Arus modal mendorong mata uang euro ke level tertinggi dua minggu
Tuesday, 14 November 2017 16:41 WIB | CURRENCIES | Euro

Euro naik ke level tertinggi lebih dari dua minggu pada hari Selasa karena investor kembali membeli aset berisiko di Eropa mengenai ekspektasi pertumbuhan ekonomi akan tetap kuat terhadap latar belakang rekor rendah suku bunga.

Pada awal perdagangan di London, euro naik 0,3 persen menjadi $1,1696, level tertinggi sejak 26 Oktober, ketika Bank Sentral Eropa mengatakan akan memperpanjang program pembelian aset hingga setidaknya pada bulan September.

Ahli strategi dari Morgan Stanley mengatakan bahwa investor ekuitas global telah kembali untuk membeli ekuitas Eropa tanpa lindung nilai mata uang pada bulan November, sebagai pertanda bahwa investor menjadi optimis terhadap prospek euro.

Perkiraan kilat untuk PDB kuartal ketiga di zona Eropa yang dijadwalkan pada pukul 10:00 GMT diperkirakan akan menunjukkan wilayah tersebut didukung dengan pertumbuhan 2,5 persen untuk tahun ini, dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan tahunan di Inggris sebesar 1,5 persen.

Mata uang tunggal memuncak pada lebih dari 2-1/2 tahun tertinggi di dekat $1,21 pada awal bulan September. Mata uang tersebut turun di bawah $1,16 pada awal November namun telah naik lebih dari 1 persen pada minggu lalu.

Juga yang menjadi fokus, Ketua Bank Sentral Eropa Mario Draghi, Ketua Federal Reserve Janet Yellen, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda dan Ketua Bank of England Mark Carney akan membentuk panel komunikasi bank sentral pada konferensi yang diselenggarakan ECB di Frankfurt pada hari Selasa.

Indeks dolar, yang melacak mata uang AS terhadap sekeranjang enam saingan utama, berada di posisi 94,46.

Terhadap mata uang Jepang, dolar beringsut sedikit lebih tinggi menjadi 113,82 yen, berada di bawah level tertinggi delapan bulan di 114,735 pada minggu lalu.

Sterling melemah 0,1 persen menjadi $1,3101 setelah pada hari Senin turun 0,6 persen. (frk)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar AS berada pada kisaran ketat jelang keputusan FOMC
Wednesday, 26 September 2018 09:14 WIB

Dolar sebagian besar terjebak pada kisaran ketat hari Rabu seiring investor menunggu isyarat kebijakan dari Federal Reserve, yang secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga di kemudian hari, dan seiring sengketa perdagangan Sino-AS mengurangi permintaan untuk aset berisiko. Investor juga me...

Euro bergejolak meski ada komentar inflasi Draghi
Tuesday, 25 September 2018 16:32 WIB

Euro berjuang pada Selasa ini meskipun komentar Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengenai inflasi "relatif kuat" di sesi sebelumnya, sementara dolar berhenti sebelum pertemuan kebijakan Federal Reserve AS. Euro menyentuh tertinggi 3-1/2 bulan pada hari Senin setelah Draghi menyatakan keyaki...

Yen Sentuh Level Dua Bulan Terendah pada Divergensi Kebijakan
Tuesday, 25 September 2018 10:50 WIB

Yen turun ke level terendah dua bulan terhadap dolar seiring kenaikan suku bunga Federal Reserve yang membayangi minggu ini kontras dengan keengganan Bank of Japan untuk mengurangi stimulus. Mata uang Jepang menuju hari keempat penurunan, sementara Indeks Spot Dollar Bloomberg naik lebih tinggi ber...

Dolar AS menguat vs yen jelang Fed; isu perdagangan kurangi risk appetite
Tuesday, 25 September 2018 09:16 WIB

Dolar sebagian besar stabil terhadap mata uang utama lainnya hari Selasa seiring investor menunggu petunjuk kebijakan dari Federal Reserve AS, yang secara luas diperkirakan akan menaikkan suku minggu ini, dengan pasar keuangan cemas atas sengketa perdagangan Sino-AS yang kembali memanas. Pasar di s...

Euro Naik Ke Tiga Bulan Tertinggi Terkait Komentar Draghi
Tuesday, 25 September 2018 00:05 WIB

Euro naik ke lebih dari tiga bulan tertingginya terhadap dolar pada hari Senin setelah kepala Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan dia melihat kenaikan kuat dalam inflasi zona euro, dukungan bergerak ke arah unwinding sebuah program pembelian aset ECB dimaksudkan untuk merangsang ekonomi. Mat...

ANOTHER NEWS
Saham Asia Turun, Pedagang Menunggu Komentar Fed
Wednesday, 26 September 2018 10:23 WIB Saham Asia melemah seiring ekuitas Jepang menghentikan reli tujuh hariya dan investor menunggu keputusan dari pertemuan Federal Reserve AS. Indeks MSCI AC Asia Pacific turun 0,1 persen pada pukul 10:42 pagi di Hong Kong, dipimpin oleh saham...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.