USD/JPY Lepas Dari Tertinggi, Di Sekitar 106,30 Jelang ISM
Tuesday, 3 April 2018 01:10 WIB | CURRENCIES |USD/JPY,

Setelah dua pullback harian berturut-turut, USD/JPY sekarang mencari arah dalam kisaran sempit di atas angka utama 106,00.

Pasangan ini diperdagangkan dalam kisaran ketat dengan latar belakang volatilitas langka dan kondisi perdagangan tipis karena libur Senin Paskah di sebagian besar Benua Eropa.

Safe haven Jepang telah menguat dalam beberapa sesi terakhir, mendorong spot lebih rendah setelah gagal di area 107,00 selama minggu lalu. Namun, pergerakan menurun pasangan ini tampaknya telah menemukan beberapa support sementara di sekitar 106,10, di mana SMA 21-hari menyatu.

Bias ringan hari ini terhadap suasana risk-on telah menempatkan dasar kepada pasangan ini, sementara pergerakan ini disertai dengan lompatan yield 10-tahun AS dari terendah baru dekat 2,74%.

Di ruang data AS, Manufaktur ISM adalah yang berikutnya disokong oleh IMP manufaktur Markit. Dalam map Jepang, Indeks Manufaktur Besar Tankan dan Indeks Non-Manufaktur Besar Tankan di bawah ekspektasi di masing-masing 24 dan 23 selama kuartal pertama.

Level-level USD/JPY

Pada saat penulisan, pasangan ini menguat 0,03% di 106,31 dan penembusan 107,02 (tertinggi Mar.28) akan membuka pintu ke 107,31 (tertinggi 13 Mar) dan 107,58 (SMA 55-hari). Di sisi lain, support berikutnya di 106,12 (SMA 21-hari) diikuti oleh 105,92 (SMA 10-hari) dan 104,56 (terendah 2018 pada 26 Mar).

Sumber : FXstreet

RELATED NEWS

Dolar Sedikit Lebih Tinggi Pada Pembicaraan Perdagangan China-AS
Wednesday, 20 March 2019 15:18 WIB

Dolar sedikit lebih tinggi terhadap rekanan utama di awal perdagangan di Eropa Rabu, yang didukung oleh laporan baru menunjukkan kurangnya kemajuan dalam pembicaraan perdagangan dengan China. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, berada di level 95,928, nai...

Dolar menguat seiring kekhawatiran perdagangan baru meningkatkan penawaran safe-haven
Wednesday, 20 March 2019 10:38 WIB

Dolar naik terhadap sebagian besar rekan-rekan pada hari Rabu karena laporan ketegangan baru dalam negosiasi perdagangan AS-China mendukung tawaran safe-haven, meskipun pertemuan kebijakan Federal Reserve nanti pada hari itu membatasi kenaikan greenback. Terhadap sekumpulan rival mata uang utama, d...

Dolar stabil seiring pasar menunggu keputusan Fed, Euro menguat
Wednesday, 20 March 2019 08:00 WIB

Mata uang utama terjebak pada kisaran ketat dalam perdagangan Asia awal pada hari Rabu karena investor menunggu hasil pertemuan kebijakan Federal Reserve nanti. Terhadap sekumpulan rival mata uang utama, dolar secara luas stabil di 96,388 setelah mencapai level terendah sejak 1 Maret di 96,291 dala...

Dolar Melemah Untuk Tujuh Dari Delapan Sesi Menjelang Pertemuan Fed
Tuesday, 19 March 2019 23:10 WIB

Dolar A.S. berada di bawah tekanan pada hari Selasa, menambah lagi penurunan baru untuk sesi ini, menjelang pembaruan kebijakan moneter Federal Reserve pada hari Rabu. Indeks Dolar AS turun 0,2% di 96,357. Indeks itu telah jatuh tujuh dari delapan sesi terakhir, menurut FactSet. Kalender ekonomi y...

Sterling stabil pasca tekanan Brexit; Dolar melayang lebih rendah
Tuesday, 19 March 2019 15:42 WIB

Pada selasa ini pound inggris dibuka dengan pijakan yang lebih kuat setelah kehilangan hampir 1% terhadap dolar dan euro pada volatilitas terbaru terkait Brexit. Sterling tergelincir setelah Perdana Menteri Theresa May berencana untuk memaksakan pemungutan suara lagi pada Perjanjian Penarikan Uni E...

ANOTHER NEWS
Jelang pembaruan kebijakan utama Fed, Saham Dow melemah
Wednesday, 20 March 2019 20:46 WIB Indeks saham AS pada hari Rabu sedikit turun pada sesi pembukaan menjelang pertemuan Federal Reserve serta konferensi pers yang diharapkan untuk menegaskan kembali sikap kebijakan dovish bank sentral. Saham Dow Jones Industrial Average turun...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.