Minyak Bertahan Dekat 2-Minggu Terendah seiring Pasokan Membengkak
Wednesday, 20 November 2019 09:13 WIB | ENERGY |Minyak BrentMinyak MentahMinyak WTI

Minyak tahan kerugian di dekat level terendah dua minggu di tengah tanda-tanda membengkaknya persediaan minyak mentah AS, sementara investor memantau perkembangan perang perdagangan AS-China.

Minyak berjangka stabil di New York setelah merosot 3,2% pada hari Selasa, terbesar sejak akhir September. American Petroleum Institute melaporkan stok minyak mentah naik 5,95 juta barel pekan lalu, menurut orang yang mengetahui data tersebut. Angka pemerintah Rabu diperkirakan menunjukkan inventaris yang diperoleh 1,5 juta barel. Senat AS mengeluarkan undang-undang yang mendukung para pengunjuk rasa Hong Kong, yang berpotensi menyulitkan pembicaraan perdagangan dengan Beijing.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember, yang berakhir pada Rabu, naik 8 sen menjadi $ 55,29 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:55 pagi waktu Singapura. Minyak berjangka kehilangan $ 1,84 untuk berakhir di $ 55,21 pada hari Selasa, terendah sejak 31 Oktober. Kontrak Januari yang lebih aktif naik 11 sen menjadi $ 55,46.

Minyak mentah Brent untuk penyelesaian Januari naik 3 sen menjadi $ 61,94 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. Kontrak turun $ 1,53 menjadi ditutup pada $ 60,91 pada hari Selasa. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada $ 5,49 premium untuk WTI untuk bulan yang sama. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Turun Terkait Ketidakpastian Komitmen Produsen Terhadap Pemangkasan Produksi
Friday, 5 June 2020 13:01 WIB

Harga minyak sedikit melemah pada hari Jumat karena pasar menunggu untuk melihat apakah produsen besar akan berkomitmen untuk memperpanjang rekor pengurangan produksi untuk mendukung harga minyak. Minyak mentah berjangka Brent turun 8 sen, atau 0,2%, pada $ 39,91 per barel pada 0106 GMT dan minyak ...

OPEC + Mendekati Kesepakatan Perpanjangan Pemangkasan , Minyak Menuju Gain Mingguan ke-6
Friday, 5 June 2020 08:21 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan keenam setelah OPEC + mencapai kesepakatan tentatif untuk memperpanjang rekor penurunan produksi hingga akhir Juli. Minyak berjangka di New York naik tipis pada hari Jumat, tetapi naik hampir 5% minggu ini. Setelah hampir satu minggu berselisih, Arab Saudi dan Rusia ...

Minyak sedikit naik jelang kejelasan mengenai pengurangan produksi
Friday, 5 June 2020 01:47 WIB

Harga minyak sedikit berubah pada Kamis ini karena investor menunggu keputusan dari produsen minyak mentah atas apakah akan melanjutkan pengurangan produksi. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu yang dipimpin oleh Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +, sedang be...

Minyak Berjangka Turun ditengah Diperpanjangnya Pemotongan Produksi dan Keraguan Global akan Pasokan
Thursday, 4 June 2020 19:01 WIB

Harga minyak bergerak lebih rendah pada hari Kamis, tersandung karena pertanyaan tentang kesediaan produsen global untuk mempertahankan pengurangan output dan kepatuhan dengan pakta yang ada untuk menstabilkan harga menjadi pertanyaan. Kegagalan untuk memajukan pertemuan Organisasi Negara-negara Pe...

Minyak Turun Saat Kekhawatiran Pasokan Meningkat; Produsen Berselesih Tentang Pemangkasan
Thursday, 4 June 2020 10:30 WIB

Harga minyak turun pada hari Kamis, membalikkan kenaikan di sesi sebelumnya, di tengah kekhawatiran bahwa pasokan akan naik jika produsen utama tidak dapat menyetujui untuk memperpanjang kedalaman pengurangan produksi yang telah mendukung kenaikan baru-baru ini. Minyak mentah berjangka Brent turun ...

ANOTHER NEWS
Dow Berjangka Naik Menjelang Tes Akhir Pekan Untuk Pasar Saham
Friday, 5 June 2020 16:05 WIB Indeks saham berjangka AS menunjukkan kenaikan moderat pada hari Jumat, seiring para investor melihat laporan pasar tenaga kerja yang dapat mencerminkan melonjaknya pengangguran bahkan ketika data tersebut mengindikasikan laju penurunan pekerjaan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.