Minyak Bersiap untuk Gain Mingguan Keempat jelang Pertemuan OPEC
Friday, 29 November 2019 09:30 WIB | ENERGY |Minyak BrentMinyak MentahMinyak WTI

Minyak menuju kenaikan mingguan keempat, kenaikan beruntun terpanjang sejak April, jelang pertemuan penting OPEC + minggu depan yang akan menetapkan jalan bagi pengurangan produksi di masa depan.

Minyak berjangka stabil di dekat $ 58 per barel di New York seiring Holiday Thanksgiving di AS mengurangi volume perdagangan. Arab Saudi kemungkinan akan memberi sinyal pada pertemuan Wina bahwa mereka tidak lagi bersedia untuk mengkompensasi ketidakpatuhan anggota lainnya, menurut orang-orang yang akrab dengan pemikiran kerajaan. OPEC dan sekutunya diperkirakan akan lanjurkan pakta pasokan saat ini, bukan memperdalam pengurangan, menurut survei Bloomberg.

Minyak Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari kehilangan 7 sen menjadi $ 58,05 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:18 pagi waktu Singapura. Tidak ada penutupan pada Kamis karena liburan di AS dan semua transaksi akan dipesan pada hari Jumat. Harga naik 0,5% untuk minggu ini dan 7,1% lebih tinggi pada bulan November.

Minyak Brent untuk penyelesaian Januari turun 7 sen menjadi $ 63,80 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London, turun untuk hari ketiga. Kontrak naik 0,7% minggu ini, juga menuju kenaikan mingguan keempat. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi $ 5,69 untuk WTI. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak berjangka berakhir naik, dengan harga AS tertinggi sejak Maret
Friday, 3 July 2020 02:08 WIB

Minyak berjangka menetap lebih tinggi pada Kamis ini, didukung oleh penurunan besar dalam pasokan minyak mentah AS pekan lalu serta pertumbuhan data pekerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan pada bulan Juni. Minyak West Texas Intermediate Agustus naik 83 sen, atau 2,1%, menjadi $ 40,65 per barel ...

Minyak Berjangka Naik seiring Persediaan Minyak Mentah AS Menyusut
Thursday, 2 July 2020 19:43 WIB

Harga minyak mentah bergerak lebih tinggi pada hari Kamis untuk sesi kedua, karena mendapatkan dukungan dari laporan bullish terhadap stok AS minggu ini. Administrasi Informasi Energi melaporkan pada hari Rabu bahwa persediaan minyak mentah AS turun 7,2 juta barel untuk pekan yang berakhir 26 Juni,...

Minyak berjangka catat gain karena pasokan AS menunjukkan penurunan mingguan terbesar
Thursday, 2 July 2020 02:15 WIB

Minyak berjangka menetap lebih tinggi pada Rabu ini pasca data pemerintah AS menunjukkan bahwa pasokan minyak mentah domestik turun 7,2 juta barel pekan lalu, penurunan mingguan terbesar sepanjang tahun ini. Penurunan stok juga mengikuti kenaikan tiga pekan beruntun. Minyak West Texas Intermediate ...

Minyak naik setelah penurunan tajam pada persediaan minyak mentah AS
Wednesday, 1 July 2020 18:47 WIB

Harga minyak naik pada hari Rabu setelah laporan industri menunjukkan persediaan minyak mentah di Amerika Serikat turun jauh lebih dari yang diperkirakan, menunjukkan permintaan meningkat bahkan ketika wabah virus corona menyebar di seluruh dunia. Minyak mentah Brent naik $ 1,09, atau 2,7%, diperda...

Minyak berjangka berakhir turun di sesi ini, tetapi catat kenaikan lebih dari 90% untuk kuartal ini
Wednesday, 1 July 2020 02:49 WIB

Minyak berjangka ditutup dengan kerugian pada Selasa ini, turun hampir 36% pada semester pertama tahun ini, menurut data FactSet, karena penyebaran COVID-19 terus memenuhi harapan untuk permintaan energi yang lebih lemah. Namun harga acuan minyak AS mengakhiri kuartal kedua naik hampir 92%, rebound...

ANOTHER NEWS
Nasdaq Ditutup pada Rekornya Untuk Dua Sesi Beruntun Jelang Liburan 4 Juli
Friday, 3 July 2020 03:19 WIB Saham AS bertahan pada kenaikan mereka pada akhir Kamis setelah laporan ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan mengkonfirmasi pemulihan pasar tenaga kerja yang cepat pada akhir kuartal kedua. Wall Street akan ditutup pada hari Jumat untuk...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.