Minyak Jatuh pada kekhawatiran Virus, sementara Saudi Melihat Dampak 'Sangat Terbatas'
Monday, 27 January 2020 08:08 WIB | ENERGY |Minyak BrentMinyak MentahMinyak WTI

Minyak jatuh ketika pasar dibuka di Asia di tengah kekhawatiran coronavirus mematikan China akan mengganggu permintaan energi, mendorong Arab Saudi untuk mengatakan sedang memantau situasi dengan cermat.

Minyak berjangka di London dan New York anjlok lebih dari 3% pada awal perdagangan karena angka kematian akibat wabah di China naik dan ketika para pejabat memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek untuk membantu membendung penyebaran wabah. Sementara Goldman Sachs Group Inc. memperkirakan pekan lalu bahwa permintaan minyak global mungkin tertekan, Arab Saudi mengatakan krisis sejauh ini akan memiliki "dampak yang sangat terbatas" pada konsumsi.

Minyak Brent berjangka kehilangan sebanyak $ 2,01, atau 3,3%, menjadi $ 58,68 di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London dan diperdagangkan pada $ 59,34 pada pukul 8:21 pagi waktu Singapura. Kontrak turun 6,4% minggu lalu. Minyak West Texas Intermediate turun sebanyak $ 2,04, atau 3,8%, menjadi $ 52,15. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak turun hampir 5% dan penurunan mingguan terbesar sejak 2008
Saturday, 29 February 2020 02:53 WIB

Harga minyak AS mengalami penurunan mingguan tertajam sejak 2008 seiring penyebaran virus corona memicu kekhawatiran perlambatan permintaan global. Investor semakin khawatir karena virus telah menyebar di luar pusat virus di Cina ke lebih dari 40 negara lain. Minyak mentah West Texas Intermediate ...

Harga Minyak di Jalur Untuk Penurunan Mingguan Terbesar dalam 4 Tahun
Friday, 28 February 2020 18:40 WIB

Harga minyak merosot ke level terendah dalam lebih dari satu tahun pada hari Jumat dan bersiap untuk penurunan mingguan tertajam dalam lebih dari empat tahun karena penyebaran virus corona memicu kekhawatiran perlambatan permintaan global. Investor semakin khawatir karena virus telah menyebar di lu...

WTI Tetap Di Bawah $47,00 Di Tengah Katalis Utama Yang Beragam
Friday, 28 February 2020 09:27 WIB

Penjual WTI mendominasi dekat $46,60, turun 0,30%, selama awal sesi perdagangan pada hari Jumat. Emas hitam turun ke level terendah sejak awal Januari 2019 di hari sebelumnya di tengah kekhawatiran bahwa virus corona (COVID-19) akan membebani permintaan energi global. Namun, meningkatnya ketegangan ...

Minyak berakhir di level terendah sejak Januari 2019
Friday, 28 February 2020 02:54 WIB

Minyak berjangka turun pada hari Kamis, dengan harga AS menandai penurunan sesi kelima beruntun dan berakhir di level terendah sejak Januari 2019 seiring kekhawatiran permintaan energi pasca penyebaran COVID-19 terus membebani pasar. Minyak West Texas Intermediate April turun $ 1,64, atau 3,4%, ber...

Minyak Jatuh Untuk Hari Ke-5 Terkait Kekhawatiran atas Permintaan Akibat Penyebaran Virus Korona
Thursday, 27 February 2020 18:39 WIB

Harga minyak turun untuk hari kelima pada hari Kamis ke level terendah sejak Januari 2019 karena meningkatnya jumlah kasus virus Korona baru di luar China memicu kekhawatiran pandemi yang dapat memperlambat ekonomi global dan menurunkan permintaan minyak mentah. Minyak mentah Brent turun 60 sen, at...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong, Shanghai Berakhir Dengan Kerugian Besar (Review)
Saturday, 29 February 2020 04:19 WIB Bursa Hong Kong dan Shanghai kembali tertekan pada hari Jumat, sejalan dengan aksi jual global yang telah menghapuskan triliunan dari valuasi pasar karena investor khawatir atas dampak ekonomi dari virus corona. Indeks Hang Seng turun 2,42 persen,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.