengampunan utang dari Bank Sentral Eropa sementara dolar bertahan di dekat level tertinggi lima bulan pada hari Rabu dibantu oleh gain jangka panjang yield Treasury AS.

Euro naik 0,1 persen ke level $ 1,1853 setelah menyentuh level $ 1,1815, posisi terlemah sejak akhir Desember.

Indeks dolar versus sekeranjang enam mata uang utama berdiri di level 93.240 setelah rally ke level 93.457 semalam, tingkat tertinggi sejak 22 Desember. Itu 0,03 persen lebih rendah dari level hari Selasa.

Mata uang AS telah gain sejak pertengahan April dan mencakar balik sebagian besar kerugian 2018 nya setelah penilaian ulang jalur kebijakan moneter AS versus negara lain.

Pergerakan oleh China dan Amerika Serikat untuk menghindari perang dagang besar-besaran telah memungkinkan investor untuk fokus pada gain yield yang dinikmati Amerika Serikat di atas negara lain.

Rally dolar terhenti minggu lalu setelah data inflasi AS bulan April yang lebih lemah dari perkiraan tetapi terangkat pada hari Selasa ketika jumlah belanja konsumen AS yang kuat mengirim yield Treasury 10-tahun melonjak ke puncak tujuh tahun tertingi di 3,095 persen.

Swiss franc memperpanjang kenaikannya terhadap euro pada hari Rabu dan naik 0,2 persen ke level 1,1838 franc.

Dolar Australia bertambah 0,3 persen ke level $ 0,7491 setelah meluncur 0,7 persen semalam.

Pound melemah ke level $ 1,3501 setelah tergelincir ke $ 1,3452 pada hari Selasa, terendah sejak 29 Desember. (sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

AUD/JPY Tidak Terpengaruh Oleh Risalah RBA, Tetap Pada Bid di Sekitar 76,00
Tuesday, 16 July 2019 09:10 WIB

Terlepas berita acara pertemuan kebijakan moneter terbaru Reserve Bank of Australia (RBA) yang menyoroti kesiapan bank sentral untuk bertindak "jika diperlukan", AUD/JPY tetap menguat di sekitar 76,00 pagi ini. Dalam berita acara rapat kebijakan moneter untuk keputusan 02 Juli, RBA gagal untuk mena...

Dollar AS Stabil; Dolar Australia Naik Seiring Menguatnya Data Ekoniomi China
Monday, 15 July 2019 15:17 WIB

Dolar AS sedikit berubah pada hari Senin seiring ekspektasi untuk penurunan suku bunga Federal Reserve terus membebani. Indeks dolar AS yang menelusuri greenback sedikit berubah pada 96,472 pada pukul 1:08 pagi waktu timur AS (05:08 GMT). Ketua Fed Jerome Powell dan Presiden Fed Chicago Charles Ev...

EUR/USD Dalam Fase Konsolidasi Bullish Di Sekitar 1,1270
Monday, 15 July 2019 11:50 WIB

Pasangan EUR/USD terus mengkonsolidasikan rebound hari Jumat dari dekat wilayah 1,1240, karena bearish menjaga penghalang 1,1275 di tengah rebound dolar AS setelah penurunan pekan lalu. Sejauh Senin ini, dolar AS terlihat memperpanjang pemulihan hangat dari terendah lima hari 96,72 di tengah kenaik...

AUD/USD Melonjak Ke Level Tertinggi 10 Hari Setelah Data China
Monday, 15 July 2019 09:24 WIB

Dengan data ekonomi utama China mencatat waktu lebih baik dari perkiraan, AUD/USD melonjak ke level tertinggi awal bulan sementara diperdagangkan di dekat 0,7022 pada Senin pagi. Bulan Juni, Penjualan Ritel dan Produksi Industri China menghapus ekspektasi 8,3% dan 5,2% untuk angka tahunan sementara...

Dolar AS Jatuh Pada Berlanjutnya Momentum Yang Didorong Oleh Fed
Friday, 12 July 2019 15:28 WIB

Dolar AS melanjutkan penurunan yang dibuat di awal pekan ini karena berlanjutnya momentum yang didorong oleh Fed. Indeks dolar AS yang menelusuri greenback terhadap sekumpulan mata uang lainnya tergelincir 0,1% menjadi 96,532 pada 01:10 pagi waktu timur AS (05:10 GMT). Data dari Departemen Tenaga ...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong Dibuka Sedikit Lebih Tinggi Pada Hari Selasa
Tuesday, 16 July 2019 09:39 WIB Bursa saham Hong Kong dibuka sedikit lebih tinggi pada hari Selasa, membangun kenaikan empat hari dan melacak rekor penutupan lainnya di Wall Street, dengan investor menunggu dimulainya musim pendapatan. Indeks Hang Seng naik tipis 0,10 persen,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.