Minyak menuju Gain Mingguan Terbesar Sejak Januari pasca Serangan Saudi
Friday, 20 September 2019 20:23 WIB | ENERGY |MinyakMinyak WTIMinyak Brent

Minyak di London berada di jalur untuk kenaikan mingguan terbesar sejak Januari seiring para pedagang menunggu untuk melihat apakah Arab Saudi dapat memenuhi janji untuk dengan cepat memperbaiki fasilitas penting yang diserang akhir pekan lalu.

Eksportir minyak mentah terbesar dunia telah berjanji untuk memulihkan pabrik pengolahan Abqaiq dan ladang minyak Khurais bulan ini pasca serangan udara melumpuhkan 5% dari pasokan global dan memicu lompatan satu hari terbesar yang pernah dialami Brent. Pada hari Jumat Saudi Aramco menunjukkan kepada wartawan situs Khurais, mengungkapkan kerusakan besar pada setidaknya dua dari lima menara stabilisasi.

Minyak mentah Brent untuk penyelesaian November naik 1,3% menjadi $ 65,24 per barel di ICE Futures Europe Exchange pada pukul 02:07 siang waktu setempat, dan naik 8,3% minggu ini. Opsi pedagang telah menjadi yang paling bullish di Brent dalam delapan tahun, dengan harga panggilan satu bulan relatif terhadap menempatkan tertinggi sejak 2011.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober naik 97 sen, atau 1,7%, menjadi $ 59,10 per barel di New York Mercantile Exchange. Benchmark Amerika naik 7,8% pekan ini, terbesar sejak Juni. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

EIA: Stok minyak mentah AS naik 9,3 juta barel
Thursday, 17 October 2019 22:12 WIB

Laporan mingguan yang dirilis oleh Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengungkapkan bahwa persediaan minyak mentah komersial di AS meningkat 9,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 11 Oktober, dibandingkan dengan perkiraan analis untuk membangun 2,9 juta barel. Dengan reaksi pasar awal, barel ...

Harga Minyak Jatuh seiring Stok Minyak Mentah AS Naik Tajam
Thursday, 17 October 2019 13:35 WIB

Harga minyak turun pada Kamis di Asia setelah American Petroleum Institute (API) mengatakan stok minyak mentah naik tajam pekan lalu. Minyak Mentah AS West Texas Intermediate Berjangka kehilangan 0,8% menjadi $ 52,92. Minyak mentah International Brent berjangka turun 0,7% menjadi $ 59,02. API meng...

Minyak Turun Seiring Laporan Industri Menunjukkan Lonjakan Besar di Stok AS
Thursday, 17 October 2019 09:11 WIB

Minyak melemah setelah laporan industri menunjukkan lonjakan tajam dalam persediaan minyak AS, menambah kekhawatiran bahwa pasokan terus tumbuh karena permintaan turun. Minyak berjangka di New York turun sebanyak 1,1% setelah ditutup naik 1% pada hari Rabu. American Petroleum Institute melaporkan p...

Minyak bervariasi karena masih adanya kekhawatiran atas prospek permintaan
Wednesday, 16 October 2019 19:13 WIB

Harga minyak berjangka berada dalam kinerja yang beragam pada Rabu ini, dengan minyak mentah Brent merayap lebih rendah dan West Texas Intermediate di wilayah positif, karena kekhawatiran atas permintaan global masih ada. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik 25 sen, ...

Harga Minyak Naik ditengah Harapan Brexit, Kekhawatiran Atas Cina Membatasi Gain
Wednesday, 16 October 2019 13:36 WIB

Harga minyak pulih pada hari Rabu di Asia ditengah harapan baru dari kesepakatan Brexit potensial antara Inggris dan Uni Eropa. Minyak Mentah AS West Texas Intermediate berjangka naik 0,3% menjadi $ 52,97 pada pukul 1:13 pagi waktu timur AS (05:13 GMT). Minyak mentah International Brent berjangka j...

ANOTHER NEWS
Pertumbuhan PDB China melambat ke 6%, Produksi Industri lebih baik dari perkiraan
Friday, 18 October 2019 09:26 WIB Ekonomi China melambat tajam pada kuartal ketiga, akibat ketegangan perdagangan dengan AS, data resmi yang dirilis pada pukul 02:00 GMT menunjukkan. Produk domestik bruto (PDB) kuartal ketiga tahunan datang pada 6%, meleset dari perkirakan 6,1%...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.