GBP/USD Pertahankan Kenaikan, Dekat Pertengahan 1,35 Pasca PMI Inggris
Thursday, 4 January 2018 17:14 WIB | CURRENCIES |GBP/USD

Pasangan GBP/USD membangun kenaikan pasca berita acara FOMC-nya dari lingkungan 1,35 dan saat ini ditempatkan di puncak sesi pasca PMI jasa Inggris.

Pasangan ini mempertahankan nada penawaran beli kuatnya di dekat area 1,3540-45 dan didukung oleh PMI jasa Inggris terbaru, yang lebih baik dari ekspektasi dan dicetak di 54,2 untuk bulan Desember dibandingkan dengan ekspektasi pembacaan tidak berubah di 53.

Sementara itu, pasar sudah melewati berita acara pertemuan FOMC Kamis dini hari yang dirasa hawkish, dengan beberapa pembaruan pelemahan Dolar AS membantu pasangan ini untuk memulihkan sebagian koreksi sesi sebelumnya yang dipicu oleh PMI konstruksi Inggris yang suram, dan diperparah oleh produksi ISM AS yang optimis.

Pedagang sekarang menanti rilis laporan ADP hari ini mengenai lapangan kerja sektor swasta AS, yang mungkin memengaruhi ekspektasi rincian tenaga kerja resmi (NFP) Jumat dan memberikan beberapa dorongan baru pada awal sesi Amerika nanti.

Level-level teknis yang diamati

Tindak lanjut pergerakan naik mungkin terus menghadapi beberapa penawaran jual baru di dekat 1,3600, di atasnya momentum kemungkinan akan berlanjut ke puncak tahunan 2017 di dekat area 1,3655-60.

Di sisi lain, bears akan mengincar penembusan solid melalui level 1,35, di bawahnya pasangan ini kemungkinan akan mempercepat pelemahan kembali menuju zona 1,3435-30 kemudian level 1,3400.

Source: Fxstreet

RELATED NEWS

Dolar menyerah pasca kenaikan suku bunga Fed, sterling ke tertinggi 2 bulan
Friday, 20 September 2019 15:18 WIB

Dolar melayang lebih rendah pada Jumat ini setelah bank-bank sentral di Swiss dan Inggris menahan diri untuk mengikuti Federal Reserve dalam pemangkasan suku bunga, dan selera risiko berkurang karena adanya sentimen mengenai pembicaraan perdagangan AS-China. Sterling menyentuh level tertinggi dua b...

Dolar menahan penurunan pasca-Fed, sterling naik terkait harapan kesepakatan Brexit
Friday, 20 September 2019 08:24 WIB

Dolar menahan kerugian terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Jumat, karena bank sentral di Swiss dan Inggris menahan diri untuk tidak mengikuti Federal Reserve dalam memangkas suku bunga, sementara selera risiko berkurang karena kehati-hatian terhadap pembicaraan perdagangan AS-China. S...

Pasca BOJ Menahan Suku Bunganya, Yen Naik terhadap Dolar
Thursday, 19 September 2019 15:17 WIB

Yen naik dari level terendah tujuh minggu terhadap dolar AS pada hari Kamis setelah Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneternya, setelah keputusan semalam Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga. Dolar turun 0,44% menjadi 107,95 yen pada pukul 02:32 pagi waktu timur AS (6:32 GMT) setelah ...

Dolar rally di tengah kehati-hatian terhadap prospek penurunan suku bunga Fed
Thursday, 19 September 2019 08:22 WIB

Dolar menguat pada hari Kamis setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, seperti yang diharapkan, tetapi ketuanya mengisyaratkan batasan yang lebih tinggi untuk penurunan suku bunga di masa depan. Greenback menyentuh level tertinggi tujuh minggu di 108,47 terhadap yen Je...

Sterling sedikit melemah dari tertinggi 6-minggu, BoE dalam fokus
Wednesday, 18 September 2019 15:51 WIB

Sterling sedikit melemah pada hari Rabu pasca naik ke tertingginya enam minggu di tengah harapan untuk kesepakatan akhir Brexit, sementara investor mengalihkan perhatian mereka pada pertemuan Bank of England pada hari Kamis. Pound turun 0,2% dalam perdagangan awal Eropa menjadi $ 1,2476, tetapi men...

ANOTHER NEWS
Saham HK Ditutup Turun pada Jumat ini (Review)
Saturday, 21 September 2019 03:33 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan dengan penurunan di Jumat ini karena para pelaku pasar resah atas dampak dari protes terhadap ekonomi di kota tersebut. Indeks Hang Seng tergelincir 0,13 persen, atau 33,28 poin, menjadi 26,435,67. Indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.