Minyak Menuju Penurunan Mingguan seiring Optimisme Perdagangan Mereda
Friday, 18 October 2019 09:54 WIB | ENERGY |Minyak BrentMinyak MentahMinyak WTI

Minyak menuju penurunan mingguan seiring optimisme atas pengenduran perdagangan AS-China dilunakkan oleh tanda-tanda itu masih akan sulit untuk mencapai bahkan kesepakatan terbatas, sementara data persediaan minyak mentah Amerika menunjukan gambaran yang beragam.

Minyak berjangka di New York naik tipis pada hari Jumat dan turun 1,5% untuk pekan ini. Minyak mentah ditutup naik 1,1% pada Kamis karena menyusutnya stok bahan bakar olahan melebihi kenaikan terbesar dalam stok minyak mentah Amerika dalam hampir enam bulan, menurut angka Administrasi Informasi Energi. AS terus melangkah maju dengan undang-undang untuk mendukung pengunjuk rasa pro-demokrasi di Hong Kong, yang mungkin membuat mencapai kesepakatan perdagangan lebih sulit.

Minyak mentah  West Texas Intermediate untuk pengiriman November turun 7 sen menjadi $ 53,86 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:38 pagi waktu Singapura. Kontrak turun 83 sen sejak 11 Oktober menuju untuk penurunan mingguan ketiga dalam empat.

Minyak mentah brent untuk penyelesaian Desember turun 23 sen menjadi $ 59,68 di ICE Futures Europe yang berbasis di London, menahan penurunan mingguan menjadi 1,4%. Acuan global dengan premi $ 5,74 untuk WTI untuk bulan yang sama. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak naik terkait aksi short-covering meskipun meningkatnya kekhawatiran virus corona
Wednesday, 26 February 2020 10:15 WIB

Harga minyak mentah naik tipis pada hari Rabu karena investor mengambil posisi covered short pasca penurunan tiga sesi, walaupun semakin adanya kekhawatiran bahwa penyebaran virus corona yang cepat akan menyebabkan pandemi global. Minyak mentah Brent naik 42 sen, atau 0,8%, menjadi $ 55,37 per bare...

Minyak turun 3% untuk ditutup di bawah $ 50 untuk pertama kalinya dalam 2 minggu
Wednesday, 26 February 2020 02:53 WIB

\Minyak turun di bawah $ 55 per barel pada hari Selasa, turun untuk hari ketiga, seiring kekhawatiran terkait penyebaran virus corona dan dampaknya terhadap permintaan minyak melebihi penurunan produksi OPEC dan kerugian pasokan Libya. Minyak mentah turun hampir 4% pada hari Senin, dengan komoditas...

Minyak Tahan Penurunan Dalam Tujuh pekan Pada Memburuknya Outlook Virus
Tuesday, 25 February 2020 08:43 WIB

Oil held its biggest loss in almost seven weeks as investors attempted to gauge the economic consequences of the fast-spreading coronavirus and whether it would become a global pandemic. Minyak menahan penurunan terbesar dalam hampir tujuh pekan karena investor berusaha untuk mengukur kon...

Harga minyak AS turun hampir 4% seiring penyebaran wabah coronavirus
Tuesday, 25 February 2020 02:59 WIB

Minyak berjangka ditutup lebih rendah pada hari Senin, dengan harga minyak AS Kehilangan hampir 4% karena pasar terus resah atas dampak coronavirus pada permintaan energi. "Ini bisa menjadi pertumpahan darah untuk minyak dalam jangka pendek karena risiko wabah global akan melumpuhkan perjalanan dan...

Harga Minyak Turun Lebih Dari 3% Terkait Kekhawatiran atas Permintaan; Penyebaran Virus
Monday, 24 February 2020 18:39 WIB

Harga minyak anjlok lebih dari 3% pada hari Senin, karena penyebaran yang cepat dari virus Korona di beberapa negara di luar China membuat investor khawatir tentang permintaan. Saham global juga memperpanjang kerugian karena kekhawatiran tentang dampak virus baru tumbuh, dengan jumlah infeksi melon...

ANOTHER NEWS
Minyak naik terkait aksi short-covering meskipun meningkatnya kekhawatiran virus corona
Wednesday, 26 February 2020 10:15 WIB Harga minyak mentah naik tipis pada hari Rabu karena investor mengambil posisi covered short pasca penurunan tiga sesi, walaupun semakin adanya kekhawatiran bahwa penyebaran virus corona yang cepat akan menyebabkan pandemi global. Minyak mentah...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.