Dolar AS menguat vs. yen; melemah terhadap rival lainnya
Friday, 13 April 2018 22:09 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Yen EuroDolar ASDolar Australia,Poundsterling

Dolar menguat terhadap mata uang haven pada hari Jumat, termasuk menyentuh level enam minggu tertinggi terhadap yen Jepang, seiring kekhawatiran intervensi militer yang mungkin terjadi di Suriah mereda dan antisipasi untuk solidnya laporan pendapatan perusahaan AS.

Dolar diperdangkan variatif terhadap saingan utama lainnya, namun, Indeks dolar turun tipis pada hari ini dan di jalur untuk penurunan sekitar 0,5% untuk minggu ini.

Dolar naik pada hari Kamis untuk pertama kalinya dalam lima hari, mengindikasikan bahwa risk appetite telah kembali setelah pekan pelarian ke mata uang haven, termasuk yen dan franc Swiss seiring kembali memanasnya hubungan perdagangan AS-China dan potensi serangan rudal yang dipimpin AS ke Suriah, negara yang didukung Rusia menggolakkan di pasar keuangan.

Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang terhadap enam saingannya, turun kurang dari 0,1% menjadi 89,688, kembali ke wilayah negatif setelah pada hari Kamis siang menghentikan penuruan empat sesinya. Indeks WSJ U.S. Dollar lebih luas, yang termasuk mata uang negara berkembang, turun 0,1% pada 83,71.

Dolar naik terhadap yen Jepang, berada di level ¥ 107,59 dibandingkan dengan ¥ 107,32 pada hari Kamis.

Swiss franc, mata uang safe-haven lainnya, melemah ke level 0,9614 per dolar dibandingkan dengan 0,9622 pada Kamis malam.

Euro sedikit menguat ke level $ 1,2337 dari $ 1,2327 pada Kamis malam di New York.

Pound Inggris, sementara itu, naik lebih tinggi ke level $ 1,4283 dibandingkan dengan $ 1,4227 pada hari Kamis, diperdagangkan di level tertingginya sejak awal Februari.

Di tempat lain, dolar Australia, yang sensitif terhadap berbagai sentimen, naik ke level US $ 0,7801 dari US $ 0,7754 pada hari Kamis. (Sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Sterling berada di jalur untuk penurunan minggu keenam terhadap euro
Friday, 14 June 2019 15:44 WIB

Pound Inggris melemah lagi pada Jumat seiring investor memangkas posisi mereka pasca Brexiteer Boris Johnson bergerak semakin dekat untuk menjadi perdana menteri berikutnya, menempatkan sterling di jalur untuk penurunan 6-minggu beruntun terhadap euro. Sterling telah jatuh dalam beberapa pekan tera...

Dolar Menuju Kenaikan Mingguan Menjelang Pertemuan The Fed
Friday, 14 June 2019 08:39 WIB

Dolar tetap stabil di awal Asia pada hari Jumat, dan ditetapkan untuk menunjukkan kenaikan mingguan seiring fokus investor beralih ke pertemuan Federal Reserve minggu depan sebagai isyarat kemungkinan pemotongan suku bunga sehubungan dengan meningkatnya risiko perdagangan dan pertumbuhan global. In...

Yen menguat seiring memudarnya sentimen, data pekerjaan melukai Dolar Aussie
Thursday, 13 June 2019 15:14 WIB

Yen menguat pada hari Kamis karena memudarnya harapan terhadap kesepakatan perdagangan AS-China pada pertemuan G20 bulan ini dan protes jalanan besar-besaran di Hong Kong mendorong investor beralih ke aset safe-haven. Yen mendekati tertinggi satu minggu terhadap dolar, naik 0,2% menjadi 108,295. T...

AUD/USD Sentuh Terendah Dua Minggu Setelah Rilis Data Pekerjaan Australia
Thursday, 13 June 2019 09:19 WIB

AUD/USD merosot ke 0,6914, level terendah sejak 31 Mei, setelah data resmi dirilis pada 01:30 GMT (08:30 WIB) menunjukkan tingkat pengangguran Australia tetap stabil di 5,2% pada Mei. Pasar mengharapkan tingkat pengangguran turun menjadi 5,1%. Lebih lanjut, data menunjukkan ekonomi menambahkan 42,3...

Dolar Rebound dari 11 Minggu Terendah Seiring Euro, Mata Uang Komoditas Melemah
Thursday, 13 June 2019 08:17 WIB

Dolar mempertahankan kenaikannya pada Kamis pagi setelah rebound dari posisi terendah 11-minggu, karena mata uang seperti euro, pound, dan mata uang komoditas merosot terkait masalah mereka sendiri. Indeks dolar versus sekelompok enam mata uang utama stabil di level 96,957 setelah naik lebih dari 0...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan kerugian lain (Review)
Saturday, 15 June 2019 04:00 WIB Saham-saham Hong Kong jatuh pada Jumat, mengakhiri pekan yang penuh gejolak yang melihat aksi jual tajam dipicu oleh protes keras di kota, sementara investor juga terkejut dengan ketidakpastian perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng melemah 0,65...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.