GBP/USD Kembali turun ke 1,4040 pada PMI Inggris
Thursday, 5 April 2018 16:28 WIB | CURRENCIES |DolarPoundsterlingGBP/USD

Sterling melihat tekanan jualnya meningkat pada hari Kamis setelah rilis PMI Jasa Maret, menyeret GBP/USD ke terendah harian di wilayah 1,4040.

GBP/USD lebih lemah pasca data

Cable kehilangan momentum lebih lanjut hari ini pasca PMI Jasa inggris datang di bawah perkiraan awal di 51,7 untuk bulan Maret dan lebih rendah dari pembacaan 54,5 Februari.

Setelah empat sesi berturut-turut membukukan kenaikan, pasangan ini sekarang menghadapi tekanan jual sementara kenaikan tampak sejauh ini terbatas di wilayah 1,4100, selalu di tengah konteks risiko yang terus-menerus dan penguatan greenback.

Selanjutnya, Klaim Awal AS dan Angka Neraca Perdagangan Februari akan menjadi peristiwa yang menonjol dalam agenda AS, menjelang Upah Non-pertanian (NFP) besok.

Level GBP/USD untuk dipertimbangkan

Pada saat penulisan, pasangan ini kehilangan 0,28% pada 1,4041 dan penembusan di bawah 1,4024 (SMA 21-hari) akan mengekspos 1,009 (rendah 3 Mar.) dan kemudian 1,3886 (rendah 16 Maret). Di sisi lain, rintangan berikutnya muncul di 1,4097 (tinggi 4 Apr) disokong oleh 1,4246 (tinggi 26 Mar) dan akhirnya 1,4280 (tinggi 2 Feb.).

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS

Dolar Tergelincir pada Ketidakpastian Perdagangan seiring Euro Naik
Friday, 24 May 2019 23:26 WIB

\Dolar AS tergelincir pada hari Jumat seiring para pedagang mengkaji dampak dari head-see perdagangan melihat pada greenback yang lebih kuat. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 97,593 pada pukul 10:14 Pagi waktu timur AS (1...

Pound Menuju Rekor Penurunan Beruntun vs Euro; Pernyataan Mei Ditunggu
Friday, 24 May 2019 16:14 WIB

Pound Inggris berada di jalur untuk mengambil rekor penurunan beruntun terhadap euro pada hari Jumat karena Perdana Menteri Inggris Theresa May tampaknya akan mengumumkan tanggal keberangkatannya setelah dua tahun mencoba untuk mendorong melalui kesepakatan Brexit. Meskipun tidak ada kejelasan tent...

Dolar stabil pasca turun dari tertinggi 2 tahun, tertekan rendahnya imbal hasil AS
Friday, 24 May 2019 09:12 WIB

Dolar bertahan stabil pada Jumat ini, setelah turun dari level tertinggi dua tahun pada imbal hasil AS yang lebih rendah di sesi sebelumnya ditengah kekhawatiran bahwa perang perdagangan dengan China akan merugikan ekonomi AS lebih dari yang diperkirakan sebelumnya. Greenback tidak tertolong oleh m...

Dolar AS Bertahan di level Tertinggi terhadap Data Tenaga Kerja Yang Kuat, Risalah The Fed
Thursday, 23 May 2019 23:29 WIB

Dolar AS mendekati level tertinggi 1 bulan pada Kamis seiring penurunan tak terduga dalam jumlah orang yang mengajukan untuk bantuan pengangguran pekan lalu membantu mempertahankan momentum. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, naik 0,1% menjad...

May Dipaksa Keluar, Pound Melemah
Thursday, 23 May 2019 15:22 WIB

Dolar menguat di seluruh perdagangan awal di Eropa Rabu, karena keluarnya Perdana Menteri Inggris Theresa May yang diperkirakan segera terjadi karena ketidakjelasan Brexit menekan pound dan membuat kemunduran yang buruk untuk pemilihan parlemen Eropa yang dimulai hari ini. Pada pukul 03:00 pagi ET ...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham HK Mengakhiri Pekan Dengan Catatan Positif (Review)
Saturday, 25 May 2019 03:23 WIB Saham ditutup pada hari Jumat dengan sedikit penguatan, mengakhiri pekan yang sulit tetapi investor tetap gelisah karena meningkatnya ketegangan antara China-AS. Indeks Hang Seng naik sebesar 0,32 persen, atau 86,80 poin, ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.