Dolar AS lampaui level 107 yen terkait tekanan politik di Jepang
Tuesday, 13 March 2018 16:25 WIB | CURRENCIES |DOLLAR YenDolar AS

Dolar melonjak terhadap yen pada hari Selasa, mendekati level tertinggi dua minggu seiring mata uang Jepang tertekan oleh skandal politik yang melanda pemerintah Perdana Menteri Shinzo Abe.

Yen melemah sekitar 0,3-0,5 persen terhadap mata uang utama lainnya setelah kementerian keuangan Jepang mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya mengubah dokumen terkait penjualan properti milik negara yang didiskontokan kepada seorang operator sekolah yang memiliki hubungan dengan istri Abe.

Dolar juga mendapat keuntungan dari penurunan volatilitas pasar mata uang yang lebih luas yang mendorong investor untuk menambahkan posisi pada mata uang dengan yield lebih tinggi, meskipun gain greenback terbatasi sebelum data inflasi bulanan AS.

Dolar diperdagangkan di level 106,95 terhadap yen, naik 0,5 persen dan tepat di bawah level tertinggi dua minggu di level 107,05.

Euro secara umum datar di sekitar level $ 1.2329 versus dolar pada hari itu.

Fokus utama bagi investor adalah data CPI AS yang akan dirilis pada pukul 12:30 siang waktu GMT. Perkiraan median oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters menunjukkan inflasi CPI inti tahunan sebesar 1,8 persen pada bulan Februari, yang mana datar dari bulan Januari.

Pembacaan yang lebih tinggi bisa memicu harapan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga empat kali, bukan tiga kali, tahun ini. (sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Sterling sentuh level 6 hari tertinggi setelah pertemuan BoE
Friday, 22 June 2018 17:09 WIB

Pound naik ke level tertinggi enam hari pada hari Jumat setelah pertemuan Bank of England menghidupkan kembali harapan kenaikan suku bunga tahun ini, tetapi kenaikan sterling terbatasi oleh kekhawatiran gangguan dalam pembicaraan Brexit minggu depan. Sterling telah berjuang dalam sebagian besar bul...

Euro naik seiring data ekonomi Jerman dan Perancis halau kekhawatiran perlambatan
Friday, 22 June 2018 15:14 WIB

Euro naik setengah persen pada hari Jumat setelah aktivitas bisnis Prancis yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan Juni mengangkat harapan bahwa kekhawatiran tentang melebarnya perlambatan di zona euro pada kuartal kedua mungkin sedikit berlebihan. Dengan data PMI layanan flash Jerman juga mengal...

Dolar merosot dari 11 bulan tertinggi; sterling bangkit setelah pernyataan BOE
Friday, 22 June 2018 13:43 WIB

Dolar jatuh dari level tertinggi 11 bulan terhadap sekeranjang mata uang utama karena para investor mengambil keuntungan di awal perdagangan Asia pada Jumat ini, sementara sterling rebound dari level terendah tujuh bulan setelah Bank of England mengejutkan pasar. Indeks dolar, yang mengikuti greenb...

USD/JPY Berusaha Rebut Kembali 110,00 Setelah Penurunan Kemarin
Friday, 22 June 2018 08:40 WIB

USD/JPY mencapai ke atas di awal perdagangan Asia untuk hari Jumat, menguji kembali ke 110,00. Greenback mundur di pasar FX lebih luas pada hari Kamis, mengirim USD lebih rendah terhadap Yen Jepang. Imbal Hasil Treasury AS juga menurun di sesi AS Kamis, semakin mendorong Greenback turun, karena pas...

Dolar AS reli ke level tertinggi 11 bulan
Thursday, 21 June 2018 18:03 WIB

Dolar bergerak lebih tinggi pada hari Kamis dengan indeks kunci diperdagangkan di level tertinggi 11 bulan seiring investor mencerna putaran terbaru dari komentar bank sentral. ICE U.S. Dollar Index melonjak 0,4% menjadi 95,456 ke sekitar level tertingginya sejak Juli tahun lalu. Indeks juga rally ...

ANOTHER NEWS
Isu perang dagang buat saham HK bukukan penurunan mingguan terbesar dalam 3 bulan (Review)
Saturday, 23 June 2018 04:10 WIB Indeks saham acuan Hong Kong berakhir sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, tetapi mencatat penurunan mingguan terbesar dalam tiga bulan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Beijing dan Washington. Indeks Hang Seng naik 0,2 persen...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.