Minyak Berjangka AS Berakhir Dengan Penurunan Hampir 6%
Wednesday, 18 September 2019 01:53 WIB | ENERGY |Minyak WTIOil,Crude Oil

Minyak berjangka turun pada Selasa, dengan harga AS kehilangan hampir 6%. pergerakan ini mengikuti berita bahwa menteri energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan kerajaan telah memulihkan 50% dari produksinya yang hilang dalam serangan akhir pekan pada fasilitas minyaknya dan berencana untuk melihat hasilnya kembali normal pada akhir bulan ini, menurut The Wall Street Journal.

Dengan kapasitas 11 juta barel per hari yang akan dipulihkan pada akhir September, "akan ada gangguan minimal terhadap pasokan global," tulis Caroline Bain, kepala ekonom komoditas di Capital Economics, dalam sebuah catatan. "Yang mengatakan, masih ada beberapa pertanyaan penting yang harus dijawab tentang serangan, yang mungkin berarti bahwa kita harus mempertimbangkan premi risiko yang lebih tinggi secara permanen dalam perkiraan harga kami," katanya.

Minyak West Texas Intermediate Oktober turun $ 3,56, atau 5,7%, untuk berakhir $ 59,34 per barel di New York Mercantile Exchange. Ini naik hampir 15% pada hari Senin untuk berakhir di $ 62,90, penyelesaian tertinggi untuk kontrak bulan depan sejak 21 Mei, menurut data FactSet.(mrv)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Minyak bervariasi karena masih adanya kekhawatiran atas prospek permintaan
Wednesday, 16 October 2019 19:13 WIB

Harga minyak berjangka berada dalam kinerja yang beragam pada Rabu ini, dengan minyak mentah Brent merayap lebih rendah dan West Texas Intermediate di wilayah positif, karena kekhawatiran atas permintaan global masih ada. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik 25 sen, ...

Harga Minyak Naik ditengah Harapan Brexit, Kekhawatiran Atas Cina Membatasi Gain
Wednesday, 16 October 2019 13:36 WIB

Harga minyak pulih pada hari Rabu di Asia ditengah harapan baru dari kesepakatan Brexit potensial antara Inggris dan Uni Eropa. Minyak Mentah AS West Texas Intermediate berjangka naik 0,3% menjadi $ 52,97 pada pukul 1:13 pagi waktu timur AS (05:13 GMT). Minyak mentah International Brent berjangka j...

Minyak Tahan Dua Hari Kerugian seiring Permintaan Outlook Memburuk
Wednesday, 16 October 2019 09:17 WIB

Minyak menahan kerugian selama dua hari seiring prospek permintaan yang memburuk diperparah dengan tanda-tanda akan sulit bagi AS dan China untuk mencapai bahkan kesepakatan perdagangan terbatas. Minyak Berjangka di New York sedikit lebih tinggi setelah turun 3,5% selama dua sesi sebelumnya. Beijin...

Harga Minyak Jatuh Terkait Data China, Kekhawatiran Perang Perdagangan
Tuesday, 15 October 2019 18:52 WIB

Harga minyak turun pada hari Selasa, pasca kerugian besar di sesi sebelumnya setelah dua hari laporan data China yang lemah dan karena investor terus resah atas prospek untuk kesepakatan perdagangan AS-China meskipun adanya tanda-tanda penyelesaian konflik pekan lalu. Minyak mentah Brent turun $ 0,...

Harga minyak lanjutkan kerugian ke sesi kedua seiring data China yang lemah
Tuesday, 15 October 2019 13:46 WIB

Harga minyak turun pada hari Selasa, setelah kerugian besar di sesi sebelumnya, seiring data China yang lemah selama dua hari ini menambah kekhawatiran tentang pertumbuhan permintaan energi importir minyak mentah itu. Minyak mentah Brent (LCOc1) turun 47 sen, atau 0,79%, menjadi $ 58,88 per barel p...

ANOTHER NEWS
Saham AS Bervariasi saat Tengah Hari seiring Ketegangan yang Berlarut Di Hongkong
Wednesday, 16 October 2019 23:52 WIB Saham AS sedikit berubah pada pertengahan hari Rabu ini, karena ketegangan antara AS dan China atas protes Hong Kong membebani upaya untuk menyelesaikan kesepakatan perdagangan, dan setelah laporan penjualan ritel yang lemah mengimbangi laporan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.