Dolar AS menjauh dari level tertinggi 2018 terkait data inflasi AS
Friday, 11 May 2018 08:12 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Yen EuroDolar ASDolar Australia,Poundsterling

Dolar tergelincir dari level tertinggi 4-1 / 2 bulan terhadap sekeranjang mata uang utama pada hari Jumat setelah data inflasi yang di bawah perkiraan, mendorong pedagang untuk mengurangi taruhan kenaikan suku bunga AS lebih cepat.

Harga konsumen AS naik kurang dari yang diperkirakan pada bulan April, yang mana akan mendukung kenaikan suku bunga Federal Reserve secara bertahap, bukannya lebih agresif.

CPI inti, yang menghapus komponen makanan dan energi yang bervolatil, naik 0,1 persen dari bulan sebelumnya, dibandingkan dengan perkiraan median ekonominya sebesar 0,2 persen.

Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama berada di posisi 92,71, tergelincir dari posisi tertinggi 4-1 / 2-bulan Rabu di 93,42.

Euro melonjak kembali ke level $ 1,1918, dari level terendah hari Rabu 4-1 / 2-bulan di level $ 1,1823

Terhadap yen, mata uang umum naik ke level 130,38 yen, memperpanjang pemulihan dari posisi terendah enam minggu di level 129,24 yen yang dijejaki pada hari Selasa.

Dolar melemah ke level 109,40 yen dari level tertinggi Kamis di 110,02 yen dan menjauh dari level tiga bulan 110,05 yen yang disentuh pada 2 Mei lalu.

Dolar Australia, yang telah terpukul oleh hilangnya status lama sebagai mata uang dengan yield tertinggi di negara maju karena suku bunga AS telah naik, bangkit kembali ke level $ 0,7526 dari level terendah 11 bulan di $ 0,7413.

Pound Inggris kurang beruntung, jatuh ke level $ 1,3460 pada hari Kamis, level terendah dalam empat bulan, setelah Bank of England mengurangi pertumbuhan dan prospek inflasi untuk 2018 dan 2019 sementara mempertahankan suku tetap seperti yang diharapkan. Terakhir, sterling diperdagangkan di level $ 1,3518. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar AS Turun seiring merosotnya aktivitas Manufaktur New York
Monday, 17 June 2019 23:16 WIB

Dolar AS turun pada hari Senin setelah aktivitas manufaktur di wilayah New York jatuh ke level terendah dua setengah tahun pada Juni, sementara mata uang lainnya tetap bertahan dari serangkaian pertemuan bank sentral. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata u...

Dolar Mencapai Dua Minggu Tertinggi Seiring Investor Bersiap untuk Rapat The Fed
Monday, 17 June 2019 15:40 WIB

Dolar AS naik ke level dua minggu tertinggi pada hari Senin setelah data ekonomi yang kuat pekan lalu membuat investor menilai kembali apakah Federal Reserve akan terdengar dovish seperti yang diharapkan pada pertemuan kebijakan moneter minggu ini. Pasar mata uang yang lebih luas sepi, karena para ...

USD/JPY: Tokyo Dibuka Menyambut Risiko Di Tengah Perdagangan Yang Sepi
Monday, 17 June 2019 07:52 WIB

USD/JPY diperdagangkan sedikit positif ke 108,60 pada saat pasar Tokyo buka pada hari Senin. Meskipun kurangnya perkembangan baru mengenai pergolakan perdagangan AS-China dan tidak adanya data utama yang membatasi pergerakan pasar pada awal minggu ini, mundurnya Dolar AS (USD) menyenangkan penjual ...

Sterling berada di jalur untuk penurunan minggu keenam terhadap euro
Friday, 14 June 2019 15:44 WIB

Pound Inggris melemah lagi pada Jumat seiring investor memangkas posisi mereka pasca Brexiteer Boris Johnson bergerak semakin dekat untuk menjadi perdana menteri berikutnya, menempatkan sterling di jalur untuk penurunan 6-minggu beruntun terhadap euro. Sterling telah jatuh dalam beberapa pekan tera...

Dolar Menuju Kenaikan Mingguan Menjelang Pertemuan The Fed
Friday, 14 June 2019 08:39 WIB

Dolar tetap stabil di awal Asia pada hari Jumat, dan ditetapkan untuk menunjukkan kenaikan mingguan seiring fokus investor beralih ke pertemuan Federal Reserve minggu depan sebagai isyarat kemungkinan pemotongan suku bunga sehubungan dengan meningkatnya risiko perdagangan dan pertumbuhan global. In...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Ditutup Naik setelah Penundaan RUU Ekstradisi (review)
Tuesday, 18 June 2019 03:49 WIB Saham-saham Hong Kong ditutup menguat pada Senin ini karena investor menyambut keputusan pemerintah kota untuk menunda rencana undang-undang ekstradisi yang kontroversial. Indeks Hang Seng naik 0,45 persen, atau 122,00 poin, ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.