Euro dekati level tiga tahun tertinggi vs dolar AS, risk appetite bebani yen
Friday, 5 January 2018 07:56 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Yen EuroDolar ASAussie

Euro melayang mendekati level tertinggi tiga tahun terhadap dolar melemah pada hari Jumat, sementara meningkatknya risk appetite investor membebani yen.

Euro stabil di level $ 1,2069 setelah naik 0,45 persen semalam.

Mata uang bersama ini, yang terangkat sebagian oleh penyempitan spread yield AS zona euro, telah menguat 0,6 persen sejauh minggu ini. Kenaikan di atas $ 1,2092 akan membawa euro ke level tertingginya sejak Januari 2015.

Euro mendapat dorongan terakhirnya pada malam hari seiring data menunjukkan ekonomi zona euro menutup 2017 dengan pertumbuhan terkuat dalam hampir tujuh tahun.

Dibebani oleh melemahnya greenback terhadap euro, indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama berada turun 0,3 persen minggu ini, menyentuh level terendah tiga bulan di 91,751. Indeks tersebut juga menuju penurunan minggu ketiga.

Dolar Australia memperpanjang kenaikan dari hari sebelumnya, menguat ke level $ 0,7869, yang tertinggi sejak 20 Oktober.

Aussie berada di jalur untuk meraih kenaikan selama empat minggu berturut-turut, dengan lonjakan harga komoditas seperti tembaga dan bijih besi baru-baru ini memberikan dorongan.

Dolar sedikit berubah di level 112,790 yen setelah naik sekitar 0,2 persen pada hari Kamis. Ini sedikit berubah terhadap yen minggu ini, yang sebelumnya sempat tergelincir ke level terendah dua minggu di level 112.055 pada hari Selasa. (sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar Pertahankan Gain Terkait Ketegangan Teluk yang Mendorong Penawaran Safe-Haven
Monday, 22 July 2019 08:10 WIB

Dolar mempertahankan kenaikan baru-baru ini pada hari Senin karena investor menahan sebagian dari ekspektasi mereka untuk pemotongan suku bunga AS yang dalam bulan ini dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah yang mendukung aset safe-haven. Sementara fokus pasar mata uang sebagian besar akan berpus...

Dolar stabil pasca menguatnya spekulasi penurunan suku bunga Fed
Friday, 19 July 2019 15:16 WIB

Dolar AS sedikit pulih di awal perdagangan hari Jumat, pasca turun tajam setelah komentar dovish dari pembuat kebijakan utama mendukung ekspektasi penurunan suku bunga agresif bulan ini. Pada konferensi bank sentral pada hari Kamis, Presiden Fed New York John Williams berpendapat untuk langkah-lang...

Dolar Di Bawah Tekanan Setelah Fed Memicu Spekulasi Pada Pemangkasan Suku Bunga Besar
Friday, 19 July 2019 08:43 WIB

Dolar berada pada posisi defensif pada hari Jumat setelah pejabat Federal Reserve mendukung ekspektasi penurunan suku bunga agresif bulan ini untuk mengatasi tekanan harga yang melemah. Pada konferensi bank sentral hari Kamis, Presiden Fed New York John Williams mengemukakan langkah-langkah pencega...

Sterling pulih dari posisi terendah, dibantu oleh penjualan ritel yang kuat
Thursday, 18 July 2019 16:30 WIB

Pound Inggris naik pada hari Kamis setelah angka penjualan ritel yang lebih kuat dari perkiraan dan karena pedagang bertaruh terhadap mata uang mengambil beberapa keuntungan setelah terjun minggu ini, yang datang di tengah kekhawatiran baru tentang ancaman Brexit tanpa kesepakatan. Penjualan ritel ...

Dolar tergelincir ditengah melemahnya imbal hasil AS
Thursday, 18 July 2019 15:21 WIB

Dolar AS sedikit lebih rendah terhadap para pesaingnya pada hari Kamis pasca hasil Treasury AS yang rendah dibalik data perumahan AS yang lemah menurunkan permintaan karena investor memusatkan perhatian mereka pada pertemuan Fed minggu depan. Sementara ekspektasi penurunan suku bunga 25 basis poin ...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Mengawali Hari dengan Catatan Negatif
Monday, 22 July 2019 08:58 WIB Saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada Senin pagi setelah mengikuti catatan negatif dari Wall Street terkait memudarnya harapan untuk penurunan suku bunga Federal Reserve. Indeks Hang Seng turun 0,53 persen, atau 153,12 poin, menjadi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.