Minyak melonjak 10% setelah serangan terhadap fasilitas Saudi mengurangi pasokan global
Monday, 16 September 2019 08:38 WIB | ENERGY |MinyakWTIBrentMinyak MentahOil,

Harga minyak turun pada hari Senin setelah mencapai level tertinggi sejak bulan Mei saat pembukaan, di tengah kekhawatiran gangguan pasokan menyusul serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi pada hari Sabtu yang memotong lebih dari 5% dari pasokan minyak global.

Patokan internasional berjangka minyak mentah Brent naik $ 7,06 per barel atau 11,7% dari penutupan New York pada Jumat menjadi $ 67,28 per barel pada pukul 01:08 GMT, setelah melonjak lebih dari 19% ke sesi tertinggi $ 71,95 per barel pada pembukaan.

West Texas Intermediate (WTI) berjangka AS naik $ 5,76 per barel atau 10,5% menjadi $ 60,60 per barel, setelah melonjak lebih dari 15% ke sesi tertinggi $ 63,34 per barel.

Harga sedikit turun dari puncaknya setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan ia menyetujui pelepasan minyak dari Cadangan Minyak Strategis AS (SPR) jika diperlukan dalam jumlah yang akan ditentukan karena serangan terhadap fasilitas Arab Saudi.

Perusahaan Minyak Raksasa negara Saudi Aramco mengatakan serangan itu memangkas produksi sebesar 5,7 juta barel per hari, pada saat Aramco sedang mencoba untuk mempersiapkan diri untuk apa yang diharapkan menjadi penjualan saham terbesar di dunia. (Arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

EIA: Stok minyak mentah AS naik 9,3 juta barel
Thursday, 17 October 2019 22:12 WIB

Laporan mingguan yang dirilis oleh Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengungkapkan bahwa persediaan minyak mentah komersial di AS meningkat 9,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 11 Oktober, dibandingkan dengan perkiraan analis untuk membangun 2,9 juta barel. Dengan reaksi pasar awal, barel ...

Harga Minyak Jatuh seiring Stok Minyak Mentah AS Naik Tajam
Thursday, 17 October 2019 13:35 WIB

Harga minyak turun pada Kamis di Asia setelah American Petroleum Institute (API) mengatakan stok minyak mentah naik tajam pekan lalu. Minyak Mentah AS West Texas Intermediate Berjangka kehilangan 0,8% menjadi $ 52,92. Minyak mentah International Brent berjangka turun 0,7% menjadi $ 59,02. API meng...

Minyak Turun Seiring Laporan Industri Menunjukkan Lonjakan Besar di Stok AS
Thursday, 17 October 2019 09:11 WIB

Minyak melemah setelah laporan industri menunjukkan lonjakan tajam dalam persediaan minyak AS, menambah kekhawatiran bahwa pasokan terus tumbuh karena permintaan turun. Minyak berjangka di New York turun sebanyak 1,1% setelah ditutup naik 1% pada hari Rabu. American Petroleum Institute melaporkan p...

Minyak bervariasi karena masih adanya kekhawatiran atas prospek permintaan
Wednesday, 16 October 2019 19:13 WIB

Harga minyak berjangka berada dalam kinerja yang beragam pada Rabu ini, dengan minyak mentah Brent merayap lebih rendah dan West Texas Intermediate di wilayah positif, karena kekhawatiran atas permintaan global masih ada. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik 25 sen, ...

Harga Minyak Naik ditengah Harapan Brexit, Kekhawatiran Atas Cina Membatasi Gain
Wednesday, 16 October 2019 13:36 WIB

Harga minyak pulih pada hari Rabu di Asia ditengah harapan baru dari kesepakatan Brexit potensial antara Inggris dan Uni Eropa. Minyak Mentah AS West Texas Intermediate berjangka naik 0,3% menjadi $ 52,97 pada pukul 1:13 pagi waktu timur AS (05:13 GMT). Minyak mentah International Brent berjangka j...

ANOTHER NEWS
Saham HongKong lebih tinggi pada pembukaan
Friday, 18 October 2019 09:05 WIB Saham Hong Kong dibuka dengan sedikit kenaikan pada Jumat pagi setelah Inggris dan Uni Eropa mencapai kesepakatan Brexit, sementara investor menunggu rilis angka pertumbuhan ekonomi China. Indeks Hang Seng menambahkan 0,23 persen, atau 62,06 poin,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.