Pound Melemah Ditengah Data Pekerjaan Picu Prospek Kenaikan Suku Bunga U.K
Wednesday, 13 September 2017 17:25 WIB | CURRENCIES |poundPoundsterling

Pound turun dari level 12 bulan tertinggi terhadap dolar karena data ekonomi di Inggris menunjukkan tingkat pengangguran rendah yang gagal memberi dorongan untuk tingkat upah yang lebih tinggi, sehingga memicu ekspektasi investor terhadap kenaikan suku bunga Bank of England (BOE) pada 2018 mendatang.

Sterling melemah untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir terhadap euro seiring sebuah laporan menunjukkan tingkat pengangguran, yang diukur dengan standar Organisasi Perburuhan Internasional, turun menjadi 4,3 persen dalam tiga bulan sampai Juli, yang terendah sejak tahun 1975 silam. Tingkat upah turun 0,4 persen ketika disesuaikan dengan inflasi, yang sekarang hanya di bawah 3 persen.

Pound turun 0,1 persen ke level $ 13270 pada pukul 10:29 pagi waktu  London, setelah naik lebih awal ke level $ 1,3329, yang tertinggi sejak September 2016. Sterling melemah 0,2 persen ke level 90,24 pence per euro, setelah menguat 1,8 persen dalam tiga hari sebelumnya. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Sterling jauhi posisi terendah satu minggu seiring tergelincirnya dolar AS
Friday, 23 February 2018 00:31 WIB

Sterling naik dari level terendah satu minggu pada hari Kamis menyusul melemahnya dolar AS, meskipun munculnya kekhawatiran terbaru terkait negosiasi Brexit akan menahan kenaikan mata uang Inggris tersebut. Meskipun melemah minggu ini, sterling masih naik hampir 3 persen terhadap dolar tahun ini se...

Dolar Berjuang Mencari Arah Saat Imbal Hasil Treasury 10-Tahun Bertahan Di Bawah 3%
Thursday, 22 February 2018 18:59 WIB

Dolar berjuang mencari arah pada hari Kamis, gagal untuk membangun kembali reli sesi sebelumnya yang datang setelah risalah Federal Reserve mengisyaratkan tingkat suku bunga bisa naik lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Indeks ICE U.S. Dollar sedikit menguat di 90,016, setelah diperdagangkan set...

AUD/JPY Tembus di Bawah 84,00 di Tengah Risk Aversion Pasar
Thursday, 22 February 2018 08:49 WIB

Pasca berita-acara Fed yang mengangkat imbal hasil treasury menakuti pasar ekuitas, mendorong pasangan Yen lebih rendah. Pasangan AUD/JPY turun dari 84,86 menjadi 83,99, menciptakan bearish outside day. Sejauh ini, tindak lanjutnya lemah, yang berarti pasangan ini telah memperpanjang penurunan ke p...

Dolar AS berbalik melemah pasca rilis laporan Fed
Thursday, 22 February 2018 02:48 WIB

Dolar AS menghapus kenaikan sebelumnya setelah Federal Reserve merilis notulen dari pertemuan bulan Januari. Menurut rangkumannya, anggota Komite Pasar Terbuka Federal tidak terlalu memperhatikan ekonomi AS yang mungkin terlalu panas. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga tiga kali pada 20...

GBP/USD Tetap Bertahan Jelang Data Pengangguran & Pendapatan
Wednesday, 21 February 2018 11:37 WIB

GBP/USD diperdagangkan sideways pada hari Selasa dengan Sterling kukuh menolak untuk menyerah lebih jauh terhadap Dolar AS. Pasangan ini turun sedikit jelang sesi pasar Eropa, saat ini diperdagangkan ke wilayah di bawah 1,3990. Data Rabu untuk GBP/USD termasuk pertumbuhan Pendapatan Rata-Rata, Ting...

POPULAR NEWS
Tuesday, 20 February 2018 08:38
Risalah RBA: Pertumbuhan Upah Tetap Terjaga
Wednesday, 21 February 2018 04:43
Trump Salahkan Obama Lagi Soal Campur Tangan Rusia
ANOTHER NEWS
Sterling jauhi posisi terendah satu minggu seiring tergelincirnya dolar AS
Friday, 23 February 2018 00:31 WIB Sterling naik dari level terendah satu minggu pada hari Kamis menyusul melemahnya dolar AS, meskipun munculnya kekhawatiran terbaru terkait negosiasi Brexit akan menahan kenaikan mata uang Inggris tersebut. Meskipun melemah minggu ini, sterling...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.