Dolar menguat tiga setengah bulan pasca turunnya Obligasi 10 tahun AS
Monday, 30 April 2018 08:38 WIB | CURRENCIES |Dolar Euro obligasiPoundsterling

Dolar bertahan stabil terhadap sekumpulan mata uang pada hari Senin, setelah turun dari level tertinggi 3-1/2 bulan akhir pekan lalu, tertekan oleh penurunan imbal hasil obligasi 10 tahun AS.

Indeks dolar terhadap sekumpulan enam mata uang utama berada di level 91,519, stabil pada hari ini tetapi turun dari level tertinggi hari Jumat di 91.986, yang merupakan level terkuatnya sejak 11 Januari.

Indeks dolar telah naik lebih dari 1,3% pekan lalu untuk kenaikan mingguan terbesarnya dalam lebih dari dua bulan, setelah imbal hasol 10 tahun AS naik di atas ambang kunci psikologis 3,0% hingga tertinggi empat tahun.

Euro bertahan stabil pada $ 1,2130, setelah pulih dari terendah 3-1 / 2-bulan $ 1,2055 yang dicatat pada hari Jumat.

Sterling melemah 0,1% menjadi $ 1,3775, terlihat goyah setelah turun 0,9% pada hari Jumat untuk penurunan sehari terbesar dalam sekitar dua bulan.

Pound Inggris telah mencatat terendah hampir dua bulan $ 1,3748 pada hari Jumat setelah ekonomi Inggris melesu jauh lebih dari yang diperkirakan pada kuartal pertama 2018, yang memangkas ekspektasi Bank of England akan menaikkan suku bunganya pada bulan Mei.(yds)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar di Dekat Level Tertingginya 2 Minggu Jelang Keputusan The Fed ; Suport dari ECB
Wednesday, 19 June 2019 09:12 WIB

Dolar bertahan di dekat level tertingginya dua minggu pada hari Rabu menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve yang diawasi ketat di kemudian hari, didukung oleh Bank Sentral Eropa yang secara mengejutkan bernada dovish dan data ekonomi zona euro yang bearish. Indeks dolar versus sekelompok ena...

Euro Turun, Dolar Naik Seiring Tekanan Trump Pada Fed Untuk Pangkas Suku Bunga
Tuesday, 18 June 2019 23:11 WIB

Euro melemah terhadap dolar AS pada hari Selasa, karena Presiden AS Donald Trump terus memberikan tekanan pada Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga dengan mengkritik Bank Sentral Eropa. EUR / USD tergelincir 0,3% menjadi 1,1185 pada 11:04 pagi waktu timur AS (15:04 GMT), sedangkan indeks dol...

Tidak ada kesepakatan Brexit mengirim pound ke level terendah 5-bulan vs euro
Tuesday, 18 June 2019 15:45 WIB

Tanda-tanda bahwa arch-Brexiteer Boris Johnson mungkin selangkah lebih dekat untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya mengirim pound jatuh ke level terendah lima bulan versus euro pada hari Selasa karena investor khawatir tentang risiko keluar dengan susah payah dari Uni Eropa. Pound meroso...

Risalah RBA Mensinyalir Pelonggaran Lebih Lanjut, Aussie Melemah
Tuesday, 18 June 2019 12:54 WIB

Dolar Australia melemah ke level terendahnya lima bulan setelah risalah dari pertemuan kebijakan terbaru bank sentral menunjukkan kemungkinan akan menurunkan suku bunga lagi. AUD / USD turun untuk hari kelima, kehilangan sebanyak 0,3% menjadi 0,6833 "Para anggota sepakat bahwa hal tersebut lebih m...

Pound di Terendahnya 5-setengah Bulan Rendah Terkait Johnson, Aussie Lemah
Tuesday, 18 June 2019 08:23 WIB

Pound Inggris pada Selasa mendekam di dekat level terendah tahun ini di tengah kekhawatiran yang meningkat terkait Boris Johnson, calon terdepan untuk menggantikan Perdana Menteri Inggris Theresa May, dapat menempatkan Inggris di jalur menuju Brexit yang tidak ditakuti. Dolar Australia juga berada ...

ANOTHER NEWS
OPEC + Mendekati Kesepakatan untuk Tanggal Pertemuan Berikut, Minyak Pertahankan Gain
Wednesday, 19 June 2019 10:49 WIB Minyak mempertahankan kenaikan terbesar dalam lebih dari lima bulan karena OPEC dan sekutunya bergerak mendekati penetapan tanggal untuk pertemuan berikutnya dan karena AS dan China mengisyaratkan pembicaraan perdagangan akan dilanjutkan setelah...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.