Sterling perpanjang penurunan setelah Carney mengisyaratkan kenaikan suku bunga BoE
Friday, 20 April 2018 16:15 WIB | CURRENCIES | EuroBOESterling,

Sterling turun 0,3 persen lagi ke level terendah dua pekan pada hari Jumat setelah Gubernur Bank of England Mark Carney mengisyaratkan bahwa bank sentral mungkin tidak terburu-buru menaikkan suku bunga pada bulan Mei karena data ekonomi "mixed".

Investor pekan ini menaikkan pound, salah satu mata uang utama berkinerja terbaik pada 2018, ke level tertinggi sejak referendum Brexit pada Juni 2016, sebagian karena meningkatnya ekspektasi BoE akan menaikkan suku bunga bulan depan untuk mengekang inflasi.

Tetapi angka pertumbuhan upah dan data inflasi yang lebih lemah dari yang diperkirakan minggu ini mendorong Carney untuk mengatakan kepada BBC pada hari Kamis bahwa kenaikan suku bunga masih jauh dari pasti dan bahwa ada pertemuan BoE lainnya di akhir tahun.

Pound jatuh ke level terendahnya di $ 1,4037 GBP = D3, terendah sejak 6 April. Pada hari Kamis, sterling merosot mendekati 1 persen dan mata uang Inggris sekarang turun 1,35 persen untuk minggu ini.

Terhadap euro, sterling datar pada hari Jumat di 87,72 sen per euro GBPEUR = D3.

Pound secara luas diperkirakan akan berkinerja baik pada bulan April, ketika kenaikan musiman arus modal masuk ke Inggris dari perusahaan asing yang membayar dividen pemegang saham Inggris sebelumnya telah meningkatkan sterling selama sebulan. (arl)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Euro Turun, Dolar Naik Seiring Tekanan Trump Pada Fed Untuk Pangkas Suku Bunga
Tuesday, 18 June 2019 23:11 WIB

Euro melemah terhadap dolar AS pada hari Selasa, karena Presiden AS Donald Trump terus memberikan tekanan pada Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga dengan mengkritik Bank Sentral Eropa. EUR / USD tergelincir 0,3% menjadi 1,1185 pada 11:04 pagi waktu timur AS (15:04 GMT), sedangkan indeks dol...

Tidak ada kesepakatan Brexit mengirim pound ke level terendah 5-bulan vs euro
Tuesday, 18 June 2019 15:45 WIB

Tanda-tanda bahwa arch-Brexiteer Boris Johnson mungkin selangkah lebih dekat untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya mengirim pound jatuh ke level terendah lima bulan versus euro pada hari Selasa karena investor khawatir tentang risiko keluar dengan susah payah dari Uni Eropa. Pound meroso...

Risalah RBA Mensinyalir Pelonggaran Lebih Lanjut, Aussie Melemah
Tuesday, 18 June 2019 12:54 WIB

Dolar Australia melemah ke level terendahnya lima bulan setelah risalah dari pertemuan kebijakan terbaru bank sentral menunjukkan kemungkinan akan menurunkan suku bunga lagi. AUD / USD turun untuk hari kelima, kehilangan sebanyak 0,3% menjadi 0,6833 "Para anggota sepakat bahwa hal tersebut lebih m...

Pound di Terendahnya 5-setengah Bulan Rendah Terkait Johnson, Aussie Lemah
Tuesday, 18 June 2019 08:23 WIB

Pound Inggris pada Selasa mendekam di dekat level terendah tahun ini di tengah kekhawatiran yang meningkat terkait Boris Johnson, calon terdepan untuk menggantikan Perdana Menteri Inggris Theresa May, dapat menempatkan Inggris di jalur menuju Brexit yang tidak ditakuti. Dolar Australia juga berada ...

Dolar AS Turun seiring merosotnya aktivitas Manufaktur New York
Monday, 17 June 2019 23:16 WIB

Dolar AS turun pada hari Senin setelah aktivitas manufaktur di wilayah New York jatuh ke level terendah dua setengah tahun pada Juni, sementara mata uang lainnya tetap bertahan dari serangkaian pertemuan bank sentral. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata u...

ANOTHER NEWS
Minyak AS menandai penyelesaian tertinggi dalam lebih dari sepekan
Wednesday, 19 June 2019 01:53 WIB Minyak berjangka AS mencatat reli pada Selasa karena cuitan dari Presiden Donald Trump mengisyaratkan kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China, sehingga menekan kekhawatiran pasar tentang potensi perlambatan permintaan energi. Berita tersbut...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.