Sterling naik meski intervensi Suriah seiring investor berfokus ke data ekonomi
Monday, 16 April 2018 15:52 WIB | CURRENCIES |poundSterling,Poundsterling

Pound menguat pada hari Senin meskipun intervensi militer Inggris di Suriah, seiring investor berfokus pada data yang dapat membantu menopang ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan Mei.

Inggris menyerang Suriah dengan rudal jelajah pada Sabtu dalam serangan bersama sekutu Barat, yang menargetkan fasilitas senjata kimia Suriah. Namun aksi militer itu tampaknya tidak merusak selera risiko karena imbal hasil obligasi naik dan dolar jatuh.

Sterling pada hari Senin naik 0,1 persen ke level $ 1,4250, melanjutkan reli dua minggu terhadap dolar yang pada hari Jumat membuat pound melampaui level tinggi pasca referendum -Brexit terbaru.

Data tentang pengangguran Inggris, upah dan angka inflasi akan dirilis minggu ini.

Pasar mengharapkan Bank of England menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan depan seiring mereka mencoba untuk mengekang inflasi dan dengan risiko terkait Brexit telah mereda untuk saat ini dan data upah masih menunjuk pergerakan ke atas.

Terhadap euro, sterling melemah 0,1% ke level 86,69 pence per euro, tetapi tetap berada di level tertinggi terhadap mata uang tunggal itu sejak akhir Mei 2017. (sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Yen Pertahankan Penurunan 2-Harinya, Menanti Penjualan Obligasi 20 Tahun
Thursday, 18 October 2018 07:19 WIB

Yen mempertahankan dua hari kerugiannya setelah Departemen Keuangan AS berhenti menyatakan China adalah manipulator mata uang dalam laporan semi-tahunannya mengenai tingkat suku bunga, mengurangi kekhawatiran atas potensi eskalasi perang dagang. Investor obligasi Jepang akan fokus pada penjualan uta...

Gain dolar AS bertahan seiring Fed indikasikan kenaikan suku bunga lebih lanjut
Thursday, 18 October 2018 03:27 WIB

Dolar AS mempertahankan gainnya seiring menit dari pertemuan September Federal Reserve menggarisbawahi ekspektasi bank sentral untuk melanjutkan pada jalur kenaikan suku bunga bertahap. Mayoritas Komite Pasar Terbuka Fed percaya bahwa suku bunga harus naik sampai ekonomi melambat seiring meningkatn...

Sterling Melemah Setelah Data Inflasi Turun Lebih Dari Perkiraan
Wednesday, 17 October 2018 16:41 WIB

Pound Inggris melemah pada hari Rabu setelah data inflasi turun lebih dari yang diharapkan pada bulan September, mengurangi tekanan pada konsumen, yang juga melihat naiknya pertumbuhan upah bagi pekerja dalam satu dekade menurut data lainnya. Angka kenaikan upah yang lebih baik dari perkiraan pada ...

Dolar Sedikit Berubah, Yen Melemah seiring Peningkatan Sentimen Risiko
Wednesday, 17 October 2018 09:37 WIB

Dolar sedikit berubah terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Rabu tetapi membuat keuntungan terhadap yen terkait pendapatan Wall Street yang optimis mengubah sentimen global menjauh dari aset safe haven. Tiga indeks utama Wall Street masing-masing naik lebih dari dua persen karena blue-c...

Sterling Menguat setelah Data Tenaga Kerja Dirilis, Tapi KTT Uni Eropa Membatasi Gain
Tuesday, 16 October 2018 16:31 WIB

Pound naik di atas $ 1,32 pada hari Selasa setelah data tenaga kerja di rilis mengalahkan ekspektasi, tetapi investor menyatakan keraguan bahwa kesepakatan Brexit akan tercapai pada KTT Uni Eropa minggu ini akan membatasi kenaikan mata uang. Kurang dari enam bulan sebelum Brexit, para perunding dar...

ANOTHER NEWS
Nikkei Jatuh Pada Sesi Break Terkait Risalah Hawkish dari The Fed
Thursday, 18 October 2018 10:24 WIB Nikkei Jepang jatuh pada hari Kamis dalam perdagangan yang berombak, karena risalah hawkish dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS yang menekan sentimen global dan penurunan mengejutkan dalam ekspor membebani produsen...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.