Minyak Turun Pasca Gain Terbesar Karena Meningkatnya Optimisme Perdagangan
Monday, 14 October 2019 19:31 WIB | ENERGY |Minyak WTI

Minyak tergelincir setelah melonjak tajam dalam hampir sebulan pada hari Jumat di tengah keraguan bahwa kemajuan baru-baru ini dalam pembicaraan perdagangan AS-China akan mengimbangi prospek permintaan global yang memburuk.

Minyak berjangka di New York turun sebanyak 2,6% setelah naik 2,2% di sesi sebelumnya. Washington dan Beijing membuat beberapa konsesi untuk mencapai kesepakatan perdagangan parsial pekan lalu, dan China ingin pembicaraan lebih lanjut segera setelah akhir Oktober guna merinci kesepakatan perdagangan "fase satu" yang digembar-gemborkan oleh Donald Trump. Harga naik pada hari Jumat karena serangan terhadap sebuah kapal tanker minyak mentah Iran di Laut Merah memicu ketegangan di Timur Tengah.

WTI untuk pengiriman November turun $ 1,13 sen, atau 2,1%, menjadi $ 53,57 per barel di New York Mercantile Exchange pada 8:20 pagi waktu setempat. Ini naik $ 1,15 pada hari Jumat, terbesar sejak 16 September, membatasi kenaikan mingguan 3,6%.

Minyak mentah Brent untuk penyelesaian Desember turun $ 1,12, atau 1,9%, menjadi $ 59,39 per barel di ICE Futures Europe Exchange setelah naik 2,4% pada hari Jumat. Acuan minyak global diperdagangkan lebih tinggi sebesar $ 5,68 dibandingkan WTI untuk bulan yang sama.(yds)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Jatuh Dari Tertingginya 2-Bulan Terkait Kekhawatiran Kesepakatan Perdagangan AS-Cina
Friday, 22 November 2019 18:44 WIB

Harga minyak turun dari level tertingginya dalam hampir dua bulan pada hari Jumat di tengah keraguan yang tersisa tentang apakah Amerika Serikat dan Cina akan dapat mencapai kesepakatan perdagangan parsial yang akan mengangkat beberapa tekanan pada ekonomi global. Hal tersebut lebih dari cukup untu...

Minyak turun dari tertinggi 2-bulan di tengah keraguan perdagangan AS-China
Friday, 22 November 2019 13:47 WIB

Harga minyak turun dari level tertinggi dalam hampir dua bulan pada hari Jumat di tengah berlanjutnya ketidakpastian apakah Amerika Serikat dan Cina akan dapat mencapai kesepakatan perdagangan parsial yang akan mengangkat beberapa tekanan pada ekonomi global. Itu lebih dari cukup untuk mengimbangi ...

Minyak Pangkas Gain Mingguan Ketiga seiring Investor Memantau Perdagangan
Friday, 22 November 2019 09:18 WIB

Minyak memangkas kenaikan mingguan ketiga seiring investor memantau perkembangan perang perdagangan AS-China yang telah melemahkan permintaan. Minyak berjangka turun sebanyak 0,7% di New York setelah melonjak 2,6% pada hari Kamis. Wakil perdana menteri China mengundang perunding perdagangan AS ke B...

Minyak turun terkait kebuntuan perang perdagangan AS-China
Thursday, 21 November 2019 18:24 WIB

Harga minyak naik tipis pada Kamis ini karena ketegangan baru antara Amerika Serikat dan China atas protes di Hong Kong memicu kekhawatiran bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang perdagangan antara dua ekonomi utama dunia tersebut mungkin akan lebih tertunda. Minyak mentah Brent turun 44 sen, at...

Minyak turun di tengah kekhawatiran baru terkait kesepakatan dagang AS-China
Thursday, 21 November 2019 13:45 WIB

Harga minyak sedikit lebih rendah pada hari Kamis seiring ketegangan baru antara Amerika Serikat dan China atas protes yang sedang berlangsung di Hong Kong memicu kekhawatiran bahwa kesepakatan lama yang diharapkan untuk mengakhiri perang perdagangan antara dua ekonomi utama dunia mungkin akan lebih...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Berakhir Pekan Ini Dengan Catatan Positif (Review)
Saturday, 23 November 2019 04:24 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sulit dengan catatan positif pada Jumat ini tetapi investor tetap khawatir mengenai dampak pada ekonomi lokal serta pembicaraan seputar perdagangan dari undang-undang anggota parlemen AS yang mendukung...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.