Minyak Lanjutkan Penurunan ditengah Tanda Kesepakatan Perdagangan Terbatas
Tuesday, 15 October 2019 09:15 WIB | ENERGY |Minyak BrentMinyak MentahMinyak WTI

Minyak lanjutkan penurunan pada tanda-tanda AS dan China masih memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan untuk menyelesaikan kesepakatan perdagangan terbatas dan karena para analis memperkirakan kenaikan mingguan kelima dalam stok minyak mentah Amerika.

Minyak berjangka di New York turun sebanyak 0,6% setelah turun 2% pada hari Senin. Beijing mengatakan ingin mengadakan lebih banyak pembicaraan bulan ini untuk menuntaskan perincian perjanjian perdagangan "fase satu" yang digembar-gemborkan oleh Presiden AS Donald Trump. Persediaan AS naik 3,1 juta barel pekan lalu, menurut estimasi median dalam survei Bloomberg, sebelum data resmi jatuh tempo Rabu.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman November turun 27 sen, atau 0,5%, menjadi $ 53,32 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10 pagi waktu Singapura. Turun $ 1,11 pada hari Senin, menghapus sebagian besar kenaikan $ 1,15 pada hari Jumat.

Minyak mentah Brent untuk penyelesaian Desember turun 29 sen, atau 0,5%, menjadi $ 59,06 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi $ 5,70 per barel ke WTI untuk bulan yang sama. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Berjangka Menandai Penyelesaian Terendah Bulan Ini
Wednesday, 20 November 2019 03:52 WIB

Minyak berjangka turun pada hari Selasa untuk sesi kedua berturut-turut, menandai penyelesaian terendah bulan ini dan mengirimkan harga A.S. di bawah rata-rata pergerakan 50 hari mereka. Ekspektasi untuk kenaikan mingguan keempat berturut-turut dalam pasokan minyak mentah AS dan laporan dari Reuter...

Minyak Melemah, Di Bawah Tekanan Pembicaraan Perdagangan
Tuesday, 19 November 2019 19:30 WIB

Minyak memperpanjang penurunan, menembus di bawah $ 62 per barel pada hari Selasa, tertekan oleh kemajuan yang terbatas dalam upaya untuk menyelesaikan konflik perdagangan antara Amerika Serikat dan China serta perkiraan kenaikan persediaan minyak mentah AS. Sumber pemerintah Cina dikutip oleh CNBC...

Minyak turun di tengah kekhawatiran atas pembicaraan perdagangan AS-China
Tuesday, 19 November 2019 13:40 WIB

Harga minyak AS turun untuk hari kedua beruntun pada hari Selasa di tengah kegelisahan pasar atas kemajuan yang terbatas antara Cina dan Amerika Serikat dalam menurunkan tarif perdagangan, sementara kenaikan persediaan AS juga mempererat kegelisahan. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) (CLc...

Minyak Lanjutkan Penurunan seiring Pasokan Minyak AS Terlihat Meningkat
Tuesday, 19 November 2019 08:18 WIB

Minyak turun untuk hari kedua seiring indikasi stok minyak mentah AS dan produksi serpih akan terus berkembang, sementara investor menunggu berita tentang terobosan perang perdagangan yang berkepanjangan. Minyak berjangka turun sebanyak 0,4% di New York setelah jatuh 1,2% pada hari Senin, terbesar ...

Minyak Berakhir Lebih Rendah Di Tengah Ketidakpastian Negoisasi Perdagangan AS-Cina
Tuesday, 19 November 2019 03:54 WIB

Minyak berjangka berakhir dengan lebih rendah pada hari Senin, setelah membukukan keuntungan mingguan berturut-turut di tengah meningkatnya harapan terkait kesepakatan perdagangan fase-satu AS-China. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember turun 67 sen, atau 1,2%, berakhir d...

ANOTHER NEWS
Saham Asia turun seiring Trump mengancam menaikan tarif kepada China
Wednesday, 20 November 2019 07:47 WIB Saham Asia diperdagangkan lebih rendah pada Rabu pagi seiring Presiden AS Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif barang-barang China jika kedua kekuatan ekonomi itu tidak mencapai kesepakatan. Indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang sedikit lebih...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.