Dolar AS tersokong pidato Powell, euro terpukul oleh kekhawatiran inflasi
Thursday, 1 March 2018 09:58 WIB | CURRENCIES |DOLLAR EuroDolar AS

Dolar menguat pada hari Kamis, mendapatkan dorongan setelah pimpinan baru Federal Reserve Jerome Powell membuat nada optimis pada ekonomi AS yang mengangkat kemungkinan kenaikan suku bunga lebih Fed sehingga mengirim saham global jatuh.

Berbeda sekali dengan Amerika Serikat, data inflasi lemah di zona euro memberi harapan bahwa Bank Sentral Eropa akan mengucurkan kembali rangsangannya, yang mana membanting euro ke posisi terendah lima minggu terhadap dolar dan titik terendah enam bulan terhadap yen.

Indeks dolar naik ke level tertinggi lima minggu di 90,746, seiring optimisme Powell terhadap ekonomi AS mengindikasikan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga empat kali tahun ini, bukan tiga seperti perkiraan pasar sebelumnya.

Itu melemahkan risk appetite dan memukul ekuitas, yang pada gilirannya membuat mata uang AS pada mode defensif terhadap yen, yang dipandang sebagai tempat yang aman karena status Jepang sebagai negara kreditor bersih.

Euro turun ke level $ 1,21835, level terendah sejak 18 Januari. Terhadap yen, mata uang tunggal ini turun ke level 129,86 yen, level terlemah sejak awal September dan turun 5,6 persen dari level tertinggi 2 1/2 tahun sebulan yang lalu.

Pound jatuh ke level $ 1,3746, level terendah sejak pertengahan Januari. Euro menguat ke level 0,88625 pound, naik hampir 1 persen dari level terendah minggu ini di level 0,8772 yang dijejaki pada hari Senin.

Dolar tergelincir ke level 106.635 yen, berbalik melemah pada minggu ini setelah penurunan 0,6 persen pada hari Rabu. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Pound Melemah Untuk Hari Ketiga Jelang Hasil Pemilihan Partai Konservatif
Tuesday, 23 July 2019 15:47 WIB

Sterling turun untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Selasa, terseret oleh dolar yang lebih kuat dan kekhawatiran bahwa perdana menteri baru, yang identitasnya akan diketahui di kemudian hari, akan menarik Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa adanya kesepakatan perdagangan. Hasil pemilihan Part...

Dolar Menguat Terkait Kesepakatan Batas Utang
Tuesday, 23 July 2019 10:51 WIB

Dolar menguat terhadap semua mata uang Kelompok 10 karena imbal hasil Treasury naik setelah Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan bipartisan untuk menangguhkan plafon utang AS. EUR / USD turun 0,1% menjadi 1,1199, sementara GBP / USD turun 0,1% menjadi 1,2465. USD / JPY naik 0,2% menjadi 10...

GBP/USD Sentuh Posisi Terendah Baru Sesi, Kembali Di Bawah 1,2500
Monday, 22 July 2019 16:06 WIB

Pasangan GBP/USD akhirnya terhenti dari fase konsolidasi sesi Asia dan turun ke posisi terendah baru sesi, di sekitar wilayah 1,2475 dalam satu jam terakhir. Penurunan tiba-tiba lebih dari 35-pip, menyeret pasangan ini lebih jauh di bawah angka psikologis kunci 1,2500 sebagai reaksi terhadap berita...

Euro mendekati $ 1,12 seiring investor menunggu pertemuan bank sentral
Monday, 22 July 2019 15:19 WIB

Pasar valuta asing memulai minggu ini dengan menunggu untuk melihat seberapa banyak dan seberapa cepat pembuat kebijakan dapat melonggarkan kebijakan, dimulai dengan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis. Euro melemah ke $ 1,12 dalam perdagangan Asia karena dolar menguat terhadap permintaan safe-haven...

Dolar Pertahankan Gain Terkait Ketegangan Teluk yang Mendorong Penawaran Safe-Haven
Monday, 22 July 2019 08:10 WIB

Dolar mempertahankan kenaikan baru-baru ini pada hari Senin karena investor menahan sebagian dari ekspektasi mereka untuk pemotongan suku bunga AS yang dalam bulan ini dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah yang mendukung aset safe-haven. Sementara fokus pasar mata uang sebagian besar akan berpus...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham Hong Kong Akhiri Perdagangan Lebih Tinggi (review)
Wednesday, 24 July 2019 04:12 WIB Bursa saham Hong Kong berakhir dengan catatan positif pada hari Selasa setelah mengalami penurunan tajam pada hari sebelumnya, dengan investor didukung oleh harapan untuk kemajuan dalam pembicaraan perdagangan antara China-AS. Indeks Hang Seng...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.