Inflasi Inggris Tak Diduga Bertahan di 3 Persen, Pound Merosot Untuk Hari Kedua
Tuesday, 14 November 2017 17:32 WIB | CURRENCIES |poundPoundsterling

Pound turun untuk hari kedua karena data menunjukkan bahwa inflasi harga konsumen tahunan Inggris bertahan di bulan Oktober, meleset dari perkiraan analis untuk sebuah akselerasi.

Sterling melemah terhadap sebagian besar mata uang utama setelah Kantor Statistik Nasional mengatakan bahwa harga konsumen naik 3 persen bulan lalu dari tahun sebelumnya, bertahan pada level tertinggi 5 1/2 tahun. Itu berada di bawah perkiraan rata-rata 3,1 persen di antara para ekonom dalam survei Bloomberg dan berarti Gubernur BOE Mark Carney telah diharuskan menulis surat kepada Kanselir Exchequer Philip Hammond untuk menjelaskan mengapa inflasi lebih dari satu persen di atas target 2 persen. BOE menaikkan suku bunga utamanya untuk pertama kalinya dalam lebih dari 10 tahun terakhir pada 2 November.

Pound turun 0,1 persen menjadi $1,3097 pada pukul 10:12 pagi di London, setelah turun 0,6 persen pada Senin kemarin. Sterling melemah 0,5 persen menjadi 89,43 pence per euro. Imbal hasil obligasi 10 tahun pemerintah Inggris sedikit berubah di 1,33 persen. 9frk)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Dolar AS berada pada kisaran ketat jelang keputusan FOMC
Wednesday, 26 September 2018 09:14 WIB

Dolar sebagian besar terjebak pada kisaran ketat hari Rabu seiring investor menunggu isyarat kebijakan dari Federal Reserve, yang secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga di kemudian hari, dan seiring sengketa perdagangan Sino-AS mengurangi permintaan untuk aset berisiko. Investor juga me...

Euro bergejolak meski ada komentar inflasi Draghi
Tuesday, 25 September 2018 16:32 WIB

Euro berjuang pada Selasa ini meskipun komentar Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengenai inflasi "relatif kuat" di sesi sebelumnya, sementara dolar berhenti sebelum pertemuan kebijakan Federal Reserve AS. Euro menyentuh tertinggi 3-1/2 bulan pada hari Senin setelah Draghi menyatakan keyaki...

Yen Sentuh Level Dua Bulan Terendah pada Divergensi Kebijakan
Tuesday, 25 September 2018 10:50 WIB

Yen turun ke level terendah dua bulan terhadap dolar seiring kenaikan suku bunga Federal Reserve yang membayangi minggu ini kontras dengan keengganan Bank of Japan untuk mengurangi stimulus. Mata uang Jepang menuju hari keempat penurunan, sementara Indeks Spot Dollar Bloomberg naik lebih tinggi ber...

Dolar AS menguat vs yen jelang Fed; isu perdagangan kurangi risk appetite
Tuesday, 25 September 2018 09:16 WIB

Dolar sebagian besar stabil terhadap mata uang utama lainnya hari Selasa seiring investor menunggu petunjuk kebijakan dari Federal Reserve AS, yang secara luas diperkirakan akan menaikkan suku minggu ini, dengan pasar keuangan cemas atas sengketa perdagangan Sino-AS yang kembali memanas. Pasar di s...

Euro Naik Ke Tiga Bulan Tertinggi Terkait Komentar Draghi
Tuesday, 25 September 2018 00:05 WIB

Euro naik ke lebih dari tiga bulan tertingginya terhadap dolar pada hari Senin setelah kepala Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan dia melihat kenaikan kuat dalam inflasi zona euro, dukungan bergerak ke arah unwinding sebuah program pembelian aset ECB dimaksudkan untuk merangsang ekonomi. Mat...

ANOTHER NEWS
Saham Asia Turun, Pedagang Menunggu Komentar Fed
Wednesday, 26 September 2018 10:23 WIB Saham Asia melemah seiring ekuitas Jepang menghentikan reli tujuh hariya dan investor menunggu keputusan dari pertemuan Federal Reserve AS. Indeks MSCI AC Asia Pacific turun 0,1 persen pada pukul 10:42 pagi di Hong Kong, dipimpin oleh saham...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.